Hal penting dari Law of Attraction

Leave a Comment
Buku The Secret adalah salah satu buku terlaris menghebohkan dunia dan banyak di terjemahkan di banyak negara. Diterbitkan pada tahun 2006, dan banyak pro kontra. Apa yang membuat kontra? Di Indonesia itu karena mayoritas muslim, kata universe sedikit mengganggu, apa gak bisa sih kalau berdoa, ikhtiar saja pada Allah? The Secret yang membahas Law of Attraction sama sekali bukan mantra, klenik, ini murni berpikir dan berperasaan positif. Salah satu bentuk ikhtiar agar do'a dan ikhtiar dalam bentuk lain terkabul.

Terus kenapa banyak pro kontra. Kalo memang Law of Attraction itu benar, dan sudah dibuka rahasianya harusnya jarang orang miskin di dunia ini.

Masalahnya adalah mindset orang kebanyakan. Sebagai orang Indonesia kita ini mindsetnya
- untuk dapat uang mesti bekerja keras gak peduli cocok apa enggak perasaan gimana
- kalo sudah dewasa mesti menikah punya anak gak peduli pasangannya sama siapa

Tekanan lingkungan seperti ini membuat hati manusia mati, hidup kayak robot, gak punya perasaan. Ya sudahlah hidup dijalani saja. Sementara The Secret ngajari rahasianya adalah FEEL GOOD.

Di video The Secret di awal diajarkan, ini hukum yang kita pikirkan menarik kejadian yang menimpa kita. Lalu dikasih cara, gimana sih caranya untuk merubah hidup, dijelaskan mulailah dengan mensyukuri yang kalian miliki. Setelah belajar bersyukur dijelaskan visualisasi, bayangkan detil dengan merasa senang karena.. wow sudah dimiliki. Lalu dijelaskan feel good itu mesti dipertahankan, kalau ada kejadian bikin galau, fokus ke hal membahagiakan. Lalu setelah itu mencintai diri sendiri dan seterusnya.

Kalo belajar dari LoA coach, baik dari artikel atau youtube, kita mulai mengerti apa itu musik brainwave untuk menenangkan otak, subliminal musik brainwave dengan afirmasi yang tidak kedengaran ada di frekuensi khusus, afirmasi bicara sendiri salah satu yang efektif di depan kaca, dream book catatan keinginan kita, vision board papan menuliskan keinginan kita.

Baik visualisasi, afirmasi, dream book, vision board, musik brainwave, musik subliminal semua itu hanya alat saja, yang penting adalah FEEL GOOD. FEEL GOOD akan membuat vibrasi kita kuat.

Orang yang masih baru dengan Law of Attraction pasti berpikir, oke, aku mau uang 1 juta. Aku mau membayangkan supaya seperti memegangnya. Itu dilakukan dengan berpikir, sementara yang sudah master dengan visualisasi, akan bisa merasakan wow senengnya rasanya, seperti memegang tekstur uangnya, baunya, gambarannya. Yang sudah master kadang visualisasi sekali dengan perasaan meluap-luap hanya membayangkan saja, lupakan sibuk mengerjakan yang lain dengan sukacita.

Alat untuk manifestasi, seperti visualisasi juga ada triknya. Petunjuknya singkat, tapi untuk menguasai memang perlu membaca banyak artikel visualisasi yang baik bagaimana. Stepnya singkat, tapi menguasai visualisasi perlu latihan
- tutup mata
- bayangkan detil gunakan panca indra seperti memegang, mencium bau dan lainnya
- rasakan seperti nyata dengan perasaan senang
- lepaskan keinginan rasakan bahagia seperti sudah memiliki bila perlu lupakan fokus ke hal lain
- bila ada insting atau dorongan melakukan sesuatu, lakukan

Seperti dijelaskan tadi, visualisasi hanyalah alat saja. Bila memang bisa membayangkan dengan jelas plus merasa kebahagiaan meluap-luap itu cukup satu kali. Seterusnya boleh lupakan, sibuk melakukan hal lain. Tapi bila visualisasi bisa membuat kita bahagia, silakan lakukan setiap hari.

Afirmasi juga hanya alat saja. Liat depan kaca, katakan pada diri sendiri, hey kamu menarik, kamu membuatku jatuh cinta. Kalo setiap mengaca tanpa afirmasi kita sudah bahagia melihat diri sendiri, berbunga-bunga, mencintai diri sendiri apa adanya, tidak perlu afirmasi lagi.

Bagaimana caranya agar feel good. Rajin bersyukur, apapun yang kita miliki. Doakan kebaikan bagi siapapun bahkan yang menyakiti kita, minimal didoakan dapat hidayah. Memiliki hati penuh cinta bisa bersikap lembut pada orang lain. Rajin berbagi pada yang membutuhkan sekitar kita, semampu kita sajalah. Milikilah hobi, lakukan itu. Bekerjalah sesuai passion bila memungkinkan, bila tidak, berarti mesti membayangkan ingin kerja apa yang cocok, tapi pekerjaan sekarang disyukuri.

Kalo anda pembaca pro dengan Law of Attraction, semoga bermanfaat. Bila anda pembaca yang kontra, saya pilih tidak mendiskusikan dengan anda ya. Karena Law of Attraction memang berbeda dengan mindset kehidupan yang kita jalani selama ini...
Previous PostOlder Post Home

0 comments:

Post a Comment