Friday, December 14, 2012

Belajar tasawuf

Maklum, punya toko online. Makanya no telpon, pin BB, e-mail dan YM dipajang. Padahal banyak artikel menyatakan agar jangan memasang data pribadi di blog. Tapi facebook punyaku aku set agar hanya friend of friend yang bisa request. Masalahnya banyak tentara palsu suka ngeadd wanita berkerudung di Facebook. Mereka memasang wajahnya sepertinya kulit putih, padahal aslinya Nigeria kulit hitam. Dan fotonya semuanya bajakan.

Bagaimana cara kerja scammer? Aku bergabung dengan grup di Yahoo yang merupakan kumpulan korban scammer, dan ada beberapa yang menguasai bagaimana cara kerja scammer. Mereka kebanyakan orang Amerika dan sangat terpukul sekali setelah tahu mereka hanyalah korban romance scammer. Seorang romance scammer akan sangat agresif, mereka kirim hadiah, puisi, bilang jatuh cinta dan bener-bener perhatian gitu. Nanti mereka akan dalam masalah sehingga minta dikirimi uang dan janji mau gantiin, tapi terus ngilang gitu saja. Kadang yang jadi korban bukan orang kaya sampe minjam sana sini.Scammer janjiin akan kembaliin lebih.

Aku juga sempet jadi korban, tapi uangku yang hilang ada yang ngegantiin. Uangku akan kuserahkan pada Panti Asuhan nanti bulan Maret tahun depan. Sekalian ngumpulin lebih banyak dan merayakan ulang tahun anakku yang lama aku gak temui.

Sedikit ngalor ngidulnya ya, ada yang add di YM. Tadinya aku pikir mau nanya apa gitu gak taunya dia nanya apa aku pernah belajar tasawuf di Bogor. Aku bilang iya, dengan guru ustad lulusan Al Azhar Kairo. Bukunya dari tulisan Imam Al Ghazali.

Tapi orangnya nanya aneh-aneh, ada meditasi, zero mind, wirid, dan pengalaman spiritual. Ya aku bilang aku sering berzikir Asmaul Husna kalo naik sepeda. Dia nanya apa aku gak masuk zero mind gitu. Aku jawab, aku berdzikir dalam keadaan sadar. Aku sendiri suka melakukan gerakan yang disebut shoulder stand hitungannya sambil berdzikir. Gerakan shoulder stand akan mengeluarkan angin dari tubuh dan membuat ngantuk. Kalo lagi flu lendir yang menyumbat akan mudah keluar. Ini gambarnya



Dan pemahaman tentang wirid saat aku bergabung dengan Qur'anic Healing. Aku pernah membeli buku Rehab Hati karangan Nuruddin Al Indunissi, add pin BB kang NAI, me LIKE fans page NAI di Facebook. Kang Nai mengupload meruqyah  video orang yang di tubuhnya ada jinnya. Ada beberapa yang diruqyah karena melakukan amalan wirid, bukan dzikir. Wirid adalah amalan menyebut nama Allah dengan jumlah tertentu yang tidak sesuai Sunnah disertai tripping (gedheg-gedheg) dengan puasa mutih, beberapa pantangan, mantra yang ditulis di kertas. Kadang melakukan amalan khusus yang disuruh gurunya dari tarekat tertentu.

Kalo tasawuf yang aku pelajari hanyalah sesuai Al Quran dan hadits. Jadi ajaran agar seorang muslim menghindari membenci orang lain, ngomongin jelek, menahan amarah dan hawa nafsu, banyak menolong orang lain, dan banyak lagi, bukan amalan untuk mendapatkan kesaktian khusus. Keajaiban akan didapat kalau menjalankan ibadah sesuai syariat Islam dan banyak sedekah yang diusahakan ikhlas, ditujukan pada Allah bukan untuk riya' atau mendapat pujuian orang lain.

Ada orang yang tergiur untuk mendapatkan ketenangan secara instan, ilmu kekebalan, kemampuan indra ke-6 dengan menuruti seorang guru. Konon seorang sufi yang belajar tasawuf banyak mendapatkan pengalaman spiritual.

