Friday, May 27, 2011

Ruqyah

Beberapa hari yang lalu ada seorang temenku yang tinggal di Jakarta ke Jogja berangkat pagi pulang sore. Dia cerita sama aku dia diruqyah sama pembimbing umroh yang tinggalnya di Jogja.

Temenku ini sedang sakit yang sulit dijelaskan. Setelah dia diruqyah dia cerita sama aku, dia ikhtiar untuk kesembuhan penyakitnya.

Menurut Islam, sebetulnya ruqyah tidak hanya untuk menghilangkan gaib yang menempel di tubuh, tapi juga penyakit fisik.

Aku belum pernah melihat langsung kegiatan ruqyah ini. Pernah ngeliat di tivi sih, dibacain ayat Al Qur'an dan orangnya muntah-muntah.

Seberapa perlunya ruqyah ini? Menurut ustadku di Bogor, sebetulnya kalo memang mampu, lebih baik berusaha untuk meningkatkan iman dan taqwa tidak usah di ruqyah. Ada hadits menyatakan, seorang muslim tidak usah minta diruqyah, karena saat hari akhir yang pernah diruqyah terhalang untuk masuk surga tanpa hisab.

Sebaik-baik manusia adalah yang bertaqwa, tingkatkan iman dan taqwa pada Allah azza wa Jalla agar bisa mengatasi gangguan pada tubuh kita sendiri...

5 comments:

  1. from Mundi :
    daripada ragu, sebaiknya kita tak usah melakukan rukyah....cari cara lain menyembuhkan penyakit

    ReplyDelete
  2. aku pernah liat dari luar aja mbak dulu di Mushola depan rumahku yang di Jawa...yang diruqyah banyak, rata2 anak-anak remaja gitu...pada muntah2, trus idungnya ngeluarin lendir mirip ingus...

    ReplyDelete
  3. lagi pada beleran kali mereka .... hahahahahahaha... :D

    ReplyDelete
  4. hiii... ngeri ah Mbak..
    nanti malah bisa syirik tuh

    ReplyDelete
  5. heummm saya malah ga tau persis ruqyah itu yg bagaimana..

    ReplyDelete