Tuesday, November 1, 2011

Teman yang baik menurut Islam

Banyak inspirasi datang dari twitter. Apakah masalah galau, cinta, kok banyakan muter di situ-situ aja ya. Kali ini ada tweet dari temenku yang suka berfilosofi, tapi susah prakteknya. Dia ngetweet tentang definisi teman yang baik panjang lebar dengan bahasa Inggris. Hmmm... padahal aku pernah denger dari bisik-bisik tetangga dia suka males bales e-mail atau SMS tanpa merasa bersalah. Agak rancu sebetulnya, tapi yah, biasa... aku sering ketemu orang kebanyakan teori lupa prakteknya.

Menurut Islam, teman yang baik adalah yang sholeh dan sholehah, itu aja. Singkat tapi penjelasannya panjang. Karena orang yang sholeh atau sholehah akan berusaha tidak menyakiti hati orang lain. Siapapun yang mencoba menanyakan sesuatu pasti akan diusahakan dibalas. Kalaupun tidak sanggup membalas, paling tidak akan berusaha menyampaikan permintaan maaf.

Lagunya yang dirilis ulang oleh Opick yaitu TOMBO ATI (OBAT HATI) juga menunjukkan hal itu

Tombo ati iku limo perkarane
Kaping pisan moco Qur’an lan maknane
Kaping pindo sholat wengi lakonono
Kaping telu wong kang sholeh kumpulono
Kaping papat kudu weteng ingkang luwe
Kaping limo dzikir wengi ingkang suwe
salah sawijine sopo biso ngelakoni
mugi-mugi Gusti Allah njembatani

Obat hati ada lima perkaranya
yg pertama, baca Qur’an dan makn
yang kedua, sholat malam dirikanlah
yg ketiga, berkumpullah dengan orang sholeh
yg keempat, perbanyaklah berpuasa
yg kelima, dzikir malam perpanjanglah
salah satunya siapa bisa menjalani
moga-moga Gusti Allah mencukupi


Yang jadi masalah lagi, berteman dengan orang sholeh itu sama sekali gak gaul. Tidak banyak cekakakan, tidak banyak ngomongin orang untuk ngejatuhin, dan barangkali pembicaraan lebih ke arah pembahasan masalah hidup dan mengatasinya secara Islam. Tapi bukannya tidak ada gurauan di situ, gurauan orang sholeh itu topik ringan dan tidak perlu menjatuhkan orang lain. Bagi yang terbiasa bercanda kebablasan apalagi suka membahas kekurangan fisik orang memang sulit awalnya bergabung dengan kelompok orang sholeh yang lebih banyak bicara tentang Islam. Membahas tentang ajaran Islam akan menyejukkan bagi orang sholeh, sebaliknya akan membuat pusing dan capek bagi yang sukanya bersenang-senang berlebihan ke arah duniawi.

Teman yang baik akan mengajak ke arah kebaikan, mau diajak berpikir tentang masalah hidup dan membantu mencarikan solusi bukan kompensasi hura-hura. Tapi sepertinya jaman sekarang ini orang kalo punya masalah cenderung larinya ke arah gadget. Apa main game, gurauan di BB, atau fesbukan. Alasannya lagi suntuk, ingin menyendiri sambil berkata "leave me alone...". Bener memang, gadget ini MENJAUHKAN YANG DEKAT MENDEKATKAN YANG JAUH.

Di Al Qur'an pertemanan yang baik dijelaskan secara gamblang di surat pendek berikut ini...

Allah berfirman
Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. (QS. Al 'Ashr : 1-3)

2 comments:

Elsa said...

semoga aku termasuk teman yang baik. amiiiiiiiiin amiiiiiiiiiin

Jenny Clarkson said...

Sangat bermanfaat.