Sunday, November 13, 2011

Pernahkan Gus Dur mengatakan Al Qur'an kitab suci paling porno

Aku pernah membaca tulisan di blog temenku yang menyebutkan Gus Dur menyebutkan bahwa Al Qur'an adalah kitab suci paling porno di dunia. Dari mencari suatu referensi, akhirnya aku melihat suatu pembahasan panjang tentang cerita kejadian tersebut. Seorang yang mengaku pembawa acara tersebut menuliskan seperti ini

Sumber dari : sini

Saat ini, kisah yang menimpa Gus Dur mirip cerita Abu Nawas. Tersiar desas-desus, Gus Dur mengatakan Al Quran adalah kitab suci porno. Menurut kabar angin itu pula, pernyataan Gus Dur tersebut diucapkan sewaktu acara “Kongkow Bareng Gus Dur” di Kantor Berita Radio (KBR) 68H Jakarta, yang mengudara saban Sabtu pukul 10.00 sampai 12.00 WIB. Kebetulan saya salah seorang pembawa dari acara tersebut. Karena tuduhan itu, Gus Dur diteror oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan Islam di Purwakarta (23/5). Seperti nasib Abu Nawas, pernyataan Gus Dur tersebut sengaja diplintir, dan dilepaskan dari konteksnya karena ada motif dan untuk tujuan tertentu. Padahal dalam acara kongkow tersebut, berkali-kali Gus Dur menegaskan bahwa konsepi porno ada dalam otak seseorang. Kita sering bilang, orang yang otaknya lagi ngeres, atau lagi “piktor” (pikiran kotor). Penyataan Gus Dur yang lengkap begini, “Porno itu letaknya ada dalam persepsi seseorang. Kalau orang kepalanya ngeres, dia akan curiga bahwa Al-Quran itu kitab suci porno, karena ada ayat tentang menyusui (al-Baqarah: 233) dan ada roman-romanan antara Zulaikha dengan Yusuf (Yusuf: 24).” Liciknya, mereka yang pernah juga menyebarkan fitnah bahwa Gus Dur telah dibaptis, menyebarkan bahwa Gus Dur telah berkata bahwa Al-Quran itu kitab suci porno.

Soal Gus Dur, beliau banyak berbuat kontroversi. Banyak orang yang kebingungan dengan sikap beliau. Walaupun juga ada sekelompok yang beranggapan beliau ini jenius melebihi manusia biasa bahkan dikategorikan wali yang telah mendapatkan karomah. Sedikit cuplikannya, sumber dari sini

Tak seperti biasanya, orang Mesir terkenal dengan keramahannya, biasanya langsung ahlan wa sahlan ketika menerima tamu, tetapi yang satu ini bersikap agak ketus ketika ditanya. Kang Said menyampaikan niat dari Gus Dur untuk meminta sekedar doa selamat dari orang tersebut.
Setelah berdoa ia langsung lari, dan menarik sajadahnya sambil berkata “Dosa apa aku ya robbi sampai engkau buka rahasiaku dengan orang ini”.

Kang Said berkesimpulan bahwa orang tersebut merupakan wali yang sedang bersembunyi, jangan sampai orang lain tahu bahwa ia adalah wali, tetapi ternyata kewaliannya diketahui oleh Gus Dur, yang derajat kewaliannya lebih tinggi, dan ia merasa rahasianya terungkap karena ia memiliki dosa


Tapi ada yang berpendapat bahwa Gus Dur sudah melampaui batas dengan menghina Al Qur'an, sumber dari sini

Kontroversi ”Al-Qur’an porno” ini bermula ketika dalam sebuah wawancara yang direlease dalam situs Islam Liberal, dengan beraninya Gus Dur menghina Al-Qur‘an sebagai kitab suci terporno di dunia. “Sebaliknya menurut saya. Kitab suci yang paling porno di dunia adalah Al-Qur’an, ha-ha-ha...” katanya sambil tertawa terkekeh-kekeh.

Menurutnya, kesimpulan ini didukung oleh adanya ayat Al-Qur‘an tentang perintah menyusui bayi hingga berusia 2 tahun. Gus Dur mengomentari ayat yang dimaksud sebagai berikut: “Loh, jelas kelihatan sekali. Di Al-Qur‘an itu ada ayat tentang menyusui anak dua tahun berturut-turut. Cari dalam Injil kalau ada ayat seperti itu. Namanya menyusui, ya mengeluarkan tetek kan?! Cabul dong ini. Banyaklah contoh lain, ha-ha-ha...”


:

Belum puas menghina Al-Qur‘an sebagai Kitab Suci paling cabul di dunia, kemudian Gus Dur menyanjung Injil, kitab suci Kristiani. “Cari dalam Injil kalau ada ayat seperti itu,” tantangnya.

