Saturday, August 29, 2015

Belajar menulis dengan pak Ari Sulistiyo di PAUD Terpadu Budi Mulia Dua Yogyakarta

Hari Sabtu seharusnya aku libur. Tapi ada kegiatan di sekolah untuk belajar menulis dengan pak Ari Sulistiyo. Beliau sudah memberikan materi penulisan lewat e-mail, semalam sebelumnya di grup WA sudah ditanya e-mail.

Materinya ada di folder. Ada contoh beberapa tulisan pak Ari dan tips menulis dengan format Power Point. Aku baca tips menulisnya intinya... sudahlah gak ada teori-teori, mulailah menulis.

Contoh-contoh hasil tulisan beliau ada yang judulnya Miss PAUD. Digambarkan kira-kira begini, gak perlu super cantik dan seksi untuk jadi Miss PAUD, yang penting mendedikasikan pekerjaan untuk pendidikan anak usia dini dengan HATI... iya hati, penekanannya di situ, makanya aku tebalkan.

Soalnya aku juga bekerja sebagai guru di bidang PAUD, tentunya tulisan itu mengena. Ada juga tulisan lain menggambarkan tentang tukang sayur. Bagaimana strategi  marketingnya, kendaraan yang digunakan plus kemampuan menyeimbangkan soalnya membawa barang dagangan, dan penggambaran lain secara detil.

Sebelum aku jadi guru, aku punya blog ini dulu. Kalau membaca tulisan lama, memang tentunya beda banget sama tulisan sekarang. Saat-saat awal aku menulis di blog yang paling mengesankan bukan karena prestasi. Kan menulis di blog itu bebas, boleh aja cuman upload foto tanpa kalimat, nulis resep, bahkan nulis lirik lagu sah-sah saja. Siapa yang melarang. Cuman terus bergabung dengan komunitas blogger, ada acara kopdar dan sharing pikiran itu yang sesuatu banget.

Iya, aku memang jarang banget menulis soal PAUD di blogku. Maklum, selain jadi guru PAUD aku juga punya toko online berjualan skincare mengandung VCO (virgin coconut oil). Malah kebanyakan yang aku tulis di blog bahas manfaat VCO untuk tubuh dari ujung rambut sampai ujung kaki.

Selain itu yang aku pelajari juga banyak selain VCO. Ada chi walking (berjalan dengan postur benar versi pelatih tai chi). Juga cara jogging dengan postur benar plus foto-foto yang aku screenshot lalu digabung menjadi format GIF atau gambar bergerak untuk ilustrasi supaya mudah memahami. Soalnya aku tiap pagi jogging di Graha Sabha Pramana sebelum mengajar.

Waktu aku mengikuti Diklat Dasar PAUD justru yang aku tulis di blog malah tentang bagaimana makanan sehat itu melalui salah satu materi yang dipresentasikan oleh dokter, bukan tentang kurikulum.

Iya sih, aku memang jadi guru PAUD, tapi aku tertarik banyak hal selain PAUD. Mungkin memang tidak pantas jadi kandidat Miss PAUD, yang penting bukan gelar, tapi passion itu. Hal yang paling membahagiakan adalah saat melihat progres seorang anak misalnya yang tadinya nulis nama coret-coret akhirnya menulis namanya dengan benar. Itu kepuasan yang sulit digambarkan... cuman bisa mengatakan, sesuatu banget.

Setuju pak Ari. Pokoknya kalau mau nulis, ya nulis saja. Dari pengalaman, diberi ilustrasi akan membuat lebih mudah untuk dimengerti. Kalau ada kritik tentang tulisan, diterima saja dengan lapang dada, kalau gak cocok ya sudah, tidak usah dilakukan. Kalau lagi ada ide, bisa nulis banyak artikel. Kalau lagi gak ada ide, akhirnya cuman upload foto. Namanya juga blog pribadi ya nulis aja suka-suka...




2 comments:

Kartika Martha said...

Semoga tulisan nya semakin bagus ya mba

ilmair said...

Semangat terus menulis sist.. siip setuju, menulis ga perlu teori ya sist, menulis ya menulis saja.. salam blogger..