Kenapa orang jahat menang duluan

Wednesday, September 7, 2011

Sebetulnya di dunia ini seneng banget ngeliat lakon kalo ada orang baik akhirnya mendapat kemenangan. Cinderella, Snow White, Sleeping Beauty, dan masih banyak lagi adalah tokoh favoritku. Orang yang baiiiiik banget biarpun dijahati dia tetep sabar, akhirnya akan mendapat kebahagiaan.

Tapi kenyataannya di dunia ini banyak orang yang bertingkah kurang baik tapi tidak merasa. Banyak ibu yang dengki pada tetangga, suka mencela, marah-marah pada suami tapi merasa dirinya orang baik. Saat di rumah dia pake daster bulukan, tapi pas keluar rumah bedaknya tebel banget sampe putih kayak topeng, alisnya bergambar kayak penggaris busur derajat. Sedangkan bapak-bapak juga aneh-aneh, mentang-mentang punya duit sukanya ngeliatin wanita-wanita yang jauh lebih muda daripada istrinya, kadang ampe dirayu diajakin ngamar segala. Padahal ibuk-ibuk dan bapak-bapak ini ngaku shalat lima waktu.

Dulu aku sempat bingung dengan penjelasan ustadz di Bogor, yang masuk surga hanyalah yang Islamnya putih, sisanya masuk neraka semua. Tidak ada Islam abu-abu atau nanggung, setengah beriman setengah maksiat. Dan kelompok putih ini hanyalah mereka yang selalu bertaubat pada Allah, taat pada perintah Allah. Hidup sewajarnya sesuai kebutuhan, banyak mengabdikan diri untuk membantu orang lain.

Terus orang-orang yang setengah beriman setengahnya suka memuaskan hawa nafsu kemarahan, kedengkian, syahwat, kemana? Mereka akan ke neraka, dan perbuatan karena hawa nafsu mereka akan dihukum tapi keimanan sedikit itu akan menyelamatkan mereka sehingga berhak untuk menikmati surga tapi setelah jutaan tahun. Sedangkan orang yang mendapat kekuatan karena kejahatan tidak hanya akan sekedar masuk neraka, mereka masuk jurang neraka. Di sana tidak hanya jutaan tahun waktu bumi, tapi jauh lebih dari itu, hanya Allah yang tahu.

Orang jahat biasanya mendapat kemenangan di awal, karena mereka mendapat kekuatan dari setan. Mirip orang yang menggunakan jimat yang ada isinya jin, kayak Aladin dan lampu ajaib, jin akan memenuhi permintaan majikannya. Misalnya aku ingin korupsi dalam jumlah besar dan tidak ketahuan, sesudah itu aku mau menghilang hidup foya-foya. Sebetulnya orang ini menaiki tangga tidak hanya menuju neraka, tapi menuju ke jurang neraka. Di matanya tangga itu begitu indah, penuh kenikmatan. Setelah sampai di ujung tangga saat menjelang kematiaannya dan dia tidak mampu bertaubat lagi muncul malaikat pencabut nyawa dengan sosok mengerikan. Saat sudah dikuburkan, pengunjung terakhir meninggalkan kuburan maka muncul sepasang malaikat yang akan menyiksa dia karena rohnya penuh kejahatan. Belum lagi saat kiamat, apa yang akan terjadi di padang mahsyar dan melewati Siratul Mustaqim. Roh yang taat pada Allah akan putih bersih, sangat dimuliakan oleh malaikat. Sedangkan roh yang ingkar pada aturan agama sangat kotor, mereka diperlakukan buruk oleh malaikat.

Seperti film aja gambaran ini melintas di benakku. Semakin aku merasa bukan siapa-siapa dan jauh dari sempurna. Ya Allah, kuatkanlah hatiku agar selalu taat dan lurus menjalankan hidup di jalan yang benar...

3 comments

  1. Islam putih tentu maksudnya adalah orang islam yg timbangan amal baiknya lebih berat/banyak dari amal jahatnya... iya kan mbak?

    ReplyDelete
  2. Subhanallah.....semoga kt trmsk golon gan yg beriman

    ReplyDelete