Monday, August 8, 2011

Menghilangkan energi negatif yang membuat gelisah

Bicara memang jauh lebih mudah daripada menjalankan. Beberapa kali aku menulis tentang energi negatif dan cara mengatasinya dan kali ini aku terjangkit lagi dengan energi negatif. Seorang temenku menyarankan untuk menghilangkan energi negatif dengan hypnoterapi, tapi kita membutuhkan bantuan orang lain untuk menghipnotis kita. 

Buku Quantum Ikhlas menyarankan mendengarkan gelombang alpha sambil relaksasi. Karena manusia berada di  posisi wenak (pewe) saat gelombang yang memancar dari tubuhnya di gelombang alpha. Bagaimana bila sedang di pasar, apa bisa mencari gelombang alpha? Sedang berada di pasar tiba-tiba merasa kalut. Biasanya kalo sedang gelisah sulit untuk memulai mencari jalan keluar. Soalnya males ngapa-ngapain. Makan tidak enak, tidurpun tak nyenyak, apa-apa tidak enak. Yah, barangkali kali ini aku mesti ngerasain energi negatif ini biar bisa nulis tentang hal ini di sini, hehehehe...

Pernah aku gelisaaah banget, nulis status di Facebook jadi ngaco. Sampe di SMSin temen, omong apaan kamu tuh. Dan aku memutuskan untuk deactivate account Facebookku, sekalian intropeksi supaya tidak lagi menuliskan hal yang tidak mengenakkan. Kata temenku yang bijak, katanya kalo gelisah ngadem aja minum es cendol, tarik napas. Tapi aku gak begitu suka es cendol, sukanya es kelapa muda tanpa gula.. (hmmmm, jadi pengen beli kelapa muda tapi males buat berangkat, tuh kaaan.... pengen tenang tapi berat ngejalanin).

Okeeee.... menguatkan diri untuk relaksasi sambil membayangkan yang indah-indah. Membayangkan sedang ada di gunung, dekat dengan pohon-pohon yang hijau, ada air terjun gemericik di situ. Suasana yang menyenangkan. Sambil berpikir tentang kebesaran Allah, dunia yang begitu mengagumkan. Kenapa ada orang menjahati kita, karena mereka belum tahu. Mereka yang menyakiti hati orang lain belum tahu bahwa kejahatan kecil di dunia fana ini berdampak besar saat di akhirat. Bersikap sabar adalah yang terbaik, karena Allah akan bersama orang yang sabar. Berusaha bersabar dengan tidak emosi dan terburu-buru. Setelah itu mensyukuri semua nikmat yang telah diberikan oleh Allah. Masih punya kesehatan, keluarga yang menyayangi, tempat tinggal yang layak dan pekerjaan dengan lingkungan yang Islami. Alhamdulillah... 

Berbuat kebaikan walaupun orang itu menyakiti hati kita. Menghindari orang bila berpengaruh buruk pada kita, hanya memilih untuk dekat dengan orang yang mengingatkan kebaikan. Selalu mendekatkan diri pada Allah dengan berdzikir setiap saat...

3 comments: