In

Lebih cantik dari bidadari

Ada temenku mengomentari status wanita yang ingin menjadi bidadari untuk suaminya di jannah. Aku baca sambil nyengir doang, weits, nanggung amat kalo cuman pengen bisa secantik bidadari. Wanita sholehah saat di surga lebih cantik daripada bidadari.

Bidadari surga diciptakan langsung dewasa, sedangkan wanita sholehah dari amal ibadahnya selama di dunia memiliki cahaya memancar yang tidak dimiliki bidadari. Dan suami di surga akan selalu mencintainya, tidak ada manusia jomblo di surga.

Meneladani dari Siti Khadijah ra dan Siti Aisyah ra, mereka adalah istri-istri Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam dan mereka adalah wanita berakhlak mulia. Siti Khadijah ra pandai berdagang, sedangkan Siti Aisyah ra adalah ahli fiqh banyak yang belajar pada beliau.

Wanita sholehah itu punya akhlak yang baik, dan boleh mengaktualisasi kemampuannya seperti berdagang dan mengajar. Istilah wanita tempatnya hanya di dapur, sumur, kasur itu kurang benar sebetulnya menurut Islam.

Wanita sholehah adalah perhiasan terbaik bagi laki-laki untuk dunia dan akhirat, kalo mau menyadari tentu saja. Banyak wanita disia-siakan laki-laki gara-gara laki-laki punya fisik lebih kuat dan konon tugasnya jadi imam mesti dituruti sepenuhnya. Padahal laki-laki sholeh adalah laki-laki yang tidak mau menyakiti hati orang lain apalagi istri pendamping hidupnya karena selalu berusaha menjalankan ajaran Islam dengan benar.

Banyak salah kaprah soal menjadi wanita yah, karena ternyata Islam sangat menjunjung wanita boleh mengaktualisasikan kemampuannya asal tidak melupakan kodratnya...

Related Articles

3 comments:

  1. nilai didalam islam sangat sempurna untuk masalah wanodya...tetapi implementasinya oleh si pelaku (manusia) sering malah bertolak belakang..

    ReplyDelete
  2. ^[think...]
    menurutku, wanita sholehah itu tidak hanya urusan dapur, sumur, dan tidur. << kayaknya ini pikiran orang yang gak terdidik.
    ^aku mendambakan wanita solehah itu bisa menempatkan posisinya sesuai dengan ketentuan agama, waktu dan posisi berdandan juga harus tepat, kalau perlu paling cantik dan terawat buat suami tercintanya. membantu mencarikan solusi ketika suaminya mempunyai masalah, menghibur dikala musibah melanda, mempererat kesatuan rumah tangga dan juga tugas-tugas lainnya yang tidak bisa aku sebutkan satu persatu.
    Intinya adalah bisa menempatkan diri pada waktu dan posisi yang tepat sesuai anjuran agama.

    ReplyDelete