5 langkah cara berdoa efektif menurut Law of Attraction

Leave a Comment
Aku mau cerita ya, bagi kalian yang ragu apakah muslim boleh mempraktekkan Law of Attraction (LoA), jawabannya bisa, tapi butuh sedikit penyesuaian. Bagi yang sudah mengetahui LoA pasti tau buku paling populer adalah berjudul The Secret karangan Rhonda Bryne yang sebetulnya tulisan dari filmnya. Banyak buku lain yang membahas LoA juga sebetulnya. Kalo aku pribadi aku lebih suka liat film The Secret, nonton Youtube tentang LoA, dan baca artikel berkaitan dengan LoA. Aku juga gabung beberapa grup tentang LoA baik lokal maupun internasional.

Penyesuaian di dalam penyampaian dalam penggunaan kata yang digunakan. Kayak minta ke universe (alam semesta). Penulisnya, Rhonda Byrne tinggal di Australia lalu pindah ke Amerika. Di negara barat ada yang atheis (tidak percaya Tuhan), agnostik (percaya Tuhan tapi tidak yakin Tuhan yang mana).

Aku berdebat beberapa kali soal LoA ini. Ada yang ngatain auto kafir kalo minta pada selain Tuhan. Atau ada yang beranggapan ini nonsense, masak mikirin sesuatu terus terwujud, dia lebih suka action. Sekedar info, perdebatan ini keduanya sama bule kulit putih kaukasia tinggal di Amerika, satunya mualaf satunya kristen.

Setelah aku baca beberapa buku berkaitan dengan LoA, dengerin beberapa mentor di youtube, baca artikel tentang LoA, LoA itu sebetulnya hanya berkaitan dengan berpikir, berperasaan, bersikap positif, syukur yang dimiliki sekarang sampai alam bawah sadar, yakin do'a akan dikabulkan Tuhan sampai alam bawah sadar.

Barangkali ada yang mempelajari tentang cleansing, dengerin brainwave, atau meditasi sampai pembukaan cakra. Aku gak begitu memperdalam soal itu. Soalnya menjadi positif aja bukan sesuatu yang mudah. Melatih supaya fokus ke hal positif dan berpikir, berperasaan, bersikap positif aja rasanya kayak kelelahan banget, soalnya mesti fokus dan banyak merubah kebiasaan. Dengerin brainwave tanpa positif juga kurang ngefek. Di aku ya, soalnya mesti positif baru dibantu brainwave.

Dan yang aku pahami lagi, LoA ini berkaitan dengan kecerdasan spiritual. Soal spiritual di Indonesia aja beda-beda kan ya cara melatih kedekatan kita pada Tuhan, bahkan di Islam sekalipun. Kalau sudah merasa rajin berdo'a tapi belum dikabulkan Tuhan, malah semakin gelisah dan cemas karena tekanan semakin banyak berarti ada yang salah di sini.

Sebetulnya belajar LoA berarti melatih untuk positif (berpikir, berperasaan, bersikap), bersyukur atas yang dimiliki (sampai alam bawah sadar), yakin do'a dikabulkan Tuhan (sampai alam bawah sadar). Jadi meminta ke universe itu, universe boleh diganti dengan Sang Maha Pencipta atau Tuhan. Itu jelas dikatakan Rhonda Bryne di Daily Teaching yang bisa dibaca kalau langganan aplikasi di Google Store tentang The Secret.

Sebetulnya belajar LoA berarti melatih untuk positif (berpikir, berperasaan, bersikap), bersyukur atas yang dimiliki (sampai alam bawah sadar), yakin do'a dikabulkan Tuhan (sampai alam bawah sadar)

Terus caranya gimana agar do'a itu bisa efektif dengan LoA

1. Perjuangkan free will
Free will adalah keinginan pribadi tanpa dipengaruhi oleh orang lain), bila ada masalah dengan orang lain diusahakan win win solution (cari jalan tengah terbaik)

2. Hilangkan trauma sampai alam bawah sadar
Mesti melatih untuk memaafkan orang yang menyakiti hati kita, walau bukan berarti setuju dan dekat sama dia lagi. Lalu kejadian masa lalu yang menyakitkan juga bisa diambil hikmah dan disyukuri

3. Positif (berpikir, berperasaan, bersikap)
Ini proses perlu fokus dan merubah kebiasaan. Tidak mudah tentunya. Ada caranya untuk mengerti lalu mempraktekkan apa maksud positif di LoA. Misalnya dalam hal uang. Kalau BERPIKIR BUTUH UANG ITU KELIRU, DIGANTI BERSYUKUR DAN SENANG DENGAN SUDAH BANYAK UANG. Ada lagi, berapapun uang yang dimiliki disyukuri. Kalau belanja membayar dengan suka cita lalu membayangkan akan kembali lebih banyak lagi. Sedangkan bila untuk sedekah, rasakan senang saja, tidak usah mikir berapa baliknya apalagi merasa berkorban. Melatih positif butuh kekuatan hati dan kesabaran.

4. Bersyukur sampai alam bawah sadar
Di film The Secret powerful proses adalah gratitude dan visualization. Kita bahas gratitude dulu. Sebetulnya intinya adalah untuk melatih rasa syukur menyeluruh di kehidupan kita sekarang yang dimiliki sampai alam bawah sadar. Bersyukur tanpa sampai alam bawah sadar membuat orang gelisah bisanya hanya mengeluh. Bila sudah sampai alam bawah sadar dunia akan terasa lebih indah, bahagia dengan apa adanya sekarang. Dan ada ayat di Qur'an bila kita bersyukur Allah akan memberi lebih. Bila kita tadinya sedikit bersyukur banyak meminta ke Tuhan, setelah belajar LoA harusnya syukur ditambah, minta berkurang. Cara memberi sugesti pada alam bawah sadar bersyukur itu sebelum tidur atau setelah bangun tidur langsung bersyukur, kalau bisa sebanyak-banyaknya mensyukuri yang kita sudah miliki.

5. Yakin do'a dikabulkan sampai alam bawah sadar
Visualisasi itu gunanya untuk membayangkan yang kita inginkan seperti sudah ada, merasa senang dan bersyukur, lalu let go (boleh dilupakan atau masih diingat asal tidak galau). Kenapa mesti jelas membayangkan, soalnya banyak yang sudah berubah-ubah maunya ini, besok itu, lusa beda lagi. Membayangkan disarankan satu saja yang jelas, lalu silakan dilupakan baru visualisasi yang lain. Sebetulnya visualisasi ini termasuk proses yakin keinginan kita itu dikabulkan Tuhan, yakin sampai alam bawah sadar. Sama kayak bersyukur, saat yang tepat adalah sebelum bangun tidur atau persis setelah bangun tidur, dengan melakukan syukur dulu.

Bagi yang muslim, sholat tahajud sangat disarankan untuk berdo'a minta pada Tuhan. Hanya mesti dalam kondisi bersyukur, dikabulkan bersyukur, belum dikabulkan juga bersyukur.

Itu adalah 5 langkah berdo'a efektif menurut LoA. Walaupun ada penjelasan lain tentang act as if, inspired action, flow state, sinkronisasi, dan masih banyak lagi. Nanti dilanjutkan di tulisan berikutnya.
Read More

Apa hubungannya takdir, nasib, dan amanah dengan Law of Attraction

Leave a Comment
Kalo kita itu umat beragama mencoba membaca buku The Secret dan lanjutannya, kayak The Magic, The Power, The Hero, dan How The Secret Changed My Life, mungkin agak bingung ngertiinnya (sama aku juga gitu).

