Friday, November 19, 2010

Indigo

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Setelah sekian lama memendam uneg-uneg selama lebih dari 6 tahun terakhir ini, saya ingin mengungkapkan masalah indigo.

Dari blog  Kick Andy yang membahas indigo sebelum Mama Laurent meninggal, dikatakan orang indigo adalah orang yang punya bakat khusus, bisa melihat masa lalu dan masa depan. Selain itu juga bisa melihat aura orang lain. Masalahnya harus hati-hati, bila tidak dijaga kebersihan hati bisa dimanfaatkan oleh kekuatan jahat.



Pembahasan kebersihan hati itu menyeluruh, selain rajin ibadah juga kuat menahan diri, bertahan melakukan hal yang lurus sesuai ajaran agama.

Tapi sayangnya, ternyata menurut ajaran Islam, melihat masa depan hanyalah trik setan saja. Setan melihat masa depan yang seharusnya tidak boleh dilihat, tapi mereka ngintip, lalu lari dari api yang dilemparkan bagi pengintip dan membisikkan pada manusia yang katanya indigo itu. Makanya ramalan indigo kadang tepat, lebih sering tidak pas.

Bagaimana saya berani mengungkap orang indigo ini, karena saya pernah mengenal dan dekat sekali orang dengan bakat indigo.

Melihat masa lalu dan masa depan sepertinya menarik ya, kayak orang sakti. Masalahnya awalnya sepertinya menyenangkan tahu lebih banyak dibandingkan orang lain. Tapi ke belakangnya, ada pengorbanan yang mengagetkan dan bikin hidup lebih sengsara. Karena no free lunch, setan minta ganti rugi atas jasanya. Belum lagi, nanti saat azab kubur yang menyakitkan dan dosa syirik (menyekutukan Allah) yang dilaknat Allah kemudian masuk neraka paling dalam.

Lebih baik ikhtiar dan tawakalm menyerahkan semua pada Allah. Insya Allah dengan tawakal dan memperbaiki keimanan rejeki semakin lancar, dan kebutuhan lahir batin akan terpenuhi...

14 comments:

  1. amankan pertamax dulu, sebelum habis :D

    baru baca-baca.. hmm

    ReplyDelete
  2. gantian mau amankan pertamax postingannya mas darin

    ReplyDelete
  3. Ya, bener tu. Saya pernah juga kenal dengan orang seperti itu, dan keliatannya dia stres berat karena sulit menanggung visual2 yang diterimanya, padahal dia sendiri tak menginginkannya.

    Lebih baik yg normal2 saja deh :)

    ReplyDelete
  4. kalo saya belum pernah kenal dengan orang kayak gitu tapi kalo yang melalui proses tertentu banyak :)

    ReplyDelete
  5. Tapi kalau kita dapat firasat atau mimpi tentang kejadian masa depan. Kalau yang seperti itu bagaimana ya?..

    ReplyDelete
  6. @ mas Darin, sebetulnya semua orang punya bakat Indigo. insting untuk melihat ke depan. Kayak mas Darin yang membayangkan apa ya yang disukai blogger untuk dibaca, info apa yang bagus buat mereka. cuman gak nyadar aja, hehehehe. pernah ngalamin ruwet karena terlalu banyak artikel, quotes dan kata2 yang pernah dibaca ngumpul di otak kan?

    untuk teman yang punya visual, karena indigonya kuat ke arah gaib. untuk mengatasi beban sebaiknya ke seseorang yang paham agama dan tau tentang gaib. dari yang aku pahami (aku gak bisa liat gaib loh), da'i, ustad, kyai, tidak semuanya mau membahas gaib. jadi yang bisa menuntun yang menjalankan lurus ajaran agama dan bisa melihat gaib.

    beban indigo yang kental gaib itu dunia akhirat, seperti di Kick Andy, bisa dimanfaatkan kekuatan jahat sebagai perantara alam gaib dan dunia manusia

