Walau sudah menggunakan kerudung aku tidak merasa lebih baik daripada yang belum menggunakan kerudung

Thursday, March 22, 2012

Menggunakan kerudung adalah proses mengamalkan sebagai muslimah yang baik. Berusaha melakukan yang terbaik, tapi juga berpikir bahwa kita belum tentu lebih baik daripada orang lain. Kesalahan yang dilakukan oleh iblis adalah sombong, merasa lebih baik daripada manusia. Jadi bila manusia sudah terkena rasa 'ujub, bisikan setan akan mudah masuk. Kebiasaan mengucap wallahu a'lam bisshowab adalah untuk menyatakan manusia sebetulnya tidak mengerti apa-apa, hanya Allah yang mengetahui yang benar.

Kemampuan yang manusia miliki, termasuk kejeniusan berpikir, semua adalah karena Allah. Laa haula wala quwwata illa billah. Bila beranggapan kemampuan bisa berpikir jenius adalah dari dirinya sendiri maka dilaknat oleh Allah. Kasus Qarun yang beranggapan hasil kekayaan yang dimilikinya karena pemikiran sendiri sehingga diberi hukuman oleh Allah ditenggelamkan ke dalam tanah.

Musuh Nabi banyak yang sombong, mereka mendewakan akal pikiran termasuk Namrudz dan Fir'aun. Bahkan Fir'aun saking liciknya, saat menjelang kematian berusaha mengucapkan syahadat. Fir'aun itu sudah tau tentang ajaran Nabi Musa 'alaihi sallam, hanya gak mau reputasinya jatuh di depan rakyatnya. Gengsi banget ngakuin bahwa Nabi Musa 'alaihi sallam yang benar, padahal mikir juga, ngerti sebetulnya. Rencananya sudah disiapkan dia tau saat-saat terakhir adalah sebelum ajal dicabut dari tenggorokan dia akan mengucap syahadat. Tapi malaikat tidak kalah sigap, saat laut Merah menenggelamkan Fir'aun, Fir'aun tidak diberi kesempatan untuk mengucap syahadat. Itulah tipikal kaum Yahudi ekstrimis, pandai, cerdas, tapi gengsi abis. Mereka tau dan mengakui kebenaran Islam, cuman gak mau ngakuin aja.

Jadi lebih baik manusia tidak merasa lebih baik daripada yang lain. Tetap selalu merendah, menyerahkan semua pada Allah. Gak enak kan mati dalam keadaan ujub, sombong. Karena takdir juga Allah yang menentukan, itu karena bagaimana perjuangan kita membersihkan hati kita. Biarpun wanita yang bajunya tertutup rapat menggunakan cadar, tidak pernah melakukan maksiat, rajin beribadah tapi bila ada kesombongan di hatinya itu adalah celah setan untuk menggoda hatinya. Pas meninggal pas dalam keadaan sombong, semoga kita dijauhkan dari hal seperti itu.

Sedangkan mertua kakakku orangnya sangat sabar, sibuk mencari nafkah karena suaminya sakit. Walaupun jarang menggunakan kerudung meninggal di tanah suci dengan menggunakan kerudung.

Aku menggunakan baju yang tidak mencolok di lingkungan. Barangkali ada yang beranggapan bahwa tidak masuk surga muslimah yang menggunakan celana panjang. Katanya baju dengan celana panjang menyerupai laki-laki dan itu gak boleh. Dari semua pendapat tentang baju muslimah aku cenderung sepaham dengan Quraish Shihab yang menyatakan bahwa baju itu yang penting tidak ketat, tipis dan transparan yang membangkitkan syahwat, ditambah sikap yang sopan juga, tidak kecentilan cari perhatian berlebihan. Dan menurut Quraish Shihab, selama lingkungan bisa menerima maka muslimah itu tidak dianggap melakukan maksiat. Kerudung yang jambulnya masih kelihatan, maka Quraish Shihab masih bertoleransi. Setiap bulan Ramadhan aku berusaha mendengarkan renungan tafsir Al Qur'an saat sahur yang disampaikan oleh Quraish Shihab.