Soalnya kita mesti visualisasi, feel abundant, act as if, let go, release to universe, inspired action, like attract like dan seterusnya. Sementara kita kan terbiasa berdoa, meminta pada Tuhan, bersyukur, berbuat baik. Tapi sudah banyak berbuat baik kayaknya kok malah hidupnya gitu-gitu aja sementara yang seenaknya sendiri suka manipulasi malah gampang banget dapetinnya.

Sebelum ini aku sudah nulis beberapa hal soal Law of Attraction (LoA). Powerful Process itu adalah gratitude dan visualization. The Secret sendiri tentang ask, believe, receive. Ask dengan mengambil keputusan, membayangkan detil. Believe itu percaya bahwa yang dibayangkan pasti terkabul dengan berpikir, berperasaan bersikap kayak udah ada. Receive itu konsisten di vibrasi tinggi dengan hepi aja selama proses.

Sementara kunci dari The Secret dijelaskan Jack Canfield "Tetapkan keinginan, yakini kita bisa, berhak dan mungkin. Tutup mata sebentar tiap hari, rasakan sudah memiliki. Lalu fokus ke hal yang disyukuri, nikmati hari-hari kita. Lepaskan pada Tuhan, yakin Tuhan akan mewujudkan".

Aku mau jelaskan sedikit. Bahwa membayangkan sudah senang karena merasakan persis sebelum tidur dan bangun itu adalah saat yang tepat menanamkan sugesti positif ke pikiran. Terus sehari-harinya banyak bersyukur aja dan positive thinking. Tapi masih banyak yang perlu dipelajari soal LoA misalnya supaya kita mencintai diri sendiri. Berani memperjuangkan keinginan kita sendiri gak selalu ngikutin orang lain. Membantu orang lain karena merasa senang bukan karen berkorban. Senang membayar tagihan karena yakin itu bermanfaat dan nanti ada uang banyak lagi yang masuk, dan seterusnya.

Kalo aku sebagai muslim akan mencoba menjelaskan kunci dari The Secret yang aku pahami begini "Tenangkan pikiran. Hilangkan kegalauan. Percaya kita mempunyai Allah bisa mewujudkan keinginan kita. Perjuangkan keinginan kita tanpa terpengaruh pendapat orang lain. Dalam keadaan tenang bayangkan keinginan kita itu sebetulnya apa. Satu hal dulu yang benar-benar kita inginkan mendalam. Bisa jadi kita bisa melihat takdir kita di masa depan yang membahagiakan dari keinginan paling mendalam saat pikiran kita tenang. Tugas kita merubah kebiasaan agar nasib kita berubah mengarahkan mendapatkan ke takdir yang sesuai keinginan kita. Hal yang kita miliki sekarang adalah amanah yang mesti kita syukuri. Kita mesti bersyukur atas amanah yang kita miliki sekarang supaya diberi amanah yang lebih besar lagi. Kita mesti berdoa dengan syukur mendalam, karena syukur mendalam akan memudahkan hidup kita. Selain itu juga keyakinan kuat Allah akan memberikan. Saat yang paling tepat agar syukur kita itu mendalam dan yakin kita kuat adalah dengan menanamkan persis sebelum atau bangun tidur. Atau kita rajin sholat tahajud, untuk banyak bersyukur lalu minta terus membayangkan senang keinginan kita sudah kesampaian. Banyak bersyukur saat kita melakukan kegiatan harian kita."

Kembali ke LoA. Prosesnya sebetulnya gimana sih versi The Secret.
  • Melatih positive thinking, hanya fokus hal positif
  • Melatih punya perasaan positif, pikirkan hal menyenangkan
  • Melatih punya pikiran yang tenang dengan menarik napas panjang, keluarkan pelan-pelan
  • Melatih memperjuangkan keinginan pribadi bukan dipengaruhi pendapat orang
  • Mengambil keputusan maunya apa sesuai keinginan pribadi, semakin jelas semakin bagus
  • Membayangkan seperti sudah memiliki, saat yang tepat sesaat sebelum dan sesudah bangun tidur (hanya hasil akhir, soal proses serahkan pada Tuhan)
  • Melepas ekspektasi, keinginan dilepas, boleh dilupakan yang penting tidak galau kalau ingat keinginan 
  • Banyak-banyak bersyukur bahkan sampai merasa dunia itu indah kita dapat banyak anugerah
  • Nanti akan muncul intuisi, kalau ada dorongan melakukan apa, ikuti saja tidak usah banyak melawan arus 
  • Kalau feelnya konsisten bagus nanti muncul yang seperti kita inginkan, dengan berprasangka Tuhan kasih sama atau lebih baik selalu
Read More

Tugas kita bersyukur dan merasa senang sudah memiliki (law of attraction)

Leave a Comment
Seperti ditulis di buku atau di video The Secret karangan Rhonda Byrne. Powerful Process itu 2 yaitu gratitude (syukur) dan visualization (visualisasi).

Sebelum membahas ke bersyukur dan visualisasi, kita membahas vibrasi dulu. Untuk mewujudkan keinginan kita perlu
1. Vibrational harmony
2. Vibrational match

Vibrational harmony

Vibrational harmony adalah pikiran kita, perasaan kita klop dengan alam bawah sadar kita. Jadi misalnya mikir, mampu gak dapetin 10.000 dalam 10 menit. Kita mikir, oh di atm ada uang segitu. Gak masalah kita mampu.

Tapi kalo tabungan kita 100.000 dan kita butuh 1 juta dalam 1 jam, alam bawah sadar gak klop dengan kenyataan. Langsung mikir, gak ada uang segitu.

Supaya dimudahkan hidup kita oleh Tuhan, kita mesti melatih punya rasa syukur sampai alam bawah sadar (The Magic, Rhonda Byrne). Ucapan alhamdulillah ribuan kali belum cukup kalo kita cuman hanya di mulut belum sampai ke hati.

Bersyukur itu kalo sudah sampai alam bawah sadar bahkan hal-hal kecil kita syukuri. Minum air putih bersyukur, diberi kesehatan bersyukur, bisa bernapas bersyukur. Kalau kita sudah bersyukur dari lubuk hati paling dalam seharusnya pikiran kita itu tenang, bahagia, merasa dunia itu indah. Bersyukur itu gak hanya diucapkan tapi juga ekspresikan dengan kasih sayang.

Bahkan hal yang menyesakkan bisa diambil hikmahnya. Dan kita gak banyak bereaksi dengan hal negatif, kita akan selalu nyaman di lingkungan positif. Bukan yang menghujat, menjatuhkan orang, penuh kedengkian, tidak banyak bereaksi, mending tinggalkan saja.

Saat paling tepat untuk memasukkan rasa syukur adalah saat persis sebelum atau bangun tidur. Sesulit apapun, katakan terima kasih untuk hari ini besok aku bangun bahagia dan penuh semangat. Saat masih bangun tidur gak usah sibuk dengan pikiran mesti begini begitu, lebih baik menenangkan diri dengan mensyukuri hal yang kita miliki hari ini.

Untuk muslim disarankan sholat itu karena kita banyak hal yang disyukuri saja.

Vibrational match

Vibrational match itu adalah vibrasi yang kita pancarkan dari perasaan kita itu kuat. Keyakinan yang kuat, berprasangka baik pada Tuhan, ditambah gambaran jelas kita pengennya apa.

Emosi yang kuat dengan keinginan kita akan menggerakkan kita untuk melakukan sesuatu. Katakan pengen motor baru, sampai ke dealer, kumpulkan brosur, test drive, bahkan kalo perlu siapin lokasi di rumah untuk parkirnya.

Vibrasi kuat itu saat kita seneng banget kayak barang yang kita inginkan dan sudah kita bayangkan jelas sudah ada.

