Monday, May 2, 2016

Visualisasi di Alam bawah sadar (subsconsious)

Tadinya aku gak paham soal alam bawah sadar, dan mungkin gak peduli apa itu alam bawah sadar. Akhirnya aku tau dari buku Quantum Ikhlas. Aku dikasih buku Quantum Ikhlas oleh adikku sekitar tahun 2009.

Baca bukunya juga gak runtut, mulai dari belakang, setelah diterapkan baru dimengerti pelan-pelan dari depan.

Aku gak akan nulis detil soal frekuensi berapa manusia saat diketahui di alam bawah sadar. Alam bawah sadar digunakan oleh hipnotis terapis untuk merubah, entah itu kebiasaan buruk atau persepsi.

Alam bawah sadar bisa digunakan untuk kejahatan, seperti gendam, tapi bisa untuk kebaikan juga. Merubah kebiasaan buruk menjadi baik. Cara paling sederhana adalah untuk membisikkan anak hal positif ke alam bawah sadar, saat menjelang tidur. Sambil diusap-usap kepalanya, bisikkan hal positif seperti, jadilah anak soleh, ceria, percaya diri sayang pada orang tua dan teman... ini misalnya.

Tapi di Quantum Ikhlas diajari untuk memasukkan alam bawah sadar ke diri kita sendiri. Caranya ya merilekskan diri, baru membuat visualisasi yang benar-benar nyata.

Visualisasi saja tidak cukup, masih ada tambahan... mesti merasa sangat bersyukur dan berserah diri pada Tuhan.

Sejauh ini yang aku visualisasikan ada yang menjadi nyata, ada yang tidak. Apapun yang terjadi, tetap bersyukur pada Tuhan. Menanamkan rasa syukur ini memang tidak mudah karena keimanan orang itu naik turun. Biasanya kalau hidup enak, sering lupa bersyukur, karena disibukkan dengan kegiatan-kegiatan yang menyenangkan, duit banyak kan jadi bisa beli apa saja dan melakukan apa saja.

Kira-kira begitulah... sholat saat tahajud juga mudah masuk ke alam bawah sadar soalnya baru bangun tidur dan pikiran masih jernih.

Well... masih mencoba mencari tahu dengan visualisasi yang akhir-akhir ini aku lakukan apa bisa menjadi kenyataan, bila tidak tetep bersyukur...



No comments: