Monday, November 14, 2011

Berdoa saat rileks dan bersyukur akan lebih mustajab (relaksasi versi Quantum Ikhlas)

Banyak buku yang aku baca, dan salah satu yang menginspirasi aku adalah Quantum Ikhlas. Buku lain misalnya The Secret, Eat Pray Love, 7 Keajaiban Rejeki, sejauh ini belum nemu buku lain lagi yang menarik. Mungkin ada tapi aku sudah cukup puas dengan referensi dari Google untuk tulisan-tulisanku. Sekarang ini aku lagi ada proyek tulisan, dan baru dicicil, pengen nyelesaiin tapi pelan-pelan. Kan hidup di dunia nyata lebih penting.

The Secret misalnya, membahas tentang The Law of Attraction. Bila ingin sukses, harus fokus dan mau merubah diri. Yang sulit adalah merubah kebiasaan dari mengeluh jadi bersyukur akan kejadian sepahit apapun, intinya pasti ada hikmah di balik itu. Tentunya buku The Secret kental dengan testimoni orang beragama Nasrani, karena pengarangnya orang Amerika. Sedangkan Eat Pray Love mendapatkan pemahaman spiritual dengan meditasi versi Hindu menghadap ke foto seorang guru. Menurut Islam tentunya perbuatan syirik bila meminta ketenangan hidup pada seorang manusia.

Sedangkan 7 Keajaiban Rejeki bukunya sangat Islami. Motivasi untuk menggunakan otak kanan agar banyak rejeki  yang didasarkan dari ajaran Islam. Untuk Quantum Ikhlas, pengarangnya orang Islam, tapi testimoni keberhasilan tentang metodenya dari banyak orang berbagai agama. Sebetulnya makna ikhlas sendiri ditujukan pada Allah sepenuhnya, tapi ternyata bisa diartikan berserah diri pada Tuhan menurut kepercayaan masing-masing.

Sebagai orang Islam, setelah mencoba belajar, ah masih sedikit sekali, aku akhirnya memahami bahwa ada beberapa kondisi yang membuat doa itu mustajab. Misalnya orang yang dizalimi mustajab (sekalipun dia kafir), tapi tentunya dizalimi itu gak enak banget kan. Emangnya mau jadi istri yang waktu pendarahan saat hamil nangis-nangis minta diantar ke rumah sakit malah suaminya nutupin telinga pake bantal ingin istirahat, baru nganter besok sore dan janinnya sudah keguguran. Ada cerita temenku kayak gitu. Abis kejadian itu temenku sempet blank bertahun-tahun karena jiwanya goncang, melihat suaminya bawaannya mual ingin muntah. Kalo diajak hubungan mukanya ditutupin bantal karena merasa diperkosa. Sudah bisa ditebak akhirnya mereka bercerai.

Itu contoh orang dizalimi, bener-bener gak enak banget kan. Kasus TKW yang dizalimi majikannya juga banyak. Sampe-sampe dikurung, diperkosa, malah ada yang jadi pelampiasan penganiayaan majikan. Ternyata Allah malah memberi hak istimewa, orang dizalimi dosanya diambil oleh yang menzalimi dan doanya mustajab.

Selain itu doa mustajab lain adalah doa orang sedang puasa. Juga doa orang yang rajin shalat malam atau tahajud. Ada hal lain yang aku pahami, ternyata doa orang yang bersyukur juga mustajab, lebih mustajab dibanding doa orang galau. Dalam keadaan bersyukur, maka doanya akan disimpan saat ada musibah datang. Masalah kemampuan untuk bisa bersyukur memang mesti dilatih. Orang yang mudah putus asa sebentar-sebentar ngeluh, sebentar-sebentar galau. Dan sebagian besar orang berdoa saat punya masalah, saat mereka banyak mendapat kenikmatan hidup lupa berdoa lagi, seperti Qarun, legenda orang super kaya saat miskin banyak berdoa saat melimpah hartanya melupakan berdoa. Oleh Allah Qarun dilaknat akhirnya masuk ke tanah beserta hartanya, oleh karena itu harta yang kita temukan di tanah disebut harta karun.

Saat shalat malam adalah saat rileks, suasana tenang, dan kita telah terbangun setelah tidur sebantar. Pikiran kita kosong, lebih mudah untuk khusyuk tidak mudah terganggu pikiran lain. Tapi sebetulnya kita mesti berusaha shalat selain shalat malam juga mesti rileks. Istilahnya hindari shalat hanya sekedar menggugurkan kewajiban. Shalat adalah upaya untuk mendekatkan diri pada Allah, dan bila hati kita tenang, walau ada sedikit cobaan sana sini tetap bisa ambil hikmah, tetap bisa bersyukur karena katakanlah masih sehat, bisa makan, maka doa setelah shalat Insya Allah akan lebih mustajab.

Buku Quantum Ikhlas yang ada sisipan compact disc gelombang alpha akan membantu mencapai relaksasi itu. Petunjuk di bukunya, rilekskan tubuh, bayangkan hal yang kita harapkan, bersyukur mendalam, lalu serahkan pada Tuhan. Memang butuh latihan untuk melakukan itu, karena aku mencoba meminjamkan buku dan CD Quantum Ikhlas ke beberapa temenku mereka masih kurang paham. Malah ada yang hanya menerima bukunya waktu mengembalikan ke aku mengatakan tidak sempat membacanya karena sibuk. Dia tidak tau gelombang alpha manfaatnya untuk apa. Akhirnya mulai sekarang aku hanya menawarkan pada yang mau membuka pikiran tentang manfaat gelompang alfa saja.

Tentu saja CD gelombang alpha hanyalah sarana, jangan sampai melupakan shalat, terutama meminta pada Allah setelah shalat. Karena doa yang diajarkan Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam adalah meminta kebaikan dunia akhirat, makanya kita hidup untuk mencapai bekal akhirat. Walau kadang berat menjalani, tetap bisa  mensyukuri hal yang kita miliki. Insya Allah akan ada jalan (jadi ingat lagunya Maher Zain).

Semoga informasi ini bermanfaat (postingan ini kutujukan pada sobat-sobat bloggerku di daerah Jawa Timur, semoga Allah memberi kesempatan kita untuk bertemu langsung dan silaturrahim. Aaamiiin).

5 comments:

  1. @ Ninda, iya tulisan ini untukmu. Semoga sukses ya.... pengen main ke Malang ketemu kamu, makan bakwan dan beli sirop rasa aneka buah... hmmm...

    ReplyDelete
  2. Amiiin.....
    Sudah beberapa kali pengen banget denkat denga DIA, tapi selalu aja ada yang godain buat menjauh. Sampai bingung mau pake cara apa biar makin dekat ama DIA. hiks

    ReplyDelete
  3. @ Riu... Insya Allah ada jalan (nyanyiin Maher Zain lagi)

    ReplyDelete
  4. Makasih bunda artikelnya :)

    kalau ke malang jangan lupa ajak saya juga kalo kopdar :)

    ReplyDelete