Keyakinan itu itu seperti merasa barang sudah ada tapi fisiknya belum ada. Kalau belum dikabulkan juga meyakini karena yang terbaik memang belum didapat, tetap bersyukur dan bahagia.

Saat tepat untuk memasukkan yakin ke alam bawah sadar juga sama seperti memasukkan rasa syukur. Membayangkan yang kita inginkan seperti sudah memiliki dengan rasa gembira persis sebelum tidur dan bangun tidur.

Supaya bisa mewujudkan adalah vibrasi kita sudah harmoni dan match. TUGAS KITA ADALAH MENSYUKURI HIDUP KITA SELALU DAN MINTA DENGAN PERASAAN KITA MERASA SENANG SUDAH MEMILIKI.

Bersyukur sepanjang hari dan membayangkan senang sudah memiliki yang kita inginkan persis sebelum tidur dan bangun tidur.
Read More

Pengertian ASK BELIEVE RECEIVE pada Law of Attraction

Leave a Comment
Kali ini aku ingin menjelaskan tentang ASK BELIEVE RECEIVE yang aku pahami dari buku The Secret karangan Rhonda Bryne tentang The Law of Attraction (LoA).

Begini Rhonda menjelaskan tentang ASK BELIEVE RECEIVE
"The Creative Process helps create what you want in three simple steps : ask, believe and receive. Asking the universe for what you want is your opportunity to get clear about what you want. As you get clear in your mind, you have asked. Believing involves acting, speaking, and thinking as though you have already received what you asked for. When you emit the frequency of having received it, the law of attraction moves people, the law of attraction moves people, events and circumtances for you to receive. Receiving involve feeling the way you will feel once you desire has manifested. Feeling good now puts you on the frequency of what you want."

Terjemahan bebas.
"Proses kreatif membantu menciptakan yang kamu inginkan dalam 3 langkah : meminta, percaya dan menerima. Meminta ke alam semesta apa yang kamu inginkan adalah kesempatan kamu untuk menjelaskan apa yang kamu inginkan. Saat kamu bisa jelas di pikiranku, kamu sudah meminta. Percaya berarti melibatkan berbuat, berkata, berpikir, kayak kamu sudah menerima yang kamu pinta. Ketika sudah mencapai frekuensi untuk memiliki, law of attraction menggerakkan orang, kejadian, dan keadaan untuk kamu menerima. Menerima termasuk merasakan bagaimana kamu merasa sudah menerima. Merasa nyaman membuatmu berada di frekuensi yang kamu inginkan".

Kita di Indonesia itu orang-orangnya beragama. Jadi kita percayanya pada berdo'a, Tuhan mengabulkan. Kalimat di daily teaching The Secret kalo baru belajar LoA bikin gak paham (termasuk aku dulu).

Gampangannya begini.

MEMINTA

Kita berdo'a pada Tuhan, meminta, tetapi vibrasi kita mesti kuat supaya Tuhan mengabulkan. Do'a kita itu pasti didengar, Tuhan Maha Mendengar. Tapi terkabulnya keinginan yang kita do'akan kalau kita itu mintanya ikhlas, khusyuk dan jelas.

Kalo kita sudah sering melatih membayangkan, merasakan kayak udah ada, terus melepaskan dengan karena yakin Tuhan pasti kasih. Melatih mesti dari hal kecil dulu. Kayak dapat tempat parkir, tempat duduk di restoran yang penuh, atau lainnya. Pikiran kita, yang terus seperti bisa merasa senang sudah ada, itulah do'a kita.

Misalnya kita menginginkan sesuatu banget, butuh banget. Perasaan butuh banget itu akan mengalirkan emosi, dan kita bisa membayangkan (misalnya) duh mobil itu bagus banget, warnanya cocok, ukurannya pas, hemat bensin. Kita bisa membayangkan soalnya kita pengen banget kan, hati kita berdesir kalo membayangkan mobil itu. Mengunjungi show room mobil sambil berangan-angan pengen banget memiliki. Keinginan yang dalem sampai menggerakkan kita melakukan sesuatu.

Dengan rileks, pikiran jernih, bisa membayangkan jelas, keinginan kita lebih jelas lagi seperti apa. Terkabulnya do'a bisa sama atau mendekati lebih cepat kalo visualisasi saat suasana hening.

Di LoA, ada strategi supaya jelas yaitu
1. Membayangkan (visualisasikan) saat pikiran jernih, terutama bangun atau sebelum tidur
2. Membayangkan dengan jelas (semakin detil, bahkan tekstur dan baunya) semakin bagus
3. Merasakan bersyukur pada Tuhan dan seneng banget kayak udah dimiliki

Jadi yang terbiasa dengan merasa gak sanggup beli, duit pas-pasan, mesti melatih merubah cara berpikir dan merasakan. Awalnya memang kayak ada penolakan, tapi kalau sering dilatih, bisa merubah kebiasaan berpikir itu. Liat barang mahal, pikirannya, sanggup dibeli tersenyum aja. Semua itu mungkin bila Tuhan berkehendak.

Cara berpikir tidak punya diganti dengan berkelimpahan. Caranya, pasti ada yang bisa disyukuri dalam banyak hal di hidup kita. Semakin rajin bersyukur yang dimiliki sekarang semakin mudah merubah cara berpikir dari tidak punya menjadi seperti sudah dimiliki. Fisiknya belum ada tapi yakin barangnya ada tinggal menunggu fisiknya muncul saja.

Dengan 2 hal di atas, sebagian orang bisa mendapatkan. Tapi sebagian lagi butuh proses lanjutan.
1. Meditasi visualisasi
2. Mendengarkan brainwave

Jadi saat visualisasi perlu melatih  meditasi dengan menjernihkan pikiran, menarik napas 5 detik lepaskan 5 detik (boleh menggunakan cara lain yang cocok). Saat pikiran jernih baru visualisasi, membayangkan kayak sudah ada lalu diikhlaskan pada Tuhan. Tugas kita meminta hasil akhir, mempercayai proses pada Tuhan.

Mendengarkan brainwave juga optional. Soalnya LoA adalah gaya hidup, cara berpikir, berperasaan, vibrational harmony. Kalo memang suka visualisasi dengan mendengarkan brainwave gak ada salahnya, tapi diupayakan positif dipertahankan supaya kalo udah manifestasi gak lepas lagi.

Perlu diingat bahwa meminta itu disarankan hal yang kecil dulu. Kalau meminta hal besar kemungkinan besar time delay bisa lama. Bukannya gak boleh minta hal besar, kayak pengen punya pabrik.Tentunya kita mesti punya skill mengelola karyawan, menguasai produk. Percuma tanpa skil disuruh ngerjain juga gak akan mampu.

Tapi bila skill kemampuan dunia nyata secara logika gak mampu, diikhlaskan pada Tuhan lalu dilupakan, lalu meminta hal kecil dulu pada Tuhan. Selain itu berprasangka baik pada Tuhan, bahwa kemungkinan mendapat sama atau lebih baik. Mensyukuri apapun yang didapat juga termasuk bagian LoA.

PERCAYA

Ada orang bisa percaya mungkin didapat, ada yang sulit percaya, keraguan terus muncul saat meminta. Padahal ragu akan menjauhkan dari perwujudan.

Karena meminta pada Tuhan, keyakinan berperan penting di sini. Kalau keyakinan Tuhan akan mengabulkan tinggi, masalah percaya ini akan mudah.

Kalo  masih belum percaya, boleh dengan cara
1. Afirmasi terus-menerus untuk meyakinkan sudah punya hal yang diinginkan, difokuskan ke situ.
2. Visualisasi sebelum atau sesudah bangun tidur (mendengarkan brainwave itu optional).