    ReplyDelete
  7. @ mas Andi Sakab, kalo ada orang mencoba pasang kemenyan agar bisa ngeliat gaib, waaaah... dia gak nyadar, pikirnya bisa manfaatin jin. ujung-ujungnya jinnya yang manfaatin dia. cuman kalo ada orang sudah ngotot itu memang gak gampang ngasih taunya. tugas kita cuman berusaha ngasih tau, kalo gak direspon kita do'ain dan jangan jadi beban pikiran kita (kecuali saudara dekat loh). wong urusan kita sendiri masih banyak...

    beda urusannya kalo terpaksa minta bantuan karena ada saudara yang kesurupan, dan gak tau caranya ngobatin. ya itu, nyari orang yang bisa kasih bantuan tapi bener2 lurus ajaran agama Islamnya.

    ReplyDelete
  8. Assalamu'alaikum Ning Ami
    Indigo atau apapun istilahnya saya kurang begitu ngerti bagaimana semua ini bisa dialami oleh sesorang. Padahal hal ghaib hanyalah milik Allah.
    Mungkin benar kata Ning Ami bahwa semua ini adalah sebuah ujian yang dilakukan oleh punggawa-punggawa pengintip kabar berita langit.

    ReplyDelete
  9. @ mbak Lilis, saya juga punya cerita masalah mimpi. mimpi itu bunga tidur, tidak bermakna apa-apa katanya. saya waktu masih kuliah belajar membaca Al Qur'an, tapi setelah lulus saya tinggalkan karena sibuk mengurus anak-anak.

    saya sering mimpi lagi di bangku sekolah. di sekolah itu saya dikatain kamu itu sekolahnya gak bener. saya bangun dengan rasa terpukul. sampai saya ke ruang tamu melihat foto saya pake toga.

    setelah saya belajar Al Qur'an, Alhamdulillah saya tidak mimpi itu lagi. Kebetulankah?

    ambil mimpi yang baik-baik saja. mimpi bisa saja petunjuk, syaratnya kita sudah melaksanakan sholat malam atau sholat istikharah.

    sekarang saya sering mimpi gak jelas maknanya. wong saya masih belajar Agama Islam lagi, jadi masih yang belum saya pahami. wajar saja...

    ReplyDelete
  10. @ john terro, masa muda pencarian jati diri adalah masa paling berbahaya loh. suka ngeliat wajah ato film dengan cewek cakep korea ato jepang boleh.

    adik ipar laki2 saya yang tinggal bertaun2 di jepang bilang, cewek jepang gak menarik dan sekuler. sedikit2 coba membayangkan cewek yang sholehah, bisa menjaga kehormatan. gak maksa kok... pelan-pelan aja. soalnya tambah berangan2 cewek sipit, makin jauh dari jodoh... (bapak-bapak lebih berkompeten membahas ini...)

    ReplyDelete
  11. @ pak Djangan Pakies. Walaikum salam. saya hanya menyampaikan komentar guru ngaji saya soal, pengintip berita masa depan di langit ini.

    masalah orang yang indigonya kuat dan dia merasa perlu membagikan yang dilihat kepada orang lain. saya rasa si indigo ini melihat jauh lebih banyak dari yang kita bayangkan. dia sudah berusaha hanya membagikan sebagian kecil saja dari yang dilihatnya karena tidak nyaman.

    orang yang rajin melakukan shalat akan mendapat petunjuk, dan itu halus sekali seakan-akan dari pikirannya sendiri.

    semua kebaikan adalah dari Allah, dan kesalahan dari manusia. ucapan dari pembicara di masjid setelah selesai khutbah seperti ini bukan basa basi...

    Wassalamualaikum Wr. Wb.

    ReplyDelete
  12. daLam cara pandang paranormaL, memang seLaLu haL tersebut yang di dengung-dengungkan.
    saya paham dengan pendapat Mbak Ami di atas, yakni dengan mempertebaL niLai-niLai keimanan maka dengan sendirinya aura tersebut akan tercermin.

    ReplyDelete
  13. ndak usah neko2 ae, bisa napas mpe sekarang aja syukur alhamdulillah.

    ReplyDelete