Mendapatkan keajaiban dari Allah

Wednesday, March 28, 2012

Buku-buku yang menurutku sangat inspiratif adalah dari Yusuf Mansyur, tentang The Miracle of Giving, atau Kun Fayakun. Tapi menurut Yusuf Mansyur, banyak cerita yang hanya berlalu begitu saja tidak menjadi pembelajaran oleh yang lain. Hanya orang tertentu yang mau melaksanakannya.

Dari pengalamanku pribadi, bertemu dengan banyak orang yang mengaku ingin berubah, taubat adalah sebuah wacana. Taubat adalah rencana ke depan nanti kalo sudah pensiun, hati tertata, lebih tenang. Soalnya kalo masih muda kan boleh dong masih ingin bersenang-senang. Tapi masak iya sih temen-temenku seangkatan sampe kepala 4 masih merasa muda terus. Hihihi... jadi pengen ketawa.

Aku juga merasa masih muda, tapi berusaha tau diri. Aku masih suka olahraga, suka ngobrol dengan teman, jalan-jalan. Tapi berusaha tidak meninggalkan kewajiban shalat 5 waktu. Walau kehilangan banyak teman yang tidak sepaham, dan karena aku sekarang pulang sampe sore, sehingga juga dengan berat hati mengundurkan diri dari kelompok makan siang teman-teman baikku, tapi aku juga bertemu dengan teman-teman baru. Ada yang kelompok pengajian, spiritualis, dan paling sangat tertantang adalah indigo.

Bagaimana tidak, dengan teman-teman indigo aku bisa bicara tentang makhluk kayak kuntilanak tanpa merasa takut. Siluman ini, siluman itu. Portal alam gaib yang ditutup oleh Iskandar Dzulkarnain. Borobudur dengan misteri di baliknya, atau Prambanan. Karakter berbagai macam manusia. Kemana manusia yang melakukan pesugihan berada bila dia sudah meninggal. Dan banyak lagi. Akhirnya ditutup dengan kalimat wallahu a'lam bishowab, hanya Allah yang tahu, dan manusia terbaik adalah manusia yang bertaqwa.

Tentang keajaiban dari Allah, maka boleh dong menyinggung gelombang frekuensi rendah dimana indigo berkomunikasi lewat jalur telepati, yaitu gelombang alpha. Gelombang alpha adalah gelombang yang dibahas di buku Quantum Ikhlas. Saat kita begitu tenang, menyerahkan diri pada Allah, saat itulah keajaiban dimulai. Shalat dengan khusyuk di malam hari saat tahajud sangat mendukung tubuh memasuki ketenangan di gelombang alpha.

Banyak orang merasa putus asa kenapa do'anya kok sepertinya tidak dikabulkan Allah. Karena terfokus pada keinginan pribadi, padahal bisa saja ada ganti yang lebih baik tapi tidak disadari. Banyak hal yang perlu dipelajari dalam kehidupan ini untuk bisa merasakan keajaiban dari Allah, adalah membiasakan bersyukur. Bukankah doa bangun tidur adalah ada kalimat Alhamdulillah? Tawakkal yaitu berserah diri sepenuhnya pada Allah, bersyukur agar hidup tetap bahagia adalah rahasia untuk mendapatkan keajaiban. Ditambah sedekah maka keajaiban itu akan lebih cepat lagi. Karena membantu orang lain secara ikhlas, maka urusan kita akan dimudahkan oleh Allah.

Banyak buku yang sudah menjabarkan tentang cara mendapatkan keajaiban agar bahagia. Misalnya buku the Secret, walau menurutku dari segi Islam hanya mendapatkan kebahagiaan di dunia, belum di akhirat. Sebagai muslim yang baik tentunya berusaha mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat juga. Siapa bilang bahwa untuk mendapatkan kebaikan di akhirat hidup kita mesti sengsara di dunia ini. Caranya hanya dengan merubah perspektif tentang hidup saja.

Kalo difitnah tetap tersenyum, bersyukur dosanya banyak dihapus diambil oleh yang memfitnah. Dijauhi teman, asal tetap lurus di jalan Allah, maka yakin akan dapat ganti teman yang lebih baik lagi. Aku pernah loh diomongin bakal susah dapat teman baru oleh seseorang, tapi definisi teman buatku dan dia berbeda. Kalo buat dia teman itu banyak dikomentari di blog, buatku teman adalah diskusi pencerahan di dunia nyata. Kehilangan materi karena ditipu, wah, banyak keuntungan dari situ bila tetap bersyukur dan mengambil hikmah, selain dosa kita diambil oleh penipu, Insya Allah dapat ganti lebih banyak dari Allah bila benar-benar diikhlaskan.

Mendapatkan keajaiban dari Allah sudah banyak cerita dimana-mana, aku sendiri sudah sering mengalami. Mau jadi jomblo, memangnya gak bisa menikmati hidup, toh banyak hal yang bisa dilakukan, banyak yang bisa disyukuri, tidak terlalu terobsesi punya pasangan. Lain halnya bila diberi amanat oleh Allah, tapi aku pasti jadi kaget... soalnya Aku Tak Biasa... sudah terbiasa membolang sendirian, perlu perubahan besar. Gak mau mikirin sekarang ah...

Doaku agar semua manusia mendapat kebahagiaan, dan bagi umat muslim, semoga mendapat kebahagiaan dunia dan akhirat. Robbana atina fiddunya hasanah, wa fil akhiroti hasanah, waqina adzabannar...

4 comments