Kenapa visualisasi sebelum atau sesudah bangun tidur, jadi kalo meminta pada Tuhan vibrasi kita kuat. Soalnya saat itu pikiran kita tenang, saat memasukkan ke alam bawah sadar.

Saat kita percaya, bagi sebagian orang step ini bisa jadi mesti menghadapi hal yang ditakutkan. Misalnya naksir lawan jenis, kalo pemalu mesti memberanikan kenalan, misalnya. Yang cari pekerjaan mesti meningkatkan kemampuan, memberanikan melamar sana-sini.

Saat kita percaya, kita membangun usaha menuju perwujudan yang kita inginkan. Fokus terus pada bersyukur supaya. lebih jelas dan munculnya lebih cepat.

Selain itu sudah tidak terikat pengen, bisa dengan merasa oh, gak butuh lagi smelupakan atau soalnya kayak barang udah ada atau sekalian dilupakan. Ini namanya proses let go. Melepas pada Tuhan dan yakin Tuhan yang menggerakan orang-orang dan situasi untuk mewujudkan keinginan kita.

MENERIMA

Menerima itu bila kita bisa merasa senang karena bersyukur pada Tuhan yang kita inginkan sudah pasti ada.

Perasaan syukur yang kuat, karena seperti sudah ada barangnya akan mempercepat terkabulnya do'a. Keraguan, kecemasan, ketakutan, akan memperlambat proses perwujudan itu.

Kadang menerima bisa lama. Ada banyak faktor yang mempengaruhi. Bisa jadi karena negatif. Atau karena skill belum kuat sehingga alam bawah sadar belum yakin. Mesti melakukan afirmasi satu kalimat saja yang mendukung, diulang-ulang, paling efektif sebelum tidur atau bangun/

Ada hal yang namanya inspired action atau action karena inspirasi. Saat intuisi menguat akan ada dorongan melakukan sesuatu. Lakukan saja. Nanti bisa jadi terheran-heran yang diinginkan muncul.

 APA SAJA YANG PERLU DILAKUKAN

1. Melatih mensyukuri yang kita miliki sebanyak-banyaknya (ditulis lebih kuat, walaupun dibayangkan boleh) dan kita dapatkan apapun hasilnya disyukuri. Bagi yang muslim, sholat 5 waktu lebih baik diniatkan dalam hati itu bentuk bersyukur.

2. Meminta sesuai skill kita (boleh meminta yang besar, tapi kalau lama tidak terwujud, mulai dari meminta hal kecil dulu.

3.. Melatih meditasi visualisasi dengan menarik napas dalam 5 detik, dikeluarkan 5 detik supaya pikiran tenang. Setelah tenang baru munculkan gambar dan bisa merasakan syukur mendalam sampai merasa senang.

4. Melatih let go, melupakan rasa kepengen. Melupakan boleh, mengingat boleh asal merasa nyaman tidak ada rasa kepengen punya. Seperti menunjukkan terima kasih udah punya walau fisik belum ada.

5. Melakukan hal sesuai intuisi yang ada. Setelah let go, intuisi ini muncul, mengarahkan ke perwujudan.

INGAT : TUGAS KITA BERSYUKUR DAN HEPI, MEMBAYANGKAN SUDAH DIDAPAT SAAT SEBELUM DAN BANGUN TIDUR.
Read More

Bagaimana aku manifestasi yang aku inginkan dengan Law of Attraction

Leave a Comment
Di tulisanku sebelumnya, aku sudah nulis tentang Law of Attraction untuk umat beragama. Dan aku beragama Islam. Sebagai muslim aku mencoba ngertiin sebetulnya pemahaman LoA itu apa sih. Sejauh ini semakin baca buku-buku yang berkaitan dengan LoA, aku rasa ini masalah positive thinking aja. Bukan menyembah ke apa, atau mantra-mantra untuk memanggil gaib.

Malah banyak yang kecewa, berpikir cuman sibuk meditasi visualisasi, terus keinginannya jatuh dari langit, buuuk, gitu. Mempraktekkan LoA tetap pake usaha, belajar, memperbaiki skill kita di dunia nyata. Hanya, intuisi menguat, dan yang kita bayangkan dan rasakan senang soalnya sudah terjadi muncul dan banyak yang terkaget-kaget.

Contoh cerita bagaimana aku mendapat kesempatan mendaftar haji tahun 2011 berangkat 2019 bareng guru di sekolah, saat itu statusku masih guru baru.


VERSI NGOBROL DENGAN TEMAN YANG TIDAK TAU LOA

Aku berdo'a membayangkan kayak nyata dan kesampaian

"Aku dulu pas 2011 didaftarin haji, aku waktu itu bener-bener gak nyangka. Aku lagi sedih banget soalnya habis pisah sama mantan. Anak-anakku ikut sama mantan, aku sendirian di Jogja, cuman jadi asistan guru bagian baby day care ngurusin bayi.

Aku itu dulu cuman suka nangis membayangkan di depan Ka'bah. Kayak bisa megang dan berharap hatiku bisa lebih tenang, tidak kalut dan kadang ngeblank saking sedihnya.

Ternyata membayangkan berada di depan Ka'bah sambil bisa memegang Ka'bah jadi nyata beneran. Aku didaftarin haji berangkat 2019 dan umroh tahun 2014.

Aku baru tau setelah membaca buku-buku, bahwa membayangkan sesuatu kayak sudah terjadi, terus dilepas itu bisa mewujudkan keinginan jadi nyata. Cuman syaratnya ya bisa membayangkan kayak sudah ada terus bisa dilepas sampe plong, sampe gak pengen lagi soalnya mikirnya sudah ada hanya fisiknya belum muncul atau sekalian dilupakan".


VERSI NGOBROL DENGAN TEMAN YANG TAU LOA

Bagaimana aku manifest haji berangkat 2019

"Aku dulu depresi abis pisah sama mantan, aku bener-bener gak pegang uang, baju aja pake baju bekas kakakku aku tertekan banget. Bangun tidur rasanya berat, mikir gak bisa, kerja aja cuman dikasih daftar jam sekian gini gitu, jadi asisten guru di bagian baby day care.

Terus adikku tahun 2010 kasih aku buku Quantum Ikhlas, aku baca, aku coba mempraktekkan. Aku visualisasi kayak yang disarankan, kalo perlu bisa mencium bau dan merasakan saat mendengarkan brainwave sisipan buku Quantum Ikhlas.

Aku cuman bisa visualisasi aku menangis sambil memegang Ka'bah, berharap Tuhan memberi aku ketenangan. Dan aku sering visualisasi beberapa kali sehari supaya tenang.

Tiba-tiba aku didaftarkan haji tahun 2019 tahun 2011. Terus aku juga umroh tahun 2014. Semenjak itu aku kalo pengen sesuatu, ada yang bayarin. Kayak aku beli sepeda, dari temen lama yang naik jabatan minta aku ngurusin reuni teman sokolah aku dikasih duit cukup buat beli sepeda. Aku butuh laptop, kamera, hp baru ada aja yang kasih. Aku kenalan sama orang di luar, kita rajin video call dan dia sopan banget. Aku dikasih uang lumayan tiap bulannya.

Sampai akhirnya setahun kemudian aku minta dia datang dia gak mau datang. Kita pisah dan aku terpukul. Dan akhirnya akhir tahun 2017 aku belajar LoA.

Tapi setelah belajar LoA hidupku malah gak begitu ajaib kayak sebelumnya. Soalnya aku malah berekspektasi lebih. Tau tentang let go sih... tapi belum bisa move on soalnya kebayang-bayang terus si dianya.

Hikmahnya, kalo aku langsung berhasil aku gak akan baca banyak buku soal LoA. Bikin grup dan page di FB, grup WA bahkan nekat bikin youtube.

