Wednesday, May 24, 2017

Secret lover

Aku kenal sama orang ini waktu aku sedih banget, yah begitulah ldrku ngilang, dan dia bilang kalo kamu sedih ngomongin apa aja ke aku.

Kenapa rahasia, soalnya kita intensif ngobrol dan memutuskan mau meneruskan hubungan model apa setelah ketemuan beneran. Jadi ya begitulah...

Kenapa aku suka dia, soalnya dia mau dengerin ceritaku yang paling sampah sekalipun, gak marahin atau menghakimi sama sekali.

Kelemahannya, belum menentukan hubungan apa tapi cemburuan. Ada mantanku yang suka stalking, dia suruh aku ngeblock, aku sempet buka blocknya, dan komen di status temenku, dia marah besar, katanya udah block aja, kamu bohong.

Tapi aku ngomong hal lainnya dia tenang aja.. ya itu yang paling sampah sekalipun. Misalnya aku nangis gara-gara aku mesti ketemu mantan suamiku ngurus sesuatu. Mantanku bohongin aku, aku meledak berondong sms ngatain dasar zalim bakal dilercepat kamu kena azab dunia dan akherat tuh. Aku tau aku salah,. Tapi itu efek ledakan kemarahan setelah 13 tahun gak ketemu. Ya sudahlah, life must go on, gak mau ngomong lagi ya udah.

Maklum... aku dulu dizalimi, hadeeeh... dia selalu bilang aku begini gara-gara kamu. Di mobil perjalanan ke mall dia ngomong sendiri, punya istri gak pengertian, sabtu pengen istirahat disuruh nganterin, ngomong sendiri. Aku rasanya pengen keluar dari mobil. Dan banyak kejadian lain... tingkah zalimnya alasannya,,, gara-gara aku, dia bedsikap gitu,

Selama sama si mantan, tidak ada kasih sayang perhatian, dia sibuk ngomong sendiri kalo ada aku... istti goblog gak bisa apa-apa. Aku lalu mempersiapkan uang buat beli tiket pulang ke Jogja. Gak berapa lama agak baikan lagi, terus ngomong gak jelas lagi. Sampai titik tertentu aku munta ke psikolog dan ibu psikolog ini bilang dia bukan laki-laki yang menghargai wanita. Sampai titik trrtentu akhirnya bercerai. Dan aku semoet depresi, bekerja tanpa mikir sebegai asisten baby sitter. Iya, ngurus bayi hanya sebagai asisten soalnya gak bisa mikir. Sampai akhirnya jadi guru TK, bisa ngajarin anak-anak.

Punya seseorang yang mendengarkan sampah aku, uneg-uneg aku memang hidup jadi beda banget. Sebetulnya dia juga gak serius jawabnya santai aja... hello, katanya mau jadi orang positif. Bedaaa banget. Dulu punya suami jangankan mau dengerin uneg-unegku, datang dengan muka ditekuk, ditanya ada apa di kantor jawabannya bentak "aku capek goblog".

Kemarin terpaksaaaa banget ketemu lagi, aku muak, sumpah. Aku rasa dia juga muak sama aku, menganggap aku bertanggung jawab atas kepedihan hidulnya.

Sampai aku akhirnya meledak berondong sms ' dasar goblog'. Terus aku tanya ke do'i "please tell me how to handle the heart when meet someone who hurt you so much'. Aku udah tau jawabannya cuman "remembed, be positive". Terus bercanda gak jelas.. kirim gambar-gambar lucu.

Do'i belum bisa datang waktu dekat, ada proyek yang dia mesti selesaikan. Kata dia jangan harapkan uang banyak ya, ini proyek sosial.

Tiap hari aku tambah dalem mikirin dia. Ada ide sedikit pasti udah manggil.. kamu ngapain ya ampun, aku pengen cerita... aku selalu kangen dia.

Tau nggak, betapa susah memaafkan seseorang kadang-kadang. Tapi kita mesti memaafkan juga, berusaha supaya kita gak sakit. Aku membayangkan bahwa aku bisa memaafkan si mantan, walau sambil membayangkan sambil memegang erat tangan si do'i yang selalu support aku. 

Dicintai itu memang nyaman... dan mencoba memaafkan yang menyakiti hati kita todak mudah, semoga aku dikuatkan Allah...

