Wednesday, October 10, 2012

Taubat dalam rencana

Ingat dengan orang yang menjanjikan aku biaya umroh kalo dia mendapat ketentraman hati? Beneran, cape deh banget. Kalimat yang disampaikan selalu "Aku butuh waktu". Jadi karena pekerjaan di tempatnya sekarang sudah membuat dia frustrasi, lingkungan tidak membuatnya nyaman, dia mencoba melamar di tempat lain.

Aku nanya kamu tau kenapa manusia berpuasa saat Ramadhan. Jawabnya "supaya sabar". Aku bilang salah. Manusia puasa di bulan Ramadhan itu untuk meningkatkan derajat dari beriman menjadi bertakwa. Manusia bertakwa itu berhak masuk surga. Dan tingkatan paling buruk dari seorang muslim adalah ISLAM KTP. Karena Islam hanya tercantum di KTP, dan tidak melaksanakan rukun Islam. Jadi Islam KTP sebetulnya kafir, hanya kita tidak boleh katakan kafir karena kita selalu mendoakan kebaikan pada saudara seagama.

Dan aku sendiri sudah hapal dengan gaya orang yang berniat taubat tapi nanti. Kayak dulu pernah ngobrol dengan teman dia cerita bahwa ingin hidup mengabdikan diri untuk Allah, tapi nanti kalo sudah pensiun. Terus sekarang ngapain, oh, dia kumpul kebo dengan pacarnya karena belum siap menikah. Bicaranya meyakinkan tapi omong kosong. Pembenarannya, dia merasa umurnya masih lama dan toh Allah mengampuni dosa orang yang bertaubat. Coba deh, kalo mendadak ada kecelakaan lalu dia lumpuh dan umurnya memang sampai tua tapi hilang ingatan gimana.

Rasanya memang aku tidak akan meneruskan supportku pada temen baru yang menjanjikan membiayai umroh itu. Soalnya taubat, meminta ampun pada Allah, mau belajar Islam, baru rencana. Dia selalu minta waktu tambahan untuk bertaubat, selalu masih sibuk. Padahal kita tidak akan membawa harta ke akhirat, hanya amalan saja.

Selain itu kita tidak tau kapan akan sakit atau mati. Karena sebetulnya kesehatan dan kesehatan itu harganya sangat mahal tapi kita menyia-nyiakan. Hati-hati berjanji ya, karena di akhirat tidak ada dinar untuk membayar hutang. Selama mampu membayar mesti membayar. Dan nanti di akhirat hutang kita akan dibayar dengan pahala kita, kalo tidak punya pahala akan dibayar kita mengambil dosa orang tempat kita berhutang...

2 comments:

sudut kelas media belajar siswa said...

heeh cape deh..gitu kalau sy ketemu org yg bertobat tp ditunda-tunda...ntar..ntar...ntar..keburu mati nanti... ^__^

zasachi said...

kalo mau taubat ya taubatlah, masak iya pake planning... hehehe