Sekarang aku mulai ngerti tentang LoA, dan berusaha mempraktekkan bagian let go dengan bersyukur supaya hepi dan afirmasi, visualisasi stop dulu."


VERSI NGOBROL DENGAN TEMAN YANG PAHAM VIBRASI

Vibrasi aku untuk bisa naik haji bisa match dengan frekuensi penerimaan 

"Tahun 2010 aku sama sekali gak paham vibrasi. Aku depresi, bingung, gak bisa mikir, dibeliin adikku buku Quantum Ikhlas.

Aku baca di situ bahwa dalam kondisi tenang, pikiran di gelombang alpha maka yang kita bayangkan bisa terwujud.

Untuk bisa memasuki gelombang alpha aku mesti rileks, mendengarkan brainwave dari CD sisipan gelombang buku Quantum Ikhlas  dan membayangkan sampai kayak sampai nyata, bahkan bisa kayak menyentuh dan mencium baunya. Lalu bersyukur mendalam setelah visualisasi.

Tanpa paham ilmu vibrasi, soalnya aku melewatkan bab-bab awal dari buku Quantum Ikhlas langsung prakteknya, ternyata kesampaian. Aku didaftarin haji tahun 2011 berangkat 2019, dan umroh tahun 2014.

Sepertinya dengan rileks, vibrasi pikiranku lebih kuat sehingga masuk ke frekuensi dimana alam semesta menarik yang aku bayangkan jadi nyata.

Beberapa kejadian lain kayak aku pengen ke Bandung ada omku kasih 500 USD, beberapa teman lama muncul kasih bantuan, atau malah ada orang di Kanada ngasih dollar Kanada rutin tiap bulan. Padahal kita cuman ngobrol biasa aja tiap hari dan dia sopan. Cuman dia akhirnya gak menepati janji untuk datang ke sini dan aku terpukul. Terus aku belajar LoA.

Tapi ternyata aku malah jarang dapat keajaiban lagi, soalnya aku terlalu terikat dengan keinginanku. Dan itu kalo masih terikat dengan keinginan atau kepengen vibrasinya rendah.

Kalo kita belajar LoA, akhirnya kita akan belajar vibrasi juga. Soalnya kita belajar untuk punya mindset yang tepat, mengubah paradigma di alam bawah sadar juga. Bagaimana  perasaan negatif itu vibrasinya lemah, dan perasaan positif itu vibrasinya kuat.

Supaya bisa konsisten di vibrasi tinggi kita mesti vibrasi harmoni. Dan vibrasi harmoni itu saat kita bisa rajin bersyukur sehingga bahagia sampai alam bawah sadar. Bahkan hal tidak menyenangkan bisa ambil sisi yang bisa disyukuri. Memaafkan semua orang yang menyakiti, dan lebih memprioritaskan untuk bergaul dengan orang positif saja.

Sekarang aku sedang mencoba untuk mencapai vibrasi yang harmoni secara lebih stabil."


Jadi begini ya guys... berhubung buku-buku yang membahas LoA itu kebanyakan berbahasa Inggris, kadang ngertiinnya memang perlu punya perspektif sedikit berbeda.

Maksudnya begini... aku, sebagai muslim, mesti menyesuaikan dengan keyakinanku sebagai orang yang beragama Islam, yang aku selalu berdoa dan beranggapan semua datangnya dari Allah. Alam semesta yang disebut di buku The Secret (yang paling fenomenal membahas LoA) itu ciptaan Allah juga. Jadi visualisasi dan afirmasinya perlu dirubah supaya pas.

Pada dasarnya visualisasi dan afirmasi itu kita sendiri yang mengutak-atik supaya pas. Misalnya, visualisasi sebagai muslim sudah diajarkan di buku Quantum Ikhlas. Yah, kayak aku katakan di cerita tadi, membayangkan kayak nyata, bisa menyentuh, bisa membaui, merasa senang, bersyukur mendalam, lalu ikhlaskan pada Tuhan.

Sedangkan masalah afirmasi, mengikuti Bob Proctor yang ngajarin, udah kalimat afirmasi itu satu saja diulang-ulang sampai paradigma berubah. Bob ngajarin salah satu afirmasi (karena dia ngajarin tentang cara jadi money magnet) "Aku bersyukur dan bahagia, uang datang kepadaku dalam jumlah banyak dan bertambah terus menerus". Aku mengutak atik sedikit dengan tetap ada bersyukur dan senang "Alhamdulillah aku bahagia Allah selalu mengabulkan doaku dengan hal yang lebih baik untukku".

Soal let go, ini adalah keyakinan kita pada Tuhan. Kalo kita percaya dan yakin sampai alam bawah sadar Tuhan pasti mengabulkan, kita gak akan kesulitan let go. Misalnya kita membayangkan jadi milyarder, saat ini gaji di bawah 2 juta rupiah sebulan. Kira-kira pikiran menolak gak, ah gak mungkin. Tapi kalo yang terlatih bisa senyum, dan mengatakan uangnya sudah ada, fisiknya belum muncul.

Kalo kita sudah let go, nanti akan muncul intuisi. Nah kita ikuti saja intuisi ini. Saat kita melakukan sesuatu sesuai intuisi, kita berada di flow state, mengalir gak mikir dalem. Versi The Secret namanya inspired action, kayak ceburin ke sungai berarus deras dan kita ikuti saja aliran airnya gak usah melawan.

Hanya saja perlu diingat ada namanya time delay. Time delay ini salah satunya terjadi karena kita masih terikat dengan keinginan sehingga tertunda. Atau bisa jadi karena skill kita memang belum mencapainya. Atau alam bawah sadar yang belum match. Selama delay itu karena perubahan alam bawah sadar, hal negatif yang tertanam muncul, dan sesaat kita akan menarik hal yang bisa membuat down. Kadang malah masalah bertubi-tubi. Kalau kita ingin pekerjaan lebih baik, tiba-tiba kita dipecat tidak hormat gara-gara difitnah teman bukan salah kita. Sampai bimbang, terpukul, makanya perlu menenangkan diri dan tetap bergaul dengan teman yang berpikiran positif untuk menyemangati.

Banyak hal teknis berkaitan dengan LoA ini. Dan yang perlu selalu diingat bahwa,

SELALU BERSYUKUR MENDALAM YANG MEMBUAT BAHAGIA SELAMA PROSES, SOAL TEKNIS BISA MENYUSUL.
Read More

Tujuh langkah praktek Law of Attraction (LoA) bagi pemula

Leave a Comment

Law of Attraction (LoA) adalah hukum yang berlaku bagi manusia termasuk umat beragama

LoA adalah hukum bukan menyembah pada alam semesta atau kemampuan visualisasi.

LoA jadi populer sejak Rhonda Bryne membuat film The Secret dilanjutkan beberapa buku dan daily teaching (aplikasi di google play store).

The Secret mengajarkan berpikir, berperasaan, bersikap positif. Juga bersyukur, visualisasi, bertindak sesuai intuisi untuk mewujudkan keinginan kita.

Dengan mendapatkan hal yang kita inginkan secara positif, kebahagiaan yang didapat selain uang dan lainnya juga hati yang damai.


Melatih untuk bisa merasa senang karena yang diinginkan dirasakan seperti sudah didapat walaupun belum ada

Di film The Secret oleh Rhonda Bryne dijelaskan oleh Jack Canfield tentang visualisasi. "Tetapkan keinginan, yakini bahwa kita bisa, berhak dan mungkin. Tutup mata sebentar tiap hari, rasakan sudah memiliki. Lalu fokus ke hal yang bisa disyukuri, nikmati hari-hari kita. Lepaskan pada Tuhan, yakin Tuhan akan mewujudkan." 

Selalu berprasangka Tuhan akan memberi sama atau lebih baik.