Friday, May 12, 2017

Kesalahan melakukan Law of Attraction

Kalau kamu mengamati video-video tentang Law of Attraction, maka ada istilah, kamu yang menciptakan hidup kamu sendiri. Seperti misalnya membayangkan punya uang 1 Milyar rupiah di koper lalu tunggu terus akan muncul. Sepertinya mudah ya, tapi tidak sesederhana itu. Mesti dibarengi pikiran positif, perilaku positif dan perasaan positif

Level 1
Belajar Law of Attraction karena ingin uang banyak, pacar ganteng atau cantik, membaca buku sepintas, melakukan trik visualisasi, membayangkan apa yang diinginkan lalu menunggu
- ternyata sudah ditunggu gak terwujud juga akhirnya mundur mempraktekkan Law of Attraction

Level 2
Ternyata membayangkan itu mesti jelas, lengkap, dan detil. Mencoba membayangkan detil lalu menunggu
- membayangkan ruwet, tidak bisa jelas, akhirnya mundur dari mempraktekkan Law of Attraction

Level 3
Selain membayangkan detil, ternyata mesti seperti bisa merasakan. Contohnya ingin punya mobil, membayangkan sedang duduk di motor memegang kemudi, dan merasa bahagia banget. Lalu menunggu
- hanya bisa membayangkan, emosi tidak bisa merasakan, akhirnya mundur dari mempraktekkan Law of Attraction

Level 4
Kalau sudah bisa merasakan dan melibatkan emosi saat visualisasi, cobalah untuk memberi ruang. Contoh motor, bersihkan halaman, disiapkan untuk lokasi motor.
- merasa aneh masak gak ada motor mempersiapkan tempat untuk motor, akhirnya mundur melakukan Law of Attraction

Level 5
Setelah memberi ruang seakan sudah memiliki mesti bahagia. Bukannya ciut diketawain teman. Mesti menikmati proses.
- Ternyata masih banyak galaunya, belum bisa menikmati proses, mundur dari melakukan Law of Attraction

Level 6
Selain bahagia, menikmati proses, juga rajin bersyukur. Mendata hal-hal yang bisa disyukuri
- Merasa baru bisa bahagia kalau ada motor, belum sanggup bersyukur, mundur dari melakukan Law of Attraction

Level 7
Setelah bersyukur, juga berprasangka baik pada Allah. Bahwa punya motor atau tidak itu karena Allah memberikan yang terbaik pada kita
 - Merasa Allah tidak adil karena belum punya rejeki untuk membeli motor, mundur dari Law of Attraction

Level 8
Sudah bisa berprasangka baik, mesti fokus pada hal diinginkan bukan pada yang tidak diinginkan. Misalnya, pengen banget punya motor baru, tapi pikiran memfokuskan gak mau motor lama yang gampang rusak. Vibrasi untuk memfokuskan pada hal kita inginkan bukan pada yang kita hindari
- Masih sibuk berpikir gak mau lagi dengan motor butut, belum bisa fokus berpikir pada motor baru yang kita inginkan, mundur dari Law of Attraction

Tentang motor adalah hanya contoh saja. Bila kita positif, bahagia menjalani proses, punya gambaran jelas tentang keinginan kita, berprasangka baik pada Allah, dan fokus pada yang kita inginkan bukan yang kita hindari, berarti perjalanan untuk mendapatkan motor hanya menunggu waktu. Semakin kuat energi positif yang kita pancarkan semakin dekat dengan keinginan kita.

Untuk muslim, karena ada ajaran dunia dan akherat, selain berpikir positif juga mesti rajin berdoa pada Allah.

Thursday, May 4, 2017

Mempraktekkan Law of Attraction bagi muslim

Terlepas dari pro kontra Law of Attraction itu bagi muslim boleh apa tidak, sebetulnya banyak orang melakukannya tanpa sadar, mendapat hal yang diinginkan tanpa disangka-sangka. Jadi kenapa sebagai muslim tidak boleh melakukannya, padahal ini hanya semacam trik untuk membuat orang jadi lebih optimis, yakin, percaya diri, merasa oh akhirnya ada jalan, merasa lebih nyaman dengan diri sendiri, dan berpikir positif.

Ibuku, belum pernah membaca buku tentang berpikir positif, tapi beliau menerapkan dan hasilnya setiap tahun beliau berangkat umroh dibayari orang lain. Beliau rajin sholat tahajud, dan koper untuk berangkat umroh selalu siap.

Pengalamanku sendiri, aku mencoba membaca buku ini itu tentang Law of Attraction, tapi ngerti maksudnya belum lama,  tehniknya 1 Mei 2017. Sudah sejak 2010 mencoba melakukan visualisasi, membaca buku-buku, tapi trik agar bisa seperti merasakan dan memberi ruang untuk hal yang aku inginkan baru saja.

