Friday, February 15, 2013

Am I an indigo?

Need process to know about indigo. Every indigo have their ability. Interdimensional, conceptual, humanis, and art. Indigo have special aura color from his body, different with non indigo. For me a mature indigo have strong relationship with God. Because there are childish indigo too, they play with their special ability.

Not easy become an indigo. Many indigos will say "I think that easier become non indigo, I can not laugh freely get bad vision almost all the time". Humanist indigos will cry everytime when they heard about bad news. Indigo have mission from God to remind human being about love and taking care of nature.

Indigo only a label. In Islam, gifted muslims are not called indigo but with this description "their khasyaf has opened". Some muslims learn sufism to reach this. I read sufism from Imam Al Gazaly book, Ihya Ullumuddin, but I choose to practice Islam follow Qur'an and Sunnah, nothing else.

I met a man who said he was a proffesor in Monterey Bay, California. Well... on internet we can be anyone right. He sent me e-mail and wrote this to me..

Khidr is just a legendary / mythical figure in Islamic stories. Not a real historical person. Religious people in every religion see such people in dreams. No one in Islam will tell you when Moses lived. The Jews will say around 1200BCE. All that is fine and ok if you are interested in such things. I deal with modern day life and its problems. I have taught religion and Islam and I know all about its history. But that is not my main interest."

Once again, indigo is only a label. Indigo realize have connection with God, from every religion. Indigo try hard to be normal... can laugh freely, or joking. Some indigos don't like their ability. Some indigos have lost, because of evil. I had ever heard from Indigo Community topic, there were white indigo and black indigo.

White indigo always want to help other who needy, but black indigo only want to destroy. Black indigo feel strong because they have evil power, but white indigo feel the pain and try to heal themselves. Heal with meditation or anything else. But I prefer to say Asmaul Husna.

Sometimes it's hurt become an indigo, but we have to be survive in this world and after the end of the world...

12 comments:

aryadevi media belajar siswa said...

kalau dikatakan Al-Qur'an hanya legenda, berarti bodoh itu orang. Professor tapi tidak menggunakan pikiran logis, karena banyak bukti yang sudah tertanam nyata di bumi.

Tapi mungkin itu hanya dari sudut pandang keterbatasan dia menafsirkan Al-Qur'an, jadi?.. buat apa berteman dengan orang itu?....pengecualian jika kita kuat tidak terpengaruh dengan pola pikirnya.

HARIMASRURI said...

SUBHANALLAH !

Ratnawati Utami said...

Si profesor ini bilang aku bukan indigo, emosiku tidak stabil, dan tetap bertahan bahwa spiritual tidak harus di Islam. Dia juga sudah ke Nepal melihat orang-orang dengan spiritual yang kuat. Aku rasa dia sombong dengan kemampuan berpikirnya, padahal dia muslim berarti dia tidak mengakui rukun Islam dan rukun Iman. Walaupun dipuja-puja oleh manusia, apa gunanya coba... Membaca Al Qur'an dan hapal isinya tidak ada jaminan membuat seseorang beriman dan bertakwa. Karena ilmu itu ditujukan untuk mendapatkan penghargaan manusia bukan dari Allah.

Zaturania said...

semua akan baik-baik saja mbak, percaya aja sama Yang Kuasa... :-)

Anonymous said...

Saya berharap menemukan kata "tajali" di artikel kali ini...

Ratnawati Utami said...

kebetulan saya orang Muhammadiyah, dan cocok di sini. Saya memilih untuk melakukan ibadah yang sesuai Al Qur'an dan sunnah. Pembahasan penampakan tentang Nur Muhammad biarlah dilakukan oleh yang tertarik dengan kitab tasawuf Ibn Arabi. Melakukan shalat tahajud dan dhuha saja masih suka keteteran...

Ratnawati Utami said...

ma kasih

Ratnawati Utami said...

masih banyak kelemahan kok... Semoga kita semua dimudahkan untuk hidup di jalan lurus, penuh kasih sayang dan sopan santun

Ratnawati Utami said...

indigo atau bukan, semakin tinggi keimanan semakin besar ujiannya. Apa bisa bertahan untuk tetap bertahan bersabar, atau lebih baik bersyukur? Dalam musibah seseorang masih bisa bersyukur itu memang tidak mudah. Misalnya, untung uangku sejuta ilang nanti dapat seratus juta akan lebih hati-hati. Tapi lebih baik lagi banyak sedekah ikhlas karena Inn sha Allah mengatasi masalah akan dimudahkan Allah. Sedekah tidak akan membuat miskin karena akan dapat ganti rejeki tak terduga

BlogS of Hariyanto said...

banyak kisah tentang indigo,. dan semua membuatku terkagum-kagum akan berbagai macam kemampuan mereka...namun demikian, aku tetap tidak memahami apa itu indigo sebenarnya...karena terkadang aku juga mengalami hal-hal yang tidak masuk di akal, saat ke jogja kemarin, aku seperti tersentak, karena hampir semua sudut dan jalan yang dilalui, sepertinya saya mengetahuinya dan sudah pernah melintas di situ...kata orang sich itu termasuk Dejavu...lagi-lag aku menjumpai istilah asing yang tak kutemui dalam Al Quran dan haditz....,
bwt-alhamdulillah, selamat menunaikan umroh ya..selamat menjadi Tamu ALLAH di tanah suci pada bulan April nanti....salam :-)

Enny Law said...

apa sih indigo? #katro :D
prasaan mba sering bgt yah nyebut2 ini di blog

"Indigo realize have connection with God, from every religion"
tranlasinya gini kan?
"Indigo sadar bahwa memiiki hubungan dengan tuhan dari setiap agama..."

bukannya Tuhan cuma satu, "La ilaha illallah"

Selain Islam, agama lain gak punya tuhan tapi berhala.

Ratnawati Utami said...

@Enny Law. Ada sekelompok manusia yang punya kepekaan lebih dibanding manusia lain. Dengan penelitian mendalam, di Barat ditemukan bahwa anak dengan kemampuan melihat dimensi lain itu punya warna aura berbeda dibanding dengan yang tidak punya kemampuan melihat dimensi lain.

Dari sejarahnya, sebetulnya manusia diciptakan oleh Allah, tapi perkembangannya, kitab-kitab petunjuk dari Allah direkayasa, diselewengkan orang soalnya mereka dapat visi, dari mana, dari iblis, untuk membelokkan menyembah ke Allah SWT.

Banyak jin yang ikutan pindah agama yang diselewengkan itu.

Indigo sebetulnya mempunyai bakat dan ilmu tanpa belajar dulu (sampai merasa mereka reinkarnasi). Mereka paham isi kitab tanpa membaca. tapi kalau iman tidak kuat mudah dipengaruhi jin kafir.

Semua indigo SEHARUSNYA punya kesadaran lebih tentang Allah, tapi juga mudah tersesat.

Banyak anak indigo dengan warna aura khusus, tapi non Islam. Islamlah agama dengan dimensi terdalam. Jadi mereka belum bisa memahami Al Qur'an.

Di Islam juga bisa mengalami kejadian gaib bila mendalami tasawuf. Tapi tasawuf juga ada yang disesatkan.

Biasanya guru namanya mursyid akan mengajarkan amalan-amalan untuk bisa ma'rifatullah, mendapat karomah, atau apalah.

Tapi itu juga bisa disesatkan.

banyak bukti keberadaan Allah, keajaiban, yang orang sekuler atau atheis ditampik dengan logika.

Any question?