Selain itu juga mesti positif, selaras alam bawah sadar dan kesadaran, serta melakukan tindakan sesuai intuisi.

Powernya ada di perasaan kita. Fokus di merasa senang, soal perbaikan teknik visualisasi bisa menyusul.
"Tetapkan keinginan, yakini bahwa kita bisa, berhak dan mungkin. Tutup mata sebentar tiap hari, rasakan sudah memiliki. Lalu fokus ke hal yang bisa disyukuri, nikmati hari-hari kita. Lepaskan pada Tuhan, yakin Tuhan akan mewujudkan. (Jack Canfield di The Secret)"

Bertindak sesuai intuisi dan memperbaiki kualitas diri

Belajar tentang LoA bukanlah hanya sibuk visualisasi dan afirmasi saja, tapi membutuhkan tindakan. Selain itu diperlukan merubah kebiasaan dengan kebiasaan baru yang baik untuk memperbaiki kualitas diri.

Selalu positif, bersyukur visualisasi, afirmasi, saat pikiran alam bawah sadar selaras dengan kesadaran maka intuisi akan menguat.

Jawaban dari pertanyaan kita akan muncul dari mana saja, bisa dari obrolan orang, artikel yang kita baca, itu pertanda intuisi menguat. Saat intuisi menguat maka lakukan tindakan sesuai dorongan hati. Kalo hati merasa nyaman berarti arah kita sudah benar.
"Fokus merasa senang, soal perbaikan teknik visualisasi bisa menyusul."
Langkah 1. berdo'a dan memiliki akhlak yang baik

Di daily teaching, Rhonda menyatakan bahwa kita bersyukur dan berserah diri keinginan kita pada yang kita yakini termasuk pada Tuhan. Bila di The Secret disebut universe itu karena ditujukan pada semua keyakinan di dunia ini termasuk yang beragama dan tidak beragama.

Bersyukur pada Tuhan, dan yakin berdoa akan dikabulkan Tuhan juga diajarkan di semua agama. Tentunya ditambah akhlak yang baik seperti mudah memaafkan, suka menolong, jujur, bisa dipercaya, dst.


Langkah 2 : menetapkan keinginan

Sebaiknya kita mewujudkan satu hal dulu, mulai dari yang kecil. Ambil keputusan apa yang ingin diwujudkan.

Keinginan itu bisa ditulis secara jelas atau dalam bentuk gambar ditaruh di papan atau buku.

Keinginan jadi kaya tidak disarankan, lebih baik menulis butuh uang berapa dalam waktu berapa lama.

Bila menginginkan pasangan tulis daftar dia seperti apa, perasaan bagaimana kalau ketemu dia (kalau yang muncul berbeda, perlu diketahui pasangan adalah cermin dari karakter kita).


Langkah ke 3 : berpikir, berperasaan, bersikap positif

Pikiran, perasaan dan sikap positif akan menarik hal positif ke kehidupan kita. Sebaiknya banyak bergaul dengan orang-orang positif di sekitar kita dan hati tetap tenang dan damai dalam hal mensikapi respon negatif dari sekitar kita.

Contoh berpikir dan berperasaan positif adalah bila membutuhkan uang kita berpikir dan merasa senang sudah punya uang bahkan berkelimpahan. Berpikir butuh uang hanya akan menarik lebih butuh uang lagi.

Sedangkan sikap positif adalah dengan mempunyai karakter yang baik.


Langkah ke 4 : bersyukur dan visualisasi 

Gratitude (bersyukur) & visualization (visualisasi) adalah proses yang powerful menurut film The Secret. Bersyukur mendalam sampai alam bawah sadar (The Magic, Rhonda Bryne) akan mengarahkan hidup kita jadi lebih mudah.

Sedangkan visualisasi adalah membayang-kan keinginan kita, sebaiknya dilakukan di kondisi sangat tenang dan bisa memuncul-kan perasaan sangat senang. Saat terbaik sebelum atau setelah bangun tidur.

Bila masih kesulitan visualisasi bisa mem-praktekkan di buku Quantum Ikhlas sambil mendengarkan cd bawaan (yang asli).


Langkah ke 5 : let go & let God

Kalimat let go & let God adalah nasehat Bob Proctor pada kliennya dari salah satu cerita beliau di youtube. Lepaskan, pasrahkan pada Tuhan dan yakini bahwa Tuhan akan memberi sesuai yang kita minta atau lebih baik lagi.

Bila kita sudah melepas dan pasrah pada Tuhan (seharusnya konsisten) tidak ada kegalauan lagi. Kegalauan termasuk tidak sabar, gelisah, takut, ragu. Soal proses bagaimana dan kapan biarkan Tuhan yang mengurus, kita hanya meminta hasil akhir.

Kadang kalau kesulitan kita bisa lupakan, simpan daftar atau gambar keinginan kita sibukkan dengan hal lain.


Langkah ke 6 : afirmasi terus menerus

Di buku Think and Grow Rich karangan Napoleon Hill kita disarankan untuk afirmasi terus-menerus untuk merubah paradigma yang tertanam di alam bawah sadar.

Contoh afirmasi yang disarankan Bob Proctor untuk merubah paradigma agar kita bisa menjadi magnet uang adalah SAYA BERSYUKUR DAN BAHAGIA SEKARANG KARENA UANG DATANG KE SAYA DALAM JUMLAH BANYAK DAN SEMAKIN BANYAK TERUS-MENERUS.


Langkah ke 7 : melakukan tindakan sesuai dorongan hati

Inspired action adalah melakukan tindakan sesuai dorongan hati yang berupa intuisi atau insting. Saat kita sudah selalu positif, alam bawah sadar dan pikiran sadar sudah selaras intuisi akan menguat. Kita akan bisa melihat petunjuk untuk mewujudkan keinginan kita.

Petunjuk bisa dari kita tidak sengaja mendengar orang membahas sesuatu, sosial media, majalah, koran, atau mana saja.

Perbedaan melakukan tindakan dengan intuisi atau tidak, tindakan dengan intuisi akan memudahkan mewujudkan segala sesuatunya terasa ringan, sementara tanpa intuisi seperti terasa berat menyibukkan diri untuk mewujudkan.
Read More

Hal penting dari Law of Attraction

Leave a Comment
Buku The Secret adalah salah satu buku terlaris menghebohkan dunia dan banyak di terjemahkan di banyak negara. Diterbitkan pada tahun 2006, dan banyak pro kontra. Apa yang membuat kontra? Di Indonesia itu karena mayoritas muslim, kata universe sedikit mengganggu, apa gak bisa sih kalau berdoa, ikhtiar saja pada Allah? The Secret yang membahas Law of Attraction sama sekali bukan mantra, klenik, ini murni berpikir dan berperasaan positif. Salah satu bentuk ikhtiar agar do'a dan ikhtiar dalam bentuk lain terkabul.

Terus kenapa banyak pro kontra. Kalo memang Law of Attraction itu benar, dan sudah dibuka rahasianya harusnya jarang orang miskin di dunia ini.

Masalahnya adalah mindset orang kebanyakan. Sebagai orang Indonesia kita ini mindsetnya
- untuk dapat uang mesti bekerja keras gak peduli cocok apa enggak perasaan gimana
- kalo sudah dewasa mesti menikah punya anak gak peduli pasangannya sama siapa

Tekanan lingkungan seperti ini membuat hati manusia mati, hidup kayak robot, gak punya perasaan. Ya sudahlah hidup dijalani saja. Sementara The Secret ngajari rahasianya adalah FEEL GOOD.

