Bila amar ma'ruf nahi munkar gunakan hati

by - October 28, 2011

Orang-orang yang suka menghujat Islam, biasanya menyatakan bahwa Islam adalah agama yang penuh dengan kekerasan. Perang dimana-mana, kelompok santri yang berkeliaran membawa pentungan saat bulan puasa merazia hiburan malam yang masih buka.

Sebetulnya semua itu hanyalah salah kaprah saja. Bukankan Islam mengajarkan agar JANGAN MARAH saat puasa. Malahan ada semacam kalimat untuk menakut-nakuti orang marah saat puasa "kalo marah ntar puasanya batal". Sebetulnya sih, orang puasa kalo marah puasanya gak batal, cuman rugi dari segi tujuan puasa. Sudah pake lemes, nahan gak makan gak minum, merasakan haus dan lapar, gara-gara marah dosanya tidak dihapuskan dan tidak mendapat pahala. Kemungkinan besar orang yang suka marah-marah saat puasa di hari Idul Fitri tidak akan terlahir kembali suci tanpa dosa. Jadi orang yang marah saat puasa tetap mempunyai banyak dosa di hari Idul Fitri, sedangkan banyak orang beriman yang terhapuskan dosanya.

Amar ma'ruf nahi munkar adalah menyebarkan kebaikan dan melawan kejahatan. Dibutuhkan kelembutan untuk menyebarkan kebaikan, misalnya dengan menyayangi anak yatim, membantu fakir miskin yang diprioritaskan mau berjuang untuk bekerja.

Sedangkan melawan kejahatan, sebetulnya Islam mengajarkan untuk dengan musyawarah. Kadang memang rasanya gemaaaas banget kalo kita ada masalah dengan orang lain, dan gak ngerti-ngerti. Kalo jaman sekarang (lagi, lagi) penggalauan massal para jomblo di malam minggu. Akhir-akhir ini kata GALAU jadi komoditi di twitter, di acara TRANSTV suruh nyari kalimat paling lebay dengan galau. Trus nanti bareng-bareng cekikikan dengan kata lebay galau itu. Kayaknya di acara THE HITS roknya kurang bahan semua ya. Cewek-ceweknya pake rok mini, dan sibuk cari bantal buat nutupin kalo duduk. Begitulah, kalo mencari kepopuleran di dunia, ingin dibilang cantiklah, seksilah, padahal kalo mau menahan diri jadi wanita sholehah di dunia ini, saat di akhirat akan menjadi wanita cantik lebih cantik dari bidadari surga malah.

Melawan kejahatan memang tidak mudah. Memangnya bisa membuat penyanyi dan artis di pake baju yang sopan alias cukup bahannya lebih banyak bagian tubuhnya ketutup dibanding yang kebuka. Bisanya hanya di bulan puasa saja. Nanti saat bulan non Ramadhan, paha dan dada bertebaran dimana-mana lagi. Kesimpulan, semua sudah tau yang baik menurut ajaran Islam gimana, tapi gak peduli, menganggap ajaran Islam itu gak penting.

Mengingatkan tentang kebaikan, memang seharusnya sesuai kemampuan dan profesi. Yang tukang sapu jalanan ingatkan jangan membuang sampah sembarangan misalnya. Karena Allah tidak memandang ibadah dari kuantitasnya tapi lebih dilihat kualitas keikhlasannya dan caranya sesuai ajaran Islam yang tidak memaksa dan saling hargai.

Semoga sebagai orang mukmin kita semua bisa menjalankan amar ma'ruf nahi munkar sebaik-baiknya sesuai ajaran Islam yang benar...

You May Also Like

1 comments

  1. orang yg suka menghujat islam tanda mereka tak mendapat hidayah dari Allah, beda sama mualaf, mereka justru sangat tertarik dgn kebenaran Islam

    ReplyDelete