Tahun 2009 saat aku mau kerja tapi di perkerjaan baru tapi uangku minus soalnya ditipu orang, tiba-tiba ada teman lama naik jabatan mengirimi aku uang. Lumayan untuk beli baju kantoran dan sepeda. Setelah itu aku pengen sekali ke Jawa Barat ada yang perlu aku urus, tiba-tiba dapat amplop 500 dollar dari omku. Tahun 2015 itu bener-bener tahun keajaiban, ada yang membayari aku beli laptop, kamera, AC untuk kamarku. Tahun 2016 aku sempet cuti panjang, aku mengobati syaraf kejepit bolak balik ke Jakarta, ada teman lama puluhan tahun gak muncul menjadi raja kayu di Kalimantan memberi aku uang. Tahun 2017 ini aku ketemu beberapa teman yang jadi sahabatku yang mereka support aku dan seorang memberi pencerahan tentang Law of Attraction ini.

Sebagai muslim kita bisa melakukan Law of Attraction, sebaiknya memang didukung keimanan, pikiran positif dan perasaan positif.

Dan akhirnya aku membuat page Facebook untuk menuliskan progress dengan melakukan visualisasi, tetap beribadah sebagai muslim, hasilnya diserahkan pada Allah, banyak bersyukur pada Allah semua yang dimiliki, punya pikiran positif dan perasaan positif.

Wednesday, May 3, 2017

Visualisasi melatih perasaan positif pikiran positif sehingga akan mewujudkan keinginan yang kita doakan

Aku mengambil cara yang dilatih di buku The Secret tentang Law of Attraction untuk bisa mempunyai perasaan positif dan positif thinking. Memang ada pro kontra tentang The Secret ini karena mengajarkan meminta pada Alam Semesta. Kita sendiri menggunakan facebook, whats app yang bukan buatan muslim. Selama kita masih menggunakan untuk kebaikan dan untuk berdo'a pada Allah, kita bisa memanfaatkan hal dari pemikiran orang barat.

Dari mengenal buku the Secret sampai akhirnya bener-bener mempelajari caranya memang tidak langsung mengerti. Aku mesti berproses dulu, dari membaca buku Quantum Ikhlas, Eat Pray Love, ikut pengajian, melatih bersabar, mengenal orang-orang di negara lain biasanya yang muslim, baru akhirnya aku mempelajari trik cara visualisasi.

Visualisasi yang benar adalah dengan FEEL atau merasakan. Pakar law of attraction mengajarkan...

Tutup matamu. Bayangkan yang kamu inginkan. Kamu sampai seperti bisa merasakan, menyentuh, membaui. Nikmati. Lalu kamu bersyukur dengan apa yang kamu miliki sekarang. Serahkan semua pada Tuhan

Ini adalah trik untuk bisa merasa nyaman dan optimis. Butuh latihan tentu saja. Biasanya di awal ada penolakan, gak percaya, dan visualisasi belok kemana-mana gak fokus pada keinginan kita atau malah ada yang ketiduran.

 Mengenai visualisasi akan dibahas di tulisan berikutnya

Saturday, April 29, 2017

Berserah diri dengan rileks akan menjadikan doa terwujud nyata

Kita selama ini terbawa arus untuk terobsesi bekerja keras untuk mendapatkan hasil. Bahkan ada istilah bekerja keras keluar dari comfort zone supaya bisa mendapatkan hasil. Tapi justru kalau kita mau memahami tentang pentingnya berserah diri, dalam arti semua dilepaskan beban keinginan kita untuk mendapatkan yang kita mau, malah apa yang kita doakan menjadi nyata.

Kenapa bisa seperti itu, karena saat kita ngotot dan tegang, frekuensi tubuh kita berada bukan di gelombang alpha. Sholat khusuk itu kita tau teorinya, tapi sampai bisa merasa rileks, sehingga frekuensi bisa di gelombang alpha tidak mudah. Makanya kita disarankan sholat tahajud, saat bangun tidur dan tengah malam untuk mempermudah kita memasuki gelombang alpha.

Ikhtiar, do'a dan berserah diri sering kita dengarkan. Tapi berserah diri sampai benar-benar rileks mungkin jarang kita capai. Sampai benar-benar semua diserahkan pada Allah.

Aku belum ada pengalaman khusus tentang itu, selama ini aku mendapat kejutan tapi prosesnya lama. Hidupku Alhamdulillah dipermudah oleh Allah, walau ada beberapa hal belum kesampaian. Apapun yang terjadi aku tetap bersyukur pada Allah.