Tantangan ini perlu disambut dengan bijak. Mari kita penuhi tantangan Gus Dur, dengan mencari ayat-ayat porno dalam kitab suci Kristiani. Dalam Bibel, sedikitnya terdapat 13 kata “menyusui” baik dalam Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru. Dua ayat di antaranya:

“Maka berkatalah puteri Firaun kepada ibu itu: “Bawalah bayi ini dan susukanlah dia bagiku, maka aku akan memberi upah kepadamu.” Kemudian perempuan itu mengambil bayi itu dan menyusuinya” (Keluaran 2:9).

“Berbahagialah ibu yang telah mengandung engkau (Yesus) dan susu yang telah menyusui engkau” (Lukas 11:27).

Kalau adanya kata “menyusui” dalam Al-Qur`an, lalu ditertawakan sebagai kitab suci porno, lantas bagaimana dengan nasib Bibel yang mengoleksi belasan kata “menyusui?”

..Belum puas menyebut Al-Qur‘an sebagai Kitab Suci paling cabul di dunia, kemudian Gus Dur menyanjung Injil, kitab suci Kristiani. “Cari dalam Injil kalau ada ayat seperti itu,” tantangnya...

Mungkin Gus Dur belum membaca ayat-ayat Bibel ini. Padahal, masih banyak kalimat yang benar-benar porno dan vulgar dalam Bibel. Berikut beberapa ayat contohnya:

“Orang yang hancur buah pelirnya atau yang terpotong kemaluannya, janganlah masuk jemaah Tuhan” (Ulangan 23:1).

“Di sana susunya dijamah-jamah dan dada keperawanannya dipegang-pegang” (Yehezkiel 23:3).

“Dan Ohola berzinah, sedang ia Aku punya. Ia sangat berahi kepada kekasih-kekasihnya” (Yehezkiel 23:5).

“Pada masa mudanya orang sudah menidurinya, dan mereka memegang-megang dada keperawanannya dan mencurahkan persundalan mereka kepadanya” (Yehezkiel 23:8).

“Oleh karena ia melakukan persundalannya dengan terang-terangan dan memperlihatkan sendiri auratnya” (Yehezkiel 23:18).

“Ia berahi kepada kawan-kawannya bersundal, yang auratnya seperti aurat keledai dan zakarnya seperti zakar kuda” (Yehezkiel 23:20).

“Engkau menginginkan kemesuman masa mudamu, waktu orang Mesir memegang-megang dadamu dan menjamah-jamah susu kegadisanmu” (Yehezkiel 23:21).

“Engkau bersundal dengan orang Mesir, tetanggamu, si aurat besar itu” (Yehezkiel 16:26).

“Betapa besar hawa nafsumu itu, demikianlah firman Tuhan Allah” (Yehezkiel 16:30).

“Aku akan menyingkapkan auratmu di hadapan mereka, sehingga mereka melihat seluruh kemaluanmu” (Yehezkiel 16:37).

“Dan melampiaskan hasratnya dengan pencinta mereka, yang pelirnya seperti pelir keledai...” (Yehezkiel 23:20, Bibel tahun 1970).

“...dan orang Etiopia sebagai buangan, tua dan muda, telanjang dan tidak berkasut dengan pantatnya kelihatan, suatu penghinaan bagi Mesir” (Yesaya 20:4).


Wallahu a'lam bisshowab...

10 comments:

arr rian said...

gus dur itu bapak pluraisme?
halah....
kok bisa sih!

John Terro said...

tapi dia sudah kelewat aneh
cuma saja dia anak kiai, makanya banyak yang ngedukung
coba kalo orang biasa :D

Ninda Rahadi said...

mbak aku sih mbaca tulisan seseorang soal gus dur itu
ada bukunya
aku turut sedih sama bagaimana gus dur sering disalahpahami seseorang karena tidak melihat akar dari masalahnya sendiri.
akar dari pernyataan itu adalah ketika akan diberlakukannya UU anti pornografi pornoaksi dan porno2 yang lain. nah menurut gus dur sendiri, porno atau tidak porno sesuatu itu sgt fleksibel, tiap orang bisa beda cara pandang... tergantung bagaimana seseorang berpikir.
karena itu gusdur khawatir mengingat betapa rancunya arti porno itu bagi setiap orang jika undang2 diberlakukan bisa-bisa Al-Quran dilarang beredar karena dianggap porno. kenapa karena alqur'an didalamnya banyak kandungan mendetail tentang bagaimana Islam mengatur kehidupan. ada ayat yang kurang lebih bercerita mengumpamakan istri adalah ladang jadi tanamilah bla bla bla sesukamu. dan yang lain2...

itu yang dikhawatirkan gus dur sebenarnya, dan seperti biasa media memberitakan dengan sudut pandang yang salah.

kita harus mengenali gus dur dari biografi2nya sebelum menilai beliau ini orang yang seperti apa.
memang beliau dianggap jenius, ada penjelasan tersendiri mengenai itu.

