Law of Attraction memanggil seseorang

Leave a Comment
Beberapa tulisan terakhirku membahas tentang Law of Attraction. Ada beberapa yang aku tanyain bilang pernah membaca, dan mereka bilang mereka tau dan mempraktekkan, gampang katanya. Tapi dari kalimatnya sih aku rasa mereka belum mempraktekkan secara keseluruhan.

Bicara tentang Law of Attraction dan Islam, apakah ini bertentangan. Aku tidak terlalu suka membaca bagian pendefinisian tentang alam semesta versi buku The Secret, itu bagian yang aku skip. Seperti misalnya kita meyakini tentang Nabi Adam adalah manusia pertama di muka bumi, kalau ada buku bagus tapi penulisnya percaya pada hukum Evolusi, bagian Evolusi aku skip saja.

Ada buku lain yang sebetulnya juga mirip seperti Law of Attraction, yaitu Quantum Ikhlas. Petunjuk tentang cara visualisasinya bagus, tapi soal mendengarkan compact disc gelombang alpha aku gak cocok jadinya aku skip.

Tentunya diambil yang baik yang sesuai ajaran Islam, tanpa meditasi tertentu, tanpa mendengarkan compact disc. Sebetulnya triknya apa sih agar do'a kita bisa lebih mudah untuk mewujudkan.

Beberapa tahun mencoba mempelajari Law of Attraction sepotong-sepotong, teori yang panjang-panjang yang memusingkan. Akhirnya aku dapat sedikit pencerahan setelah melihat video di youtube cara memanggil seseorang. Gara-gara aku dijanjiin mau didatengin seseorang sekitar sebulan lalu, terus dia menghilang setelah nunjukin x-ray kalau dia sakit dan perawatan dokter beberapa minggu.

Ini caranya
1. Membuat visualisasi dia ngontak, bahkan divisualisasikan kirim pesan apa, misalnya, aku sehat kok
2. Merasa senang dengan perasaan itu, bahkan seperti bisa merasakan seperti apa.
3. Melakukan hal yang menyenangkan untuk diri sendiri, seperti misalnya makan sesuatu yang menyenangkan, es krim atau apalah dan sangat dinikmati. Menjaga mood.
4. Mempersiapkan telepon selalu dicharge dan tidak kondisi silent
5. Sabar, percaya dan tetap produktif. penting menjaga mood tetap baik.

Bahkan bila perlu mengirim pesan untuk diri-sendiri... hai, aku baik-baik saja kok. Sepertinya agak norak ngirim sms ke diri sendiri. Bahkan norak lagi, seandainya pengen ketemuan sarannya membayangkan orangnya ada di dekatnya.

Di luar konteks soal pendefinisian tentang alam semesta yang mungkin berbeda, menurutku cara seperti itu bisa dicoba. Intinya hanyalah tentang mempunyai mood yang baik dan bersyukur dengan apapun yang didapat. Tentunya dilakukan setelah berdo'a dan berbuat baik pada orang.

Aku karena baru seminggu belajar tentang trik ini, ada yang kontak, tapi orang di masa lalu yang ornagnya nyebelin. Dua orang di hari yang sama. Yang aku tuju belum ngontak.

Hidup itu dinamis, jadi jangan terpatok pada satu orang. Kalau memang akhirnya diputuskan, ya udah sepertinya direlakan saja, dan memutuskan move on. Ada strategi lain lagi, yaitu bagaimana cara agar ketemu dengan orang spesifik yang kita ingin temui.

Kalau masih galau, susah untuk akhirnya mewujudkan keinginan. Apalagi bawaannya murung, ngumpet di kamar, ngapa-ngapain males. Paling parah kalo terus beranggapan Tuhan tidak adil... itu malah semakin menjauh pemikiran itu.

Ini ada beberapa video di Youtube tentang pemanggilan dengan the Law of Attraction...




Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

0 comments:

Post a Comment