Friday, May 8, 2015

Freeletics dan jogging tiap pagi

Setiap pagi selain jogging aku juga melakukan freeletics. Ya, terilhami dari link tentang freeletics oleh teman softball di Facebook. Ada video yang menggambarkan perubahan fisik mencolok sebelum dan sesudah melakukan freeletics. Olahraga yang dilakukan tanpa alat di seperti di fitness center.

Tadinya sih aku hanya suka naik sepeda aja. Sebelum umrah 2013, akhir 2012 aku memutuskan membiasakan jogging supaya fisik lebih baik. Lalu setelah itu memperbaiki postur saat jogging.

Jogging yang baik itu, kaki ibarat menginjak kulit telur, memantul. Tidak menggunakan tumit tapi ujung depan telapak kaki. Saat jogging perut ditarik masuk ke dalam, dan dada dibuka seperti membusung.

Boleh jadi ada yang jogging dengan metode yang keliru. Sama-sama mengeluarkan keringat, tapi tulang punggung tetap bungkuk dan perut buncit bagi yang posturnya keliru.

Sedangkan freeletics ada tahapannya. Dan memang bukan gerakan yang sederhana. Aku sampai merekam petunjuk video di Youtube untuk memperbaiki postur tubuhku.

Tahap yang paling sederhana adalah melakukan 3 hal ini
1. Burpees
2. Sit ups
3. Squats

Set pertama 50 kali, set kedua 40 kali, set ketiga 30 kali, set keempat 20 kali, set kelima 10 kali.

Sebulan melakukan freeletics aku belum sanggup menyelesaikan 5 set. Baru bisa melakukan burpees 20 kali, sit ups 50 kali, squats 50 kali.

Aku suka mikir, apa karena faktor U ya... hehehehe... jadi gak memaksakan diri untuk bisa melakukan 5 set.

Selain itu pengen agak kurusan dikit. Jadinya mencoba metoda Intermittent Fasting (IF), 8 jam makan 16 puasa hanya minum air putih atau teh hijau tawar. Kalo di Indonesia populer dengan OCD nya Deddy Corbuzier. Selama jam makan berusaha makan yang bergizi, seperti banyak sayuran, buah dan protein mengurangi cemilan, gorengan dan nasi. Belum sanggup kalo disuruh makan seperti diet Mayo.

Oh ya, sama yang pijat refleksi langgananku disarankan memijat telapak kaki untuk mempercepat metabolisme. Jadi nyempetin untuk memijat telapak kaki juga sebelum freeletics dan jogging. Juga minum air hangat yang diberi jeruk nipis saat perut kosong. Terserah ada yang menulis mesti jeruknya direndam semalaman, aku peras aja. Tetanggaku yang sudah lama konsumsi air jeruk nipis hangat pagi hari dengan diperas membuktikan berkali-kali begitu kena flu dan batuk, setelah minum Alhamdulillah cepat sembuh.

Selain minum air jeruk nipis hangat, juga mengoleskan VCO ke wajah, dan berkumur dengan VCO selama 20 menit. Membersihkan wajah dengan VCO itu adalah metode Oil Cleansing Methode. Wajah akan tampak lebih muda, bersih dari jerawat, lembab, bila dibersihkan dengan VCO bukan sabun. Sedangkan berkumur dengan VCO selama 20 menit adalah Oil Pulling. Gigi dan gusi akan tidak nyeri dan lebih sehat dan kuat bila berkumur dengan VCO, metode aryuveda. Tidak usah mengunyah sirih, berkumur dengan VCO aja tiap hari 20 menit.

Kalau ada yang mau barengan freeletics, aku melakukan setiap pagi di depan Graha Sabha Pramana UGM jam 5.30. Cuman kalo minggu di GSP rame kayak pasar malam (padahal pagi yaaa), aku freeletics di rumah aja, ke GSP cuman jogging.

Belum berniat memfoto before dan after, soalnya masih belum konsisten, belum mood juga. Nanti kalau ada mood, baru foto-fotoan untuk dokumentasinya...

2 comments:

Ajeng Sari Rahayu said...

Oalah yg mbak Ami share d fb ttg freeletics itu trnyata smcm olahraga to ..kirain apa gitu mbak, istilahnya aneh aq baru denger :-D

wah wah posisi jogging yg bener g pake tumit?? >.<

d rmh byk bgt jeruk nipis, g prnh aq bikin minuman sih. Mgkn males.

Ratnawati Utami said...

Iya, sebetulnya aku gak gendut banget. Tapi penasaran pengen sedikit lebih langsing lagi gitu. Itu air jeruk hangat saat perut kosong sifatnya basa, anti oksidan juga, kalo batuk dan pilek minum ini Insya Allah cepat sembuh deh, aku udah buktikan