Monday, July 11, 2011

Kalo bermasalah dengan TTM

Aku bukan ngebahas Teman Tapi Mesra, tapi aku akan ngebahas Tau Tapi Males. Ada seorang temenku pernah bilang ke aku kalo dia tau bahwa muslim yang baik seharusnya shalat lima waktu, masalahnya dia berpikir itu hal yang bisa ditunda, atau nunggu semacam hidayah turun, dan tiba-tiba ada semacam kekuatan besar yang membuatnya bisa menjadikan dirinya ringan untuk menjalankan shalat 5 waktu.

Shalat 5 waktu tidak selalu diterima oleh Allah. Walau para ulama selalu mengingatkan supaya shalat 5 waktu, ditambah shalat sunat akan lebih baik, walau getarannya belum nyampe ke hati. Soalnya kalo shalat dengan benar, itu rasanya mau nangis... ada getaran-getaran alam semesta yang sampai ke hati kita. Aku sendiri masih berusaha untuk bisa shalat dengan benar. Bila kita shalat untuk ditunjukkan ke orang lain, shalatnya tidak diterima Allah. Punya jimat yang membuat kita jadi punya kekebalan tubuh misalnya, shalatnya juga tidak diterima Allah, dan lain-lainnya...

Agar getaran semesta nyampe ke hati, maka hati kita mesti dibersihkan. Seperti halnya Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam dicuci hatinya dengan air zam-zam oleh malaikat jibril. Cara membersihkan hati kita, gantikan kejahatan besar/kecil dengan kebaikan. Seperti misalnya iri,  dengki, sombong,marah, kikir diganti menjadi kasih sayang, sabar, rendah hati, murah hati.

Apa kita pikir yang jahat adalah para pembunuh, pemerkosa, perampok? Kita semua punya banyak dosa, karena sering menyakiti orang lain tanpa kita sadari. Apakah para sahabat Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam masuk surga karena amal shaleh mereka? Semua amal shaleh belum cukup untuk masuk ke surga, semua karena keridhoan Allah, bila kita mau berusaha untuk melakukan ajaran Islam yang benar.

Seharusnya sebagai manusia saling menyayangi, tidak saling mengolok-olok. Bukan berarti semur hidup manusia harus beribadah, karena saat mencari nafkah mesti digunakan untuk berbuat baik misalnya membantu orang lain, mudah memaafkan, dan mengingatkan tentang kebaikan. Kemauan untuk menjadi lebih baik di mata Allah sangat dihargai, bahkan sebuah niat baik sudah mendapat pahala, sedangkan niat buruk tidak dicatat. Bila niat baik itu dilakukan, akan mendapat pahala berlipat-lipat, sedang niat buruk baru mendapat dosa bila dilakukan.

Jadi memang perlu menghindari TTM, karena untuk bisa masuk surga, tidak hanya dengan shalat lima waktu dan ibadah lain, tapi juga dengan kebersihan hati yang diwujudkan dalam kebaikan...

2 comments:

Eks said...

yang sholat aja belum tentu dapet pahala ya mbak. gimana yang ngga sholat. :D

r10 said...

sholat khusyu aku masih sulit, pikiran sering terbang kemana-mana :toe: