Maaf artinya menghapus tanpa bekas

Monday, August 29, 2011

Menurut Quraish Shihab, di Al Quran kata maaf berarti menghapus tanpa bekas. Bukan seperti bahasa Inggris kata sorry yang artinya menyesal, lebih tepat kalimat apologize yang artinya permintaan maaf atau forgive yang artinya maafkan. Bila sudah memaafkan, berarti kejadian lama sudah tidak ada lagi. Bukan hanya ditutup, tapi sudah menghilang. Seperti iklan obat sakit kepala jadul "sudah lupa tuh". Setelah hilang kesalahan yang lalu, maka membuka lembaran baru, untuk memperbaiki diri bersikap yang lebih baik.

Orang yang sulit memaafkan biasanya karena ego saja, tidak mau disalahkan. Bila aku memutuskan tidak menghadiri acara di suatu komunitas karena selama ini mereka menyampaikan pesan ke aku bahwa "kalo ada Ami suasananya jadi gak enak". Jadi aku memilih mengundurkan diri agar sampai suatu saat mereka benar-benar mau membuka hati untuk bisa memaafkan dengan tulus bukan basa-basi. Menurutku kalo tidak mau berteman Facebook denganku sudah menunjukkan tanda bahwa tulisanku telah membuat mereka tidak nyaman, apalagi kehadiranku.

Maaf dengan sebenar-benarnya menghapus tanpa bekas dan membuka lembaran baru adalah perintah Allah untuk umat Islam, termuat di Al Quran. Semoga kita bisa lebih mudah minta maaf dan memaafkan. Menghapus kesalahan tanpa ada luka lagi, membuka lembaran baru dengan bersikap lebih baik. Semoga amal ibadah kita di bulan Ramadhan ini diterima Allah, mohon maaf lahir dan batin...

1 comments

  1. Segenap Keluarga Besar Ejawantah's Blog mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1432 H.Taqobballahu Minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin.

    Semoga segala amal perbuatan kita di bulan suci Ramadhan diterima disisi Allah SWT dan kembali kepada fitrahnya.

    Seiring salam dengan kerendahan hati kami berharap sudikiranya sahabat menjemput kartu ucapan dari kami di
    http://ejawantahnews.blogspot.com/2011/08/kartu-lebaran-idul-fitri-1432-h-untuk.html#comments

    Sukses selalu dan salam untuk keluarga.
    Salam
    Ejawantah's Blog

    ReplyDelete