Di video The Secret di awal diajarkan, ini hukum yang kita pikirkan menarik kejadian yang menimpa kita. Lalu dikasih cara, gimana sih caranya untuk merubah hidup, dijelaskan mulailah dengan mensyukuri yang kalian miliki. Setelah belajar bersyukur dijelaskan visualisasi, bayangkan detil dengan merasa senang karena.. wow sudah dimiliki. Lalu dijelaskan feel good itu mesti dipertahankan, kalau ada kejadian bikin galau, fokus ke hal membahagiakan. Lalu setelah itu mencintai diri sendiri dan seterusnya.

Kalo belajar dari LoA coach, baik dari artikel atau youtube, kita mulai mengerti apa itu musik brainwave untuk menenangkan otak, subliminal musik brainwave dengan afirmasi yang tidak kedengaran ada di frekuensi khusus, afirmasi bicara sendiri salah satu yang efektif di depan kaca, dream book catatan keinginan kita, vision board papan menuliskan keinginan kita.

Baik visualisasi, afirmasi, dream book, vision board, musik brainwave, musik subliminal semua itu hanya alat saja, yang penting adalah FEEL GOOD. FEEL GOOD akan membuat vibrasi kita kuat.

Orang yang masih baru dengan Law of Attraction pasti berpikir, oke, aku mau uang 1 juta. Aku mau membayangkan supaya seperti memegangnya. Itu dilakukan dengan berpikir, sementara yang sudah master dengan visualisasi, akan bisa merasakan wow senengnya rasanya, seperti memegang tekstur uangnya, baunya, gambarannya. Yang sudah master kadang visualisasi sekali dengan perasaan meluap-luap hanya membayangkan saja, lupakan sibuk mengerjakan yang lain dengan sukacita.

Alat untuk manifestasi, seperti visualisasi juga ada triknya. Petunjuknya singkat, tapi untuk menguasai memang perlu membaca banyak artikel visualisasi yang baik bagaimana. Stepnya singkat, tapi menguasai visualisasi perlu latihan
- tutup mata
- bayangkan detil gunakan panca indra seperti memegang, mencium bau dan lainnya
- rasakan seperti nyata dengan perasaan senang
- lepaskan keinginan rasakan bahagia seperti sudah memiliki bila perlu lupakan fokus ke hal lain
- bila ada insting atau dorongan melakukan sesuatu, lakukan

Seperti dijelaskan tadi, visualisasi hanyalah alat saja. Bila memang bisa membayangkan dengan jelas plus merasa kebahagiaan meluap-luap itu cukup satu kali. Seterusnya boleh lupakan, sibuk melakukan hal lain. Tapi bila visualisasi bisa membuat kita bahagia, silakan lakukan setiap hari.

Afirmasi juga hanya alat saja. Liat depan kaca, katakan pada diri sendiri, hey kamu menarik, kamu membuatku jatuh cinta. Kalo setiap mengaca tanpa afirmasi kita sudah bahagia melihat diri sendiri, berbunga-bunga, mencintai diri sendiri apa adanya, tidak perlu afirmasi lagi.

Bagaimana caranya agar feel good. Rajin bersyukur, apapun yang kita miliki. Doakan kebaikan bagi siapapun bahkan yang menyakiti kita, minimal didoakan dapat hidayah. Memiliki hati penuh cinta bisa bersikap lembut pada orang lain. Rajin berbagi pada yang membutuhkan sekitar kita, semampu kita sajalah. Milikilah hobi, lakukan itu. Bekerjalah sesuai passion bila memungkinkan, bila tidak, berarti mesti membayangkan ingin kerja apa yang cocok, tapi pekerjaan sekarang disyukuri.

Kalo anda pembaca pro dengan Law of Attraction, semoga bermanfaat. Bila anda pembaca yang kontra, saya pilih tidak mendiskusikan dengan anda ya. Karena Law of Attraction memang berbeda dengan mindset kehidupan yang kita jalani selama ini...
Read More

Pengalamanku kenalan ma cowok online

1 comment
Sebetulnya aku itu pengen punya pasangan satu saja. Bisa disayang dan menyayangi sampai tua. Tapi seperti situasi membuatku mesti punya beberapa mantan.

Aku mau awali dari cerita ini. Tahun 2003 aku dideketin cowok. Dia punya indra ke 6 dan setelah ketemu dia aku tiba-tiba menganggap dia yang paling benar, semua salah. Dia bisa membaca masa lalu dan masa depan. Awalnya oke, aku percaya omongannya dia. Tapi setelah 2 tahun mulai sering menangis gak jelas. Kayak ada yang salah. Tahun 2009 aku ketemu temen-temen SMP di Facebook. Dan salah satu temenku yang kerja di Malaysia bilang... kamu diiket gaib bentuknya kayak ular. Dan tiba-tiba si cowok yang di Bogor ini marah-marah bilang, kamu selingkuh ya pacaran sama temen SMP kamu ya. Endingnya, aku minta putus sama yang di Bogor ini. Cerita temen di Malaysia sih... mereka berantem jarak jauh sampe monitor laptopnya pecah.

Nah, tahun 2009 seorang temen di Australia bilang. Ini temen lama cewek. Mbak, kamu masih dikirimin aura jahat lho di sekeliling kamu. Aku liat mantan cowok kamu gak terima kamu ninggalin dia. Dia bikin cowok yang deketin menjelang ketemuan akan ninggalin biar mbak frustrasi.

Emang bener sih... tahun 2010 aku coba ngedate sama cowok temen lama gitu. Tiba-tiba ngilang aja bilang kalo dia migrain kalo inget aku. Itu alasannya. Aneh banget.

Tahun 2010 juga Merapi meletus, aku ngurung di kamar dan mulai ngeblog. Awal tulisan, aku nulis tentang hidup itu apa menurut Islam dan hadis. Semampuku tentunya. Ditambah datengin pengajian, untuk lebih paham lagi.

Nah, abis nulis blog tentang Islam aku suka mimpi tentang padang pasir. Itu dalem banget mimpinya, dan aku mulai penasaran banget untuk lebih tau tentang daerah padang pasir itu gimana.

Cowok yang pertama kali aku kenal itu, bukan mantan tapi, cuman cukup mengagetkan, dia itu pembuat film di Dubai. Aku sempet sekali video call. Terus aku bikin nama palsu di BBM pake foto lama tanpa hijab. Sama anehnya, dia ngajak nikah baru saja kenal. Itu pertama kali aku kenal cowok Arab. Tentunya aku terkaget-kaget ya... Dia menggambarkan dirinya orang baik dan jujur. Tentu saja gak jujur, lah... pas iseng dia bisa ajak nikah si A, nanti si B, si C dan seterusnya... katanya serius, tapi gak dinikah juga. Orang sakit dia tuh.

Terus gabung dating site, sekitar 2012 ketemu keturunan Syria tinggal di Amerika. Dia cerita hidupnya susah semenjak dipecat dari perusahannya sejak kejadian 911. Tau gak, bertahun-tahun kemudian, tahun 2016, anaknya mengunjungi Indonesia pertukaran pemuda. Aku coba kirim surat pengen tau kabar bapaknya malah diblock.

Kenalan sama keturunan Pakistan di Kanada. Udah merencanakan mau ketemuan, tau-tau ngilang gitu aja tanpa pamit. Ya... aku ngeadd keponakannya di Facebook dan tahun 2016 katanya barusan nikah sama keturunan Pakistan juga.