Thursday, April 27, 2017

Belajar Law of Attraction sebagai muslim

Bicara soal Law of Attraction, kita sebut LoA, ini memang pro dan kontra. Ada yang bilang boleh, ada yang bilang di Islam gak boleh. Dan ada yang cuman manggut-manggut setuju dengan teorinya tapi gak mau melaksanakan.

Yang bilang haram berpendapat... enak aja, minta kok pada universe atau alam semesta. Itu kan perbuatan syrik. Tapi ada yang lebih dalam ngeliatnya, universe diganti menjadi Allah aja gitu kok repot.

Kalau ada artikel, peneliti barat membuktikan bahwa di Al Qur'an itu benar... nanti banyak di share di social media. Apa facebook, apa whats app. Tapi yang komen negatif ada, kok umat muslim gak bisa membuktikan sih, kita itu mundur gak punya teknologi. Kalo yang positif mikir, ya kita beli teknologi aja deh. Soalnya sebelumnya sumber daya manusia muslim itu luar biasa hebat banyak yang cerdas, sayangnya kadang gak didukung negaranya, gak ada dana. Kenyataannya masalah dana riset memang sangat didukung di dunia barat.

Dengan munculnya Quran yang dibawa Rasulullah SAW, apa semua manusia menjadi sholeh sholehah semua, enggak kan. Haters masih banyak dan ada dimana-mana, bahkan menyusup di dalam lingkaran Rasulullah SAW menjadi pengkhianat.

Terus ada buku the Secret, banyak orang baca, mengulas, motivator menjadikan semacam cara untuk mengajak orang berpikir lebih positif dengan menyatakan ada lho kekuatan besar di dunia ini yang bisa membantu mewujudkan keinginanmu menjadi nyata. Jadi gak cuman sibuk kerja keras kayak robot, tapi juga meyakini ada kekuatan besar yang bisa mewujudkan asal didukung oleh pikiran positif, bersikap positif berperasaan positif.

Dengan kemunculan The Secret yang membahas LoA apa semua orang menjadi kaya raya dan bahagia. Kenyataannya enggak. Aku masih banyak ketemu temen yang galau. Ada yang bilang aku tau LoA, tapi cuman teori aja gak dilakukan.

Aku termasuk yang nekat mau melakukan LoA secara mendetil. Aku pelototin youtubenya, filmnya, saran-sarannya untuk ngerti rahasianya dimana.

Aturan LoA sebetulnya hanya ada 3 yaitu
1. Meminta
2. Percaya
3. Menerima

Hanya saja penjelasannya yang panjang untuk ketiga hal ini.

Dulu aku masih maju mundur soal buat ngertiin LoA ini. Biasa pendapat negatif yang bilang, ini terinspirasi dari setan, bikin syrik membuatku ragu. Ada kejadian yang membuatku mau mempelototi gara-gara aku dimarahin temen... kamu itu mengkhianatiku, menusukku dari belakang. Cowok ini pedekate sama aku, dia non muslim dan aku beranggapan hanya berteman. Kita janjian mau ketemuan sebagai teman, tapi waktu aku memutuskan untuk ketemuan sama cowok muslim dia marah-marah. Eh cowok muslim ini ternyata menunda janji mau ketemuan. Aku kesel banget, aku mempelajari trik untuk melakukan pemanggilan secara law of attraction.

Lompat ke trik LoA tanpa membaca teorinya ternyata lebih mudah. Memanggil itu sederhana triknya
1. Bayangkan dia menghubungi
2. Rasakan emosi bahagia saat dia menghubungi
3. Lakukan hal yang membuat kita nyaman
4. Persiapkan agar hp selalu ada kuota dan terisi baterainya
5. Sabar menanti, tetap bersyukur selalu dan optimis.

Di Islam, sabar, bersyukur, optimis, berprasangka baik itu juga diajarkan. Bukan Islam kalau rajin sholat, baca Qur'an tapi suka marah-marah. Kadang ada yang mikir oh jadi orang sholeh yang penting rajin sholat doang dan membaca Quran yang bahasanya tidak kita pahami tapi kelakuan pada orang lain suka jahat, dan mudah putus asa.

Trik di LoA ada di Islam juga hanya saja, ini semacam alat bantu melatih diri agar merasa nyaman dengan membayangkan hal yang kita inginkan akhirnya kesampaian, walaupun tetap dinamis, kalaupun tidak persis seperti yang kita harapkan tetap rajin bersyukur dan optimis, ganti plan B.

