Masih ngotot bukan scammer

Monday, September 24, 2012

Aku chatting dengan Mr. B itu yang dari Polandia sebetulnya lebih banyak konfrontasi. Aku bilang ke dia bahwa kamu scammer. Aku gak minta apa-apa ngapain juga kamu kasih aku duit hasil proyekmu. Bahkan aku bilang ekspedisi itu palsu.

Heran, dia masih ngotot juga bahwa dia bukan scammer. Dia nunjukin tiket pesawat yang dipesannya dari Sarawak ke Kuala Lumpur, dan dari Kuala lumpur ke Jogja. Lalu dia juga kasih scan paspor dan id card yang menunjukkan dia warga negara Polandia.

Modus operandinya memang seperti scammer yang lain. Kirim uang, lalu nyangkut karena masalah money laundering butuh uang sekian sekian untuk menyelesaikan. Aku gak mau kirim uang itu, aku ngata-ngatain bahwa kasihan banget kamu itu gak tau penipu akan dihukum Allah di dunia dan akhirat. Bagaimana dengan penipu yang tetap gak sadar sampai mati? Lebih baik ditegur di dunia, dengan catatan sadar bahwa musibah adalah untuk intropeksi diri. Banyak kasus banyak teguran tetep ngotot berbuat maksiat atau cari jalan pintas dengan menyembuhkan diri ke dukun. Memang dukun itu memberi kesembuhan dan kekuatan semu, tapi seperti yang pernah aku dengar dari cerita seorang temanku yang bapaknya mengikuti aliran kebatinan, mengalami sakratul maut yang menyakitkan berhari-hari. Anak-anaknya yang banyak, termasuk temanku disuruh paranormal shalat sebisanya (padahal mereka tidak ada yang bisa shalat karena sekolah di yayasan non muslim) baru akhirnya bapaknya meninggal dengan ekspresi sangat menderita.

Aku akhirnya search google mencari situs resmi kedutaan besar Polandia di Malaysia, aku kirim e-mail dengan sertakan paspor Mr. B. Aku bilang ke Mr. B, yang sering banget nelpon ke aku bahwa aku udah kirim e-mail ke kedutaan Polandia di Malaysia. Langsung dia kaget dan bilang bahwa dia sedang dalam kasus money laundering supaya hati-hati. Setelah itu dia gak kontak aku lagi.

Aku merasa tenang akhirnya tidak diganggu telponnya gak pagi, siang, atau malam. Heran, aku cek di YM dia masih kirim pesan bahwa dia bukan scammer, dan dia akan membuktikan itu suatu ketika dan dia butuh do'aku. Aneh ya. Oh ya, waspada dengan scammer ya, mereka banyak di Nigeria dan Malaysia. Sepertinya mereka menggunakan dukun untuk mempengaruhi korbannya. Banyak berdzikir supaya tidak terpengaruh dengan energi negatif yang dikirim oleh dukun untuk mempengaruhi kita...

1 comments

  1. sabar ya mbak, semoga tuhan mengganti lebih daripada yang diharapkan.. ^_^

    ReplyDelete