Sunday, May 13, 2012

Makanan organik

Kalo mau dituruti sih, maunya aku mengkonsumsi makanan organik. Dari beras organik, sayuran organik, buah, bahkan daging dan ayam. Ada yang nanya emangnya aku ini vegetarian, bukan, aku hanya mengurangi daging dan memperbanyak sayuran. Tidak boleh kita mengharamkan yang halal. Selama daging itu halal menurut Islam ya tidak bisa terus mengharamkan kecuali karena masalah kesehatan, dan... kantong (waaah, waktu di Bogor aku pernah tinggal sekampung dengan orang-orang yang jarang banget makan daging sapi/kambing).

Tapi yang namanya organik itu mahal banget, dan tertentu saja. Aku pernah ngobrol dengan temanku yang dokter, iya dia dokter tentunya paham dong dengan masalah kesehatan.

"Kamu mengkonsumsi makanan sehat ya", tanyaku.

"Biasa-biasa aja, makan secukupnya tidak berlebihan", jawabnya.

"Aku menghindari gorengan, santan, dan yang terlalu manis. Apalagi gorengan pinggir jalan", aku mencoba menjelaskan.

"Eh, bukannya itu yang enak banget, makanan bersantan, gorengan dan yang manis-manis, aku doyan banget, hehehe", jawabnya lagi.

"Aku sudah gak gitu minat lagi gak tau kenapa, kebiasaan aja kali ya. Kalo gorengan minimal menggoreng sendiri".

"Aku masih belum bisa Mi, kapan-kapan lanjut lagi ya ngobrolnya".

Bagi sebagian orang mudah untuk mengkonsumsi makanan sehat, tapi sebagian besar orang yang aku kenal banyak mengkonsumsi makanan asal-asalan yang penting kenyang. Bahkan sering kalo pertemuan dengan temen-temen klub softball supaya praktis disuguhi gorengan, aku sih masih ikutan makan asal gak banyak-banyak aja.

Mengkonsumsi makanan sehat memang jadi terbatas pilihannya, rasanya juga tidak gurih berlebihan karena tanpa MSG. Aku bahkan sampai lupa kapan terakhir makan mi instan, sepertinya tahun 2012 ini aku gak pernah makan mi instan lagi. Belanjaanku di supermarket adalah havermut, buah-buahan, madu, kurma (kalo ada) terus alat mandi dan untuk mencuci.

Kalo membiasakan puasa sih, kayaknya menahan diri untuk tidak ngemil jadi mudah. Selain itu aku mengkonsumsi makanan sehat walau tidak menderita penyakit tertentu. Bagaimanapun juga semua butuh tekad kuat dan pembiasaan...

7 comments:

Enny Law said...

Mungkin gak harus juga kali makan makanan organik. Emank sih katanya lebih sehat dan ini itu.
Tapi makanan yang diolah secara bersih benar aja kayak'a udah cukup.


Masa sih makan makanan sehat jadi terbatas pilihannya, ky'a gak juga sih. Mungkin jadi agak sedikit lebih repot karena apa - apa bikin sendiri :D

Kalau mau makan mie jadi harus bikin dulu, gak bisa langsung masak, repot bgt.

ririe khayan said...

wah, salut Mbak. Dah bisa se disiplin gettu. Saya masih enjoy dengan semuanya, tp porsi sayur dan buah di usahain ada tiap makan. Minum iar putih di usahakan 2 Liter, minum multivitamin. Selagi ada pilihan makanan ya milih yg minimal kolesterol...after all, apa sj [hala] masih masuk neh...hehehhe

Ratnawati Utami said...

@Enny, sebetulnya tubuh kita punya kemampuan untuk menolak semua penyakit. Tidak ada makanan yang tidak beracun sekarang ini. Sayur dan buah penuh pestisida. Ayam dan sapi penuh hormon. Jadi sebelum makan kita berdoa dan membeli dengan uang halal semoga Allah memberi kita kesehatan.

Soal mie, aku makan apa adanya aja gak milih-milih. Gak terlalu terobsesi nyari mi. Tapi baiknya beli mi kering bukan mi instan. Mi basah juga bisa, agak ribet dan lama emang apalagi mesti belanja ayam untuk kaldunya, bukan kaldu bubuk.

Seringnya nyariin sayur sih, gak terlalu nyariin mie...

Ratnawati Utami said...

@Ririe semoga makanan yang kita makan selalu barokah itu saja. Aku malah belum disiplin soal air putih, hehehe... maunya juga kalo buka puasa ada kurma tapi soalnya kadang males belanja di tempat lain. Di supermarket cuman adanya pas puasa

sue said...

I really do not understand the coconut thing. Here in the western world its all the rave abt it being healthy while the asians avoid it like plague! The groceries stores here are selling their organic stuff at a price as same as non. My husband (who does the grocery shopping) tries to get it as much as possible but my favourite is to go to the farms and buy fresh vegetables. Lucky for me Norway do not allow a lot of the pesticides and what not in growing of food so the vegetables are more or less organic.

Ratnawati Utami said...

Indonesian people addict to fry with palm oil. Virgin coconut oil is good for body, but the taste not familiar.

The problem is, fry in palm oil repeat over and over. It's not very healthy for body

sue said...

I guess its due to the price, cheap and readily available.