Ninda Rahadi said...

saya mbaca2 komentar dari tulisan ini sih mbak dan ada beberapa yg saya sepakat. nah maksud saya ini memang orang awam tidak bisa dgn mudah mengerti apa yg dimaksudkan gusdur sendiri krn sikapnya yg seperti itu. tapi ada banyak latar belakangnya seperti yg diutarakan oleh muhammad faozy, karena cara berpikirnya tidak sama dengan kita makanya jadi dianggap kontroversial. dari riwayat beliau seperti alm. ayahnya yg juga sama kontroversialnya. bukan krn bagaimana, tp krn pola pikirnya beberapa tahun mendahului jaman. ada kebijakan2 yg diberlakukan beliau di pesantren yg menimbulkan kontroversi namun dalam pesantren modern sudah umum, yaitu pesantrean yg bergandengan dengan sekolah.
seperti itu mbak, dulu waktu saya SMA saya juga nggak suka sama gus dur, pandangan sy berubah setelah membaca berbagai macam sisi gus dur dari sudut pandang bnyk orang.

namun kalau ditilik ulang seperti tokoh2 masa lalu Abu Nawas atau Nazrudin (entah begini atau tidak tulisannya) mereka memang sering bertingkah yang tidak biasa. dan ada pandangan tersendiri dari sikap mereka tersebut. gus dur dianggap jenius krn cara berpikir yg mendahului jamannya, dan beliau pada masa kepemimpinannya di NU dgn salah seorang Kyai yang juga sangat cerdas (saya lupa namanya mbak) pada masa itu bidang karya tulis sangat maju di NU.

Nah untuk Pak Amien Rais sendiri saya belum menelusuri biografi beliau. saya masih dalam tahap bahwa beliau dlm keseharian sangat sederhana. rumahnya, menu yang dimakan dan kehidupan sehari-harinya. nggak menampakkan kemapanan berlebih, begitu juga dengan keluarganya.
saya belum menelusur kepada riwayat pemikiran atau latar belakang beliau.

yang jelas kalau saya dalam pihak yang berimbang mbak... apa yang saya bisa ukur baik dari beliau2 ini ya saya ikuti mbak :)

dan memang untuk menilai baik buruknya sosok personal seseorang sementara kita tidak pernah in touch dengan orangnya(seperti public2 figure itu) kudu melalui pencarian data2 relevan terlebih dahulu.

saya mungkin nggak terlalu memandang aneh penulis blog ini sih mbak, cuma sempilan2 pengkomentar yang balik dia komentari dengan nggak enak banget benar2 merusak mata... aduh orang ini...
yah semoga dia bertambah luas pandangan nanti2 (ah bukan cuma dia, saya juga)

Anonymous said...

masih ada yang bilang kyai nie orang???

mie orang emang sudah kelewatan batas,,,,,juga saya pernah liat videonya,,dia di baptis sama umat kristen

Anonymous said...

gusdur itu antek zionist

Fahd said...

Kalau ga salah syarat presiden yang tidak kalah pentingnya adalah tidak boleh cacat fisik dan mental kan?
Udaaah, maklum ajaaa, namanya juga om dur sakit, ga tau apa2, dimaapin aj, huhuhu

Anonymous said...

Ya sudahlah, dia, Gus Dur dah meninggal. Tinggal kita doakan saja semoga Allah SWT menunjukkan dgn jelas antara yang baik & batil, yang guyon & serius, yang iman & fasik, untuk menambah ke-Imanan kita.

Anonymous said...

Gus dur kan bilang injil, injil itu ada 4 matius, markus, lukas, yohanes dan adanya di perjanjian lama, kalau kutipan ayat2 dr kitab2 diatas itu bukan injil, dan adanya di perjanjian lama.di injil memang ng ada tuh kata menyusui.jadi kesimpulannya gusdur emang ngerti, situ yg ngak ngerti

Ratnawati Utami said...

Yang muslim yakini itu, Al Quran sejak dulu sampai sekarang sama karena firman Allah.

Kalo guyonan boleh-boleh aja, hanya kalo firman Allah dijadikan guyonan "ini nih kitab paling porno" kesannya yang disamakan dengan stensilan.

Sedangkan Injil kenapa mesti ada perjanjian Lama, perjanjian Baru.

Terus Injil yang orisinil mana nih, gak ngerti aku