Keimanan itu naik turun, kadang kita happy dan rajin, kadang kita drop, hancur gak kuat dengan tekanan sekitar kita. Sebaiknya memang mencari teman yang sholeh yang mengarahkan ke arah baik, lebih sulit memang, lebih enak ketemu yang hura-hura menyenangkan diri sesaat. Menyenangkan diri boleh tapi kan ada aturannya, kalo bisa ya yang positif. Seperti aku suka naik sepeda dikomentari... kok kuat ya... aku jawab aku suka dan menikmati kok.

Belum ada pesan dari yang aku panggil, tapi aku sudah gak terobsesi lagi. Aku bikin skenario, dia ngontak, aku move on ketemu yang lebih baik, dan semua bahagia.

Banyak bersyukur akhirnya mulai ngeh soal rahasia... walau masih sak uprit sih ngertinya. Lain kali dilanjut lagi...


Tuesday, April 25, 2017

Law of Attraction memanggil seseorang

Beberapa tulisan terakhirku membahas tentang Law of Attraction. Ada beberapa yang aku tanyain bilang pernah membaca, dan mereka bilang mereka tau dan mempraktekkan, gampang katanya. Tapi dari kalimatnya sih aku rasa mereka belum mempraktekkan secara keseluruhan.

Bicara tentang Law of Attraction dan Islam, apakah ini bertentangan. Aku tidak terlalu suka membaca bagian pendefinisian tentang alam semesta versi buku The Secret, itu bagian yang aku skip. Seperti misalnya kita meyakini tentang Nabi Adam adalah manusia pertama di muka bumi, kalau ada buku bagus tapi penulisnya percaya pada hukum Evolusi, bagian Evolusi aku skip saja.

Ada buku lain yang sebetulnya juga mirip seperti Law of Attraction, yaitu Quantum Ikhlas. Petunjuk tentang cara visualisasinya bagus, tapi soal mendengarkan compact disc gelombang alpha aku gak cocok jadinya aku skip.

Tentunya diambil yang baik yang sesuai ajaran Islam, tanpa meditasi tertentu, tanpa mendengarkan compact disc. Sebetulnya triknya apa sih agar do'a kita bisa lebih mudah untuk mewujudkan.

Beberapa tahun mencoba mempelajari Law of Attraction sepotong-sepotong, teori yang panjang-panjang yang memusingkan. Akhirnya aku dapat sedikit pencerahan setelah melihat video di youtube cara memanggil seseorang. Gara-gara aku dijanjiin mau didatengin seseorang sekitar sebulan lalu, terus dia menghilang setelah nunjukin x-ray kalau dia sakit dan perawatan dokter beberapa minggu.

Ini caranya
1. Membuat visualisasi dia ngontak, bahkan divisualisasikan kirim pesan apa, misalnya, aku sehat kok
2. Merasa senang dengan perasaan itu, bahkan seperti bisa merasakan seperti apa.
3. Melakukan hal yang menyenangkan untuk diri sendiri, seperti misalnya makan sesuatu yang menyenangkan, es krim atau apalah dan sangat dinikmati. Menjaga mood.
4. Mempersiapkan telepon selalu dicharge dan tidak kondisi silent
5. Sabar, percaya dan tetap produktif. penting menjaga mood tetap baik.

Bahkan bila perlu mengirim pesan untuk diri-sendiri... hai, aku baik-baik saja kok. Sepertinya agak norak ngirim sms ke diri sendiri. Bahkan norak lagi, seandainya pengen ketemuan sarannya membayangkan orangnya ada di dekatnya.

Di luar konteks soal pendefinisian tentang alam semesta yang mungkin berbeda, menurutku cara seperti itu bisa dicoba. Intinya hanyalah tentang mempunyai mood yang baik dan bersyukur dengan apapun yang didapat. Tentunya dilakukan setelah berdo'a dan berbuat baik pada orang.

Aku karena baru seminggu belajar tentang trik ini, ada yang kontak, tapi orang di masa lalu yang ornagnya nyebelin. Dua orang di hari yang sama. Yang aku tuju belum ngontak.

Hidup itu dinamis, jadi jangan terpatok pada satu orang. Kalau memang akhirnya diputuskan, ya udah sepertinya direlakan saja, dan memutuskan move on. Ada strategi lain lagi, yaitu bagaimana cara agar ketemu dengan orang spesifik yang kita ingin temui.

Kalau masih galau, susah untuk akhirnya mewujudkan keinginan. Apalagi bawaannya murung, ngumpet di kamar, ngapa-ngapain males. Paling parah kalo terus beranggapan Tuhan tidak adil... itu malah semakin menjauh pemikiran itu.

Ini ada beberapa video di Youtube tentang pemanggilan dengan the Law of Attraction...