Semua kebenaran datangnya dari Allah, kesalahan dari aku. Wallahu a'lam bisshowab...

Dari Abu Abdurrahman Abdullah bin Mas’ud r.a, dia berkata, “Rasulullah SAW menyampaikan kepada kami dan beliau adalah orang yang benar dan dibenarkan,’sesungguhnya setiap kalian dikumpulkan penciptaanya di dalam perur ibunya sebagai setetes mani selama 40 hari, kemudian berubah menjadi setetes darah selama 40 hari, kemudian menjadi segumpal daging selama 40 hari. Kemudian diutus kepadanya seorang malaikat lalu ditiupkan kepadanya ruh dan dia diperintahkan untuk menetapkan empat perkara : rezeki, ajal, amal, dan kecelakaan atau kebahagiaannya. Demi Allah yang tidak ada Illah selainNya, sesungguhnya di antara kalian ada yang melakukan perbuatan ahli surgA hingga jarak antara dirinya dan surga tinggal sehasta, akan tetapi telah ditetapkan baginya ketentuan, dia melakukan perbuatan ahli neraka, maka masuklah dia ke dalam neraka. Sesungguhnya di antara kalian ada yang melakukan perbuatan ahli neraka hingga jarak antara dirinya dan neraka tinggal sehasta, akan tetapi telah ditetapkan baginya ketentuan, dia melakukan perbuatan ahli surga, maka masuklah dia ke dalam surga’”(HR. Bukhari dan Muslim) 

7 comments

  1. Kalau di Al-Qur'an ada ayat yang menjelaskan bahwa perempuan /muslimah yg makai celana pjg itu ga masuk surga-kasih tahu saya mbak..

    Kebenaran dan kesempurnaan hanya milik Allah SWT semata-jd klw ada diantara kita yg ngrasa plg bener, g usah ditiru. Saya jg blm tentu lebih baik dr mbk Ami-dijalani sajalah..yg ptg ga neko2,

    ReplyDelete
  2. yang jelas dengan berkerudung (dalam arti niat menutup aurat) maka ada nilai lebih dibanding yang tidak memakainya.
    mba Ami...terminologi surga dan neraka mungkin dipakai untuk anak-anak dan pemula....kalau sudah banyak belajar dan menimba ilmu....bukan itu yang jadi tujuan mendekatkan diri ke Tuhan...

    ReplyDelete
  3. @Ajeng, ya brusaha belajar dan mengamalkan. Masih banyak yang belum bisa aku amalkan

    ReplyDelete
  4. @Arya Devi, iya tapi saya masih beranggapan bahwa keinginan menggapai surga juga bisa untuk mendekatkan diri pada Allah. Saat di surga, kenikmatan tertinggi adalah bisa melihat wajah Allah. Saya pernah menulis itu. Tahap berikutnya mencara pahala menghindari dosa. Dan tahap berikutnya adalah mengharap ridho Allah. Semua keinginan untuk mengamalkan pasti tetap membuat Allah ridho. Keinginan meraih surga, mendapat pahala, lalu mengharap ridho Allah

    ReplyDelete
  5. Mbak Arya-Devi rupanya tertarik pada sufism..ada kelompok yg mengharamkan sufism,tapi aku enggak lho mBak..tak follow blog mBak ya..ntar follow me back please..aku tertarik bertukar ilmu dgn mBak Arya..ada hikmah disana..

    ReplyDelete
  6. @Fermi, kok mbak sih. Namanya Arya Kamandanu, hihihi...

    ReplyDelete
  7. Arya Kamandanu,...? Wah,..kenalkan,...saya Panji Memet dari Bangkalan,..kwkwkwkwkw,...

    ReplyDelete