Sunday, September 25, 2011

Bincang-bincang tentang pertaubatan

Kemarin ada teman lama yang ngontak aku entah maksudnya katakan dia B, dan aku A (ini kejadian nyata, telah diedit seperlunya)

B : tambah lama kamu tambah ngaco

A : ngaco gimana

B : kasian kamu, cara berpikirmu tidak sehat

A : siapa yang perlu dikasiani, kamu pikir, dengan shalat 5 waktu cukup masuk surga?

B : emang kamu yakin bakal masuk surga?

A : ikhtiar dengan belajar, mengamalkan Al Quran dengan tafsirnya

B : aku juga sedang belajar, menurut hadits belajarlah sampai ke negeri Cina

A : kamu belajar hal duniawi, untuk akhirat belajar dari Al Qur'an

B : kamu dulu pernah hidupnya gak bener

A : Ramadhan artinya pelebur, sesudah melebur dosa, kembali ke fitrah jiwa suci tanpa dosa

B : peleburan dosa kok kayak versi penebusan dosa agama lain

A : Allah mengampuni dosa-dosa hamba Allah yang bila bertaubat sungguh-sungguh, lebih cepat lebih baik, dan terutama di bulan Ramadhan

B : hidup itu terkait masa lalu sebab akibat seperti untaian DNA

A : Kalo bertaubat kita bisa seperti tanpa dosa lagi

B : emangnya kamu yakin diampuni dosa

A : kan ada petunjuknya di hadits dan Al Qur'an, kamu yakin masuk surga?

B : yang penting kan berbuat baik

A : yang menurut manusia baik belum tentu baik menurut Allah

B : aku juga baca Al Quran kok, tapi gak usah bilang-bilang kan

A : baca Al Qur'an dengan tafsir, pemahaman tentang taubat aja gak tau

B : kalo gak baca Al Qur'an memang kenapa

A : Al Qur'an diturunkan untuk petunjuk bagi orang bertakwa, orang bertakwa akan masuk surga

B : kamu kayak FPI aja, ngotot

A : aku memang membela Islam kok

B : udah aku off dulu


Allah berfirman
kecuali mereka yang telah taubat dan mengadakan perbaikan dan menerangkan (kebenaran), maka terhadap mereka itulah Aku menerima taubatnya dan Akulah Yang Maha Menerima taubat lagi Maha Penyayang. (QS. Al Baqarah : 160)

Allah berfirman
Dan terhadap dua orang yang melakukan perbuatan keji di antara kamu, maka berilah hukuman kepada keduanya, kemudian jika keduanya bertaubat dan memperbaiki diri, maka biarkanlah mereka. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.Sesungguhnya taubat di sisi Allah hanyalah taubat bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan lantaran kejahilan, yang kemudian mereka bertaubat dengan segera, maka mereka itulah yang diterima Allah taubatnya; dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (QS. An Nisaa : 16-17)

Allah berfirman
Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. Al Baqarah : 216)

Allah berfirman
Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,(QS. Al Baqarah : 2)

Allah berfirman
Perumpamaan surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang takwa ialah (seperti taman); mengalir sungai-sungai di dalamnya; buahnya tak henti-henti sedang naungannya (demikian pula). Itulah tempat kesudahan bagi orang-orang yang bertakwa, sedang tempat kesudahan bagi orang-orang kafir ialah neraka. (QS. Ar Ra'du : 35)

No comments:

Post a Comment