Waktu aku ditanya pengalaman spiritual aku bilang, dulu sih waktu kejadian gunung Merapi meletus. Abu Merapi tertiup sampai Bogor, ada 2 crop circle di Jogja, dan isu yang beredar yang membuat mahasiswa Matematika FMIPa UGM (almamaterku). Aku anggap itu pertanda aku mesti ke Bogor, aku bingung gak ada uang. Terus tiba-tiba ada yang ngasih aku 500 USD dan berangkatlah aku ke Bogor menemui Safira dan Safitri. Alhamdulillah semua dimudahkan. Temenku yang sibuk mendadak punya waktu, bahkan aku dipinjami mobil dengan supirnya. Itu saja kejadian spiritual dari pandanganku saja, cenderung subyektif sih, soalnya menurut orang lain crop circle bisa berarti macam-macam.

Tapi aneh juga, aku kenalan sama orang di Amerika, chat, terus dia kirim uang dalam bentuk dollar. Memang tidak sebesar kehilangan waktu aku dikerjain scammer, tapi lumayanlah. Dan itu masih ada lagi yang mau ngasih aku.

Aku bilang ke kenalan baru bahwa uangku di rekening gak banyak, tapi kalo butuh uang sangat terdesak sampai sempet bingung banget Alhamdulillah ada yang bantu. Dan terjadi beberapa kali. Tapi tentunya semua ada tahapannya. Tahap awal aku bekerja mencari uang, ada temen lama bantuin aku modalin beli baju kerja dan sepeda. Dia barusan naik jabatan, dan aku bertemu pas dia abis naik jabatan. Terus gajiku naik aku bisa mencukupi kebutuhan sendiri termasuk beli netbook. Bisa beli Blackberry, Nokia, dan sekarang mencoba bikin toko online, sempet keluar modal waktu belanja untuk herbal. Tapi kalo kosmetik gak keluar modal lagi, soalnya barang dikirim setelah transfer. Tau gak, gaji awalku waktu masih magang sebesar Rp 300.000,-. Dan soal kecukupan hidup itu tidak bergantung dari besarnya gaji.

Sekarang aku berusaha bantu orang lain, gak minta bantuan lagi. Stepnya sudah berbeda, tidak seperti di awal waktu masih minus, kabur dari mantan di Bogor yang ikut tarekat sampai kerasukan jin beberapa kali (tubuhnya kayak dilempar di tembok semalaman) dan aku takut sehingga bawa anakku Safira dan Safitri ke Jogja. Eh diculik ma dia sambil ninggalin surat bertanda tangan dia ceraikan aku.

Tasawuf itu banyak cabangnya. Dan pengalamn spiritual bisa berbeda-beda pada setiap orang. Kalo aku beranggapan crop circle itu semacam petunjuk agar aku menemui Safira dan Safitri di Bogor, barangkali orang lain beranggapan mendapat petunjuk dalam bentuk lain.

Waktu aku ditanya oleh kenalan baruku saran tentang tasawuf. Aku bilang LAKUKAN IBADAH SESUAI AL QUR'AN DAN HADITS, DITAMBAH BANYAK SEDEKAH IKHLAS. Itu saja deh...

2 comments:

Arya Devi said...

belajar tasawuf...pengalaman spiritual hanya bunga-bunga dijalan jangan sampai tergoda dan berhenti dalam pencarian kesejatian...
Dan dari kasus berbagai kenalan yang belajar, rata-rata tergoda dan terpesommmma dengan pengalamannya dan menjadikan ujub lagi ria dan sombong..sehingga lupa dengan niat awal dalam mencari jati diri sebenarnya.

tika's BloG said...

subhanallah .... tetaplah dalah ketawadhu'an ... Allah mengikuti prasangka hambanya, tetaplah dalam prasangka yang baik dan yakinlah Allah tidak akan mendzolimi Hambanya, perbanyak baca Al- fatihah dan surat Al Ikhlas .... semoga bermantfaat ....