Monday, May 14, 2012

Jarang yang telaten mengkonsumsi suplemen

Ini aku posting dengan hape lama Nokia C3 setelah sekian lama rusak ternyata hanya batrenya soak. Aku ganti batrenya bisa nyala lagi. Pengalaman kalo hape gak dipake lama mending dilepas batrenya.

Aku perhatiin kebanyakan temen-temenku jarang yang telaten minum suplemen. Kalo minum juga yang produk ajaib sering muncul iklannya di tivi.

Terus kalo sakit beli obat warung. Sakit sedikit ke dokter nanti dikasih antibiotik.

Bukannya aku anti dengan dokter, tetep butuh konsultasi. Tapi sebelum menebus resep aku suka konsultasi dokter aku nyoba suplemen yang alami. Biasanya madu dan propolis.

Orang yang aku kenal biasanya juga jarang yang telaten pake krem siang, krem malam, tapi kalo bedak sukanya oleskan tebal-tebal (apalagi waktu aku tinggal di suatu kampung daerah Bogor dulu hampir semua gitu). Definisi cantik bisa berbeda, ada yang beranggapan bedak tebal lipstik merah alis dikerok digambar lagi melengkung kayak bulan sabit sudah membuat wajahnya jadi cantik. Wah, aku cuman punya satu lipstik belinya setahun sekali dan sebetulnya untuk perawatan karena mengandung mineral.

Entahlah, mungkin aku orang yang sedikit berbeda dibanding orang kebanyakan. Aku lebih menyukai produk natural untuk iseng-iseng dioles-oleskan ke tubuh sambil nonton tivi. Suplemen juga sukanya yang natural kayak madu dan propolis, belakangan aku tertarik dengan minyak zaitun, habbatussauda, teripang, dan spirulina. Semua punya fungsi masing-masing.

Misalnya soalnya perutku sempat tidak kembali ke ukuran semula aku kasih krem yang mengandung kopi ditambah latihan olah napas dengan menarik otot ke dalam sekuat tenaga. Dulu umur belasan tahun aku kuat sit up puluhan kali sekarang malah cedera jadi diganti dengan olah napas.

Tapi masih pengen kurusan lagi, tapi digodain sama seorang temen cowok, hehehe... Kalo dipeluk tulang melulu gak enak (kalo ybs baca ini abaikan yah, awas kalo ditanggapi). Tadinya sih minum jamu dari merk terkenal, tapi sekarang mau nyobain spirulina. Tentunya ditambah olahraga rutin supaya kulitnya tidak menggelambir karena gak punya otot.

Bukannya pengen tetep sok muda terus, cuman ngerasa nyaman kalo badan enteng. Bisa sepedaan dengan sepeda kesayangan tanpa cepat lelah.

Pengen cepet selesaiin blognya. Lebih fokus ke informasi sih, soal jualan nyusul aja. Masih ribet dengan kerjaan sampe sore.

Beberapa postingan aku putuskan jadiin draft, aku memutuskan lebih universal tidak menganggap baik ajaran Islamku, dan menganggap buruk ajaran Islam lain. Lagi suka belajar tentang kisah Wali Songo dulu saat menyebarkan Islam di pulau Jawa. Mereka begitu bijak membuat penyesuaian dengan cara yang membuat orang bisa menikmati, yaitu kesenian. Agak OOT ya paragraf terakhir... Mereka paham tauhid dan mereka menghukum seorang yang menyebarkan paham tidak sesuai Tauhid. Yang jelas tauhid menurut Wali Songo bukan berarti pake baju seperti di jaman Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dulu.

Maaf uneg-unegnya kok melebar kemana-mana. Soalnya baru saja membaca kisah Wali Songo, rasanya sejuk gitu, menghilangkan emosi-emosi gak jelas...

2 comments:

sue said...

You should get your hands on books by Dr bruce lipton. A biologist that is against medication for all our ailments. It is the asian way to run to the doctors and get anti biotics. Here in Norway you have to more or less die before they CONSIDER giving you anti biotics. They say tough it out. It is due to several reasons. Doctors here are all paid for the government and cannot and will not earn anything from the pharmacuitical companies. Doctors here care and want for the best of the patients thus take time to talk to you about what is wrong and discuss several options then only medication. Though they are not so open to alternative medicines yet.

KIA said...

Artikel Yang Sangat Bagus....