Ada cowok Pakistan lagi di Australia, tapi ini orangnya suka ngilang. Beberapa hari chat, ilang, 6 bulan lagi ngajak ngobrol lagi. Udah tau gitu aku kepikiran banget sama dia. Tahun 2015 waktu aku suka kenalan sama orang-orang indigo, setiap kali ketemu yang ngaku bisa terawang aku nanyain soal dia. Aku selalu bilang.. secara logika aku tau gak usah mikirin mr A ini. Oke, inisialnya A memang. Tapi dia itu nemplok di pikiranku terus. Temen-temenku indigo bilang kalo dia punya kebiasaan buruk. Banyak pacarnya, gitu. Tapi aneh memang, dia tiap beberapa bulan kirim kabar ke aku. Aku mencoba berusaha menganggap teman aja, kalo muncul ya ngobrol biasa, gak ke arah serius.

Abis itu ada cowok Aljazair. Seperti tipikal cowok keturunan Arab, abis kenal ajak nikah... wkwkwkwk. Tapi beberapa bulan hilang. Itu di tahun 2014. Eh di tahun 2016 dia muncul lagi. Aku sudah gak banyak bergaul dengan komunitas indigo, soalnya dulu dimintain uang mulu. Aku menahan diri gak nanyain dia. Tiba-tiba ada temen indigo dari India yang dalem terawangannya muncul pas aku abis motret Aljazair ini. Katanya, cowok Aljazair ini baik, cuman plin plan dan gak bahagia.

Yang kulit putih ada juga, keturunan Argentina di Kanada dan Amerika. Mereka pernah berantem di facebook aku.. wkwkwkwk... Kayak gimana gitu, aku bikin status ada 2 bule berantem, bilang aku pacarnya Amy... huahuahua... pacar gimana, ketemu juga belum. Baru chatting doang. Tersanjung tapi abis itu aku ribut sama dua-duanya.

Aku sempet deket sama yang di Amrik. Tadinya awalnya komitmen berteman. Lagian beda agama. Tapi endingnya... aku mulai mimpiin dia berapa kali dan mulai kangen, soalnya ngobrol dan bercandanya intensif banget. Sampe di titik tertentu dia marah dan ngilang. Aku sempet sedih banget. Aku stalk dia di grup Facebook bahasa Inggris. Tapi akhirnya aku mulai tenang lagi dan gabung ke grup gosip acara TV di Facebook yang dia bikin. Sejauh ini setau aku, aku satu-satunya cewek Indonesia di situ, kebanyakan member orang Amrik. Dulu pas bikin grup itu aku ngikutin prosesnya dimasukin ke grup moderator, jadi aku tau... si creator bikin beberapa akun untuk komen. Dan aku yakin dia tau aku walaupun aku pake akun nama lain bukan nama aku asli.

Yang di Kanada... ini hubungan sulit. Setahun chat intensif, tapi dia bahasanya kasar dan suka maki-maki. Kalo marah ngajak putus, maki-maki gak mau ngomong. Setelah 2 minggu ngajak ngomong lagi tapi aku udah males banget.

Tahun 2017 memang tahun mengejutkan. Setelah tahun 2016 aku mau seriusin sama cowok Pakistan yang gak taunya ngeblock aku di WA. Terus memutuskan oke lah mau ketemuan sama yang di Aljazair kasih kesempatan kedua. September bilang mau ke Indonesia. Januari bilang gak jadi soalnya ibunya gak setuju dia sama non Aljazair. Maret ngajak video call lagi katanya kangen. Terus ilang lagi. Dan dia menginspirasi aku untuk memperdalam belajar Law of Attraction sejak awal Mei. Mencoba visualisasi dia selama 3 bulan akhirnya muncul lagi akhir Juli. Mengatur ulang jadwal ketemuan bulan September. Seminggu menjelang mau berangkat dia pamit lagi ditelpon ibunya gak boleh ketemu aku. Aku marah besar bilang... kamu itu selalu bilang DESTINY... tau gak kalo kamu mau berdo'a sungguh-sungguh dan ihtiar Allah akan mengabulkan do'a dan nasib kamu berubah. Dia remove aku di Skype.

Aku gak bergaul dengan indigo-indigo lagi sekarang, jarang nanya-nanya lagi. Masih ada sih temen indigo tapi gak banyak. Tapi kita fokus untuk proyek sosial bukan terawang sana sini. Kalopun ngeliat sesuatu untuk hal yang emergency sifatnya membantu orang. Walau ada yang sempet bilang nanti aku akan ketemu seseorang yang pas di tahun 2018.

Aku juga bersyukur akhirnya memperdalam soal Law of Attraction. Dan akhirnya aku yakin itu bukan hal yang bertentangan dengan Islam. Itu sugesti kepada diri sendiri untuk mempermudah mencapai hal yang duniawi, supaya sesuai dengan Islam tinggal ditambahkan basmalah dan alhamdulillah, juga ibadah sesuai ajaran Islam tentunya. Sebetulnya Law of Attraction gak jauh dengan istilah Positive Thinking, hanya pendekatannya berbeda, ada cara tambahan rileks, visualisasi lalu membayangkan yang diinginkan kesampaian, plus selalu bersyukur dan berprasangka baik pada Tuhan, di Islam tentunya Tuhan di sini adalah Allah SWT.

Mana yang aku paling suka... aku menyayangi semuanya, mereka punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sekarang ini aku kepikiran sama yang di Aljazair tapi aku mendo'akan yang baik untuk dia, semoga semua berbahagia. Walaupun pernah ngeselin banget ke aku, tapi orang bisa berubah kok, dan yang penting dia bahagia dan sehat selalu. Ditinggalin orang-orang yang pernah deket sama aku, gak mau ngobrol sama aku lagi padahal udah saling membuka diri panjang lebar.

Dan untuk berteman lagi gak mungkin, daripada terseret ke masa lalu malah jadi gak enak. Kenapa sebaiknya gak ketemu mantan sekalian, soalnya kalo sudah punya pasangan bisa berpotensi selingkuh. Dulu dia ada sisi baiknya yang bikin rasanya dalem gitu, ada sisi kurang yang bikin gak bisa jadian. Kecuali bener-bener gak ada rasa apa-apa... malah gak papa... tapi jarang. Dan itu mungkin alasannya kenapa susah datengin pernikahan mantan...

Law of attraction itu adalah hukum yang terjadi di dunia ini tapi banyak dari kita tidak menyadarinya. Disebut law of attraction karena yang kita pikirkan akan menarik hal itu terwujud jadi nyata seperti magnet. Banyak yang tidak menyadari bahwa selama ini kita berpikir lebih banyak hal yang tidak kita inginkan sehingga keinginan kita tidak menjadi kenyataan. Dengan mengontrol pikiran kita, maka kita akan menarik yang kita inginkan mewujudkannya nyata.

Proses untuk menjadi nyata itu melibatkan berpikir, berperasaan, bertindak. Dimulai dengan membayangkan secara detil, seperti nyata. Lalu kita melibatkan perasaan kita saat memikirkan dengan rinci tadi. Setelah itu kita menggunakan insting untuk bertindak, yang berarti kita menguatkan insting, dan keberanian untuk melakukan tindakan setelah kita mendapatkan ilham. Perwujudan akan menjadi nyata saat kita berada di frekuensi penerimaan. Syarat agar kita berada di frekuensi penerimaan, kita yakin, tanpa ragu, menyayangi diri sendiri, mencintai sesama, bersyukur dengan segala hal yang kita miliki.

Teori bisa dibaca, tapi yang perlu latihan bagi pemula agar bisa berada di frekuensi penerimaan. Pengarang buku The Secret berikan trik-trik bagaimana mengatasi masalah, dan grup Whats App Law of Attraction Basic membahas hal itu.

Cara mendapatkan pasangan dengan mempraktekkan Law of Attraction
Bagi yang ingin bergabung dengan grup Whats App membahas tentang basic pengertian dari The Secret, ini linknya

https://chat.whatsapp.com/AL7Y0R1rKnd4rp6QytMJ2t 
Read More
Previous PostOlder Posts Home