Penjelasan singkat Law of Attraction

Leave a Comment
Assalamualaikum.

Law of Attraction (LoA) jadi fenomena dijelaskan oleh Rhonda Bryne dan tim di film The Secret, lalu dibukukan. Film ini diproduksi tahun 2006. Rhonda terinspirasi awalnya dari buku The Science of Getting Rich karangan Wallace D. Wattles. Buku itu membuatnya bangkit dari keterpurukan.

Di The Secret ada tim yang terdiri dari pakar motivasi di banyak bidang yang mendukung teori loa ini. Film The Secret ada 2 versi, yang baru tidak melibatkan Esther Hicks lagi karena perbedaan pendapat. Di film lama 3 step creative process itu ask, answer, receive. Di versi baru menjadi ask, believe receive.

Masih dilanjutkan Rhonda dengan buku The Power, The Magic, The Hero, lalu beberapa buku lain dan di google app. Banyak yang gagal paham dengan LoA. Termasuk saya selama beberapa bulan. Sampai akhirnya saya paham bahwa kita mesti memasukkan rasa syukur di alam bawah sadar kita, tidak langsung visualisasi muwujudkan ini itu. Ini dijelaskan di buku The Magic.

LoA adalah hukum yang menjelaskan tentang like attracts like. Like bukan berarti suka tapi mirip. Jadi frekuensi yang mirip akan menarik frekuensi mirip lainnya. Frekuensi ini berasal dari pancaran vibrasi pikiran dan perasaan kita. Karena, pikiran dan perasan kita itu energi. Pikiran kita dipengaruhi perasaan, kalo kita senang, bahagia, penuh syukur, otomatis pikiran kita juga positif.

Kita terkoneksi dengan Sang Pencipta dari rasa kita. Merasa bersyukur dan berkelimpahan, atau merasa hidup susah. Ucapan syukur tidak berpengaruh kalau faktanya hati kita mengeluh merasa kekurangan. Jadi di awal mesti melatih syukur sampai mendalam, merasa berkelimpahan dengan anugerah Tuhan. Kalo belum merasa begitu, kita belum bisa mewujudkan keinginan kita.

Takdir itu adalah kemungkinan tanpa batas. Kita perlu membayangkan sesuatu secara jelas supaya keinginan itu disiapkan. Bila perlu merasakan walau wujudnya belum ada dengan panca indra. Dijelaskan di kitab suci Al Qur'an kita bisa merubah nasib kita sendiri.

Tapi banyak orang gak tau keinginannya sendiri. Kadang berubah-ubah atau malah punya ketergantungan pada orang lain. LoA mendukung free will, atau keinginan sendiri bukan pengaruh orang lain. Sebaliknya juga tidak memaksa orang lain. Menghormati orang lain dengan free will mereka.

Kalau kita sudah bisa bersyukur mendalam, merasa berkelimpahan, tidak mengeluh, lalu bisa membayangkan keinginan kita dengan jelas supaya disiapkan, saatnya kita banyak berbuat kebaikan. Banyak orang bersedekah dengan pamrih. Di LoA, sedekah bisa senyuman, perbuatan, uang, doa yang baik, semua dibungkus dengan rasa cinta.

Rasa cinta adalah energi. Energi tidak bisa hilang, hanya berubah bentuk. Kalau kita mengirim energi ke orang lain, atau makhluk lain, bahkan yang kita sangka benda mati kayak uang, maka energi itu berbalik pada kita berlipat-lipat. Ada banyak latihan untuk mencapai kemudahan mewujudkan LOA, butuh kesabaran karena mesti melatih hal-hal kecil dulu.

Jadi bagi pemula latihan apa yang perlu dilakukan

1. Bersyukur mendalam sebulan bisa lebih hal yang dimiliki apa adanya dulu.

2. Mendoakan yang baik dibungkus dengan cinta, ditambah sedekah baik perbuatan atau uang dengan cinta.

3. Melatih menulis yang diinginkan secara detil dan merasakan dengan panca indra.

Semoga bermanfaat...

Silakan bergabung dengan grup telegram
https://t.me/joinchat/LaGjfxVKrj6cChYZL1xnDw

Atau grup WA
https://chat.whatsapp.com/IFSHQPORkqBKBbNFDVZDXB
Previous PostOlder Post Home

0 comments:

Post a Comment