Sunday, May 29, 2011

Dapat hidayah

Ada temenku bilang, Alhamdulillah kamu dapat hidayah dari Allah Mi. Aku sendiri merasa kata hidayah terlalu tinggi buatku. Kayak Allah memberi hadiah pada manusia yang dicintai Allah. Moga-moga benar kata temenku, dan aku tetap bisa mempertahankan hidayah ini. Untuk bisa merasa nyaman saat beribadah mendekatkan diri pada Allah dan menjalankan perintah-perintah Allah.

Perenunganku adalah, kenapa ada yang dapat hidayah ada yang enggak. Temen-temenku yang memusuhi aku selalu merasa mereka itu orang baik. Misalnya ada temenku SMP seorang pengusaha yang bilang ke aku gini, bahwa dia baik banget sama keponakannya, deket sama karyawannya (tapi disarankan nikah sama keluarganya gak mau karena merasa hidupnya tambah susah, gak bebas). Atau ada temenku dokter spesialis, seorang cowok masih jomblo juga bilang kalo dia Islam taat, tapi ngobrol soal Islam gak paham. Alasannya sibuk dengan seminar ini itu, kalo disarankan memperbaiki ibadah malah tersinggung milih musuhan sama aku.

Manusia yang dapat hidayah itu takut pada Allah. Manusia yang beriman dan bertakwa menurut Islam adalah manusia yang gemetar saat mendengar ayat Allah. Di buku 7 KEAJAIBAN REJEKI karangan Ippho, Ippho menyatakan bahwa Al Quran itu susunan kata, huruf, itu luar biasa, komposisinya menakjubkan. Tidak mungkin Al Quran itu buatan manusia, Al Quran itu jelas firman dari Allah.

Kisah Nabi Yusuf yang tidak mau melayani wanita cantik (padahal nalurinya pengen juga) karena takut pada Allah adalah contoh manusia yang mempertahankan keimanan. Aku pernah baca, bagian tubuh yang menahan diri untuk tidak melakukan kejahatan karena takut pada Allah akan dihindarkan dari api neraka.

Jadi tiap ada godaan untuk melakukan kejahatan, misalnya aku ambil makanan diam-diam di toko di sekolahanku kerja terus gak mau bayar, orang yang mendapat hidayah pasti tidak mau melakukan karena takut pada Allah.

Berbuat kebajikan walau dikasari orang-orang, siapa takut. Sebaliknya berbuat jahat sekecil apapun takut karena Allah itulah ciri-ciri manusia yang beriman dan bertakwa...

10 comments:

Elsa said...

iya Mbak, beruntunglah mereka yang mendapatkan hidayah...
semoga aku juga dapet hidayah ya Mbak

John Terro said...

wew ... :)

Anonymous said...

from Mundi :

kalo ada orang yg berniat meningkatkan ibadah tapi menundanya, apakah ini termasuk belum dapat hidayah mbak ?

TUKANG CoLoNG said...

bentar dulu, mbak punya karyawan? wah saya kok belum tahu ni..usaha apa mbak? udah keren aja nih mbaknya.. XD

Darin said...

Hidayah, hmm saya suka mengistilahkan itu dengan pencerahan batin. Kondisi dimana kita secara spiritual menyadari peran kita sebagai ciptaan Yang Kuasa. Dan efeknya kita jadi seperti 'takluk' dan tunduk kepada perintah-Nya..

Semoga kita termasuk yang selalu diberi hidayah oleh-Nya. Amiiin.

Ami said...

@ Elsa, mbak Elsa Insya Allah sudah berusaha jadi sholeha sudah dapat hidayah. Tinggal mempertahankan...

Ami said...

@ John, komit gak mau pacaran dulu ya, hahaha... Nyanyi ah... teguh kukuh berlapis baja...

Ami said...

@ Mundi, shalat lima waktu, puasa di bulan ramadhan, zakat, itu wajib. Yang dapat hidayah Insya Allah menjalankan sebaik-baiknya. Kalo ibadah sunat, tergantung pekerjaan dan tugas kita. Bila tidak bisa ditinggal, tidak usah dikerjakan. Masih banyak pilihan ibadah sunah yang bisa dikerjakan. Menghindari dosa besar sudah pasti, jujur kalo dosa kecil aku masuh banyak melakukan, soalnya ngomongin orang, marah itu dosa juga. Makanya selalu beristighfar...

Ami said...

@ Tukang colong, yang aku bilang karyawan itu temenku. Di sekolah emang banyak karyawan, tapi pemili sekolah ini ibuku, bukan aku...

Ami said...

@ Mas Darin, amin...