Wednesday, March 27, 2013

Kisah cinta di dunia maya

Ini bukan tentang aku. Ini tentang sobatku laki-laki keturunan India yang tinggal di Jeddah, tapi kurang bisa berbahasa  Arab. Sebagai anak expatriat dia sekolah di sekolah internasional sampai dia berkerja di kantor akuntan.

Jauh lebih muda dari aku, dan aku cuman tukar pikiran sama dia. Dia punya banyak pikiran tentang adik-adiknya perempuan di India yang belum menikah. Galau tingkat dewa dan sangat naif.

Suatu ketika di kasih kabar ke aku, kalo dia jatuh cinta dengan perempuan Indonesia dari dating site, tapi perempuan itu minta uang sebesar 250 SAR (sekitar 650 ribu rupiah) untuk pengobatan kakinya, gak jelas apa kena panu atau koreng gak ada penjelasan. Lalu ditambah kepalanya suka sakit kepala hebat.

Dia kirim no hape dan namanya ke aku, lalu aku kirim pesan dengan sopan "mbak, saya temannya *** mau bantu kirim uang, mbak sakit apa." Jawabnya "bilang ke dia gak usah repot-repot kirim uang".

Eh, temanku jadi galau tingkat super dewa, dimaki-maki sama perempuan yang mengaku sholehah. Dikirim tuh catatan whatsappnya ke aku "Aku kaget ada perempuan sms aku". "Siapa tuh, uang yang dikirim ke aku uangnya atau uangmu". "Tega banget kamu melakukan hal itu padaku".

Sebetulnya aku pengen ketawa, cuman kasian. Foto ceweknya wajahnya kabur, gak ada seluruh tubuh. Cuman pinter banget ngomongnya ngaku sholehah, rajin shalat 5 waktu, tahajud, dhuha, dan tidak pernah disentuh laki-laki. Berjanji akan menyayangi temenku sepenuh hati.

Aku tanya ke temanku yang sempet galau tingkat super dewa. "Emang kamu tau wajahnya, tubuhnya". "Dia bilang sakit, banyak penyakitnya, apa kamu mau yang sehat atau yang sakit. Kalo sakit-sakitan kamu yang mesti urus dia, bukan dia urus kamu". "Dia ngamuk-ngamuk dan bikin kamu tambah galau gara-gara sms dari aku. Ntar kalo jadi istrimu sebentar-sebentar ngamuk gimana".

Kadang penolakan, dimaki-maki itu memang menyakitkan. Lucunya bukan kita yang salah, kita berusaha lurus, digodain, menolak jadinya dimaki-maki. Kayak pengamen ngerayu minta uang, dikasih kurang kita dimaki-maki. Tapi percaya deh, orang yang maki-maki kita ambilin dosa kita, jadi seharusnya tenang aja. Kaget sedikit itu biasa, lalu bisa kembali tenang menghadapi orang yang bicara bahasa setan itu...

4 comments:

Anggita Bayu said...

memang kadang kalau udah ada rasa orang bisa jadi irrasional, entah cinta atau nafsu. :) salam kenal teh hehe

BlogS of Hariyanto said...

kalau dunia maya sich sudah terbiasa dapat yang begitu..asal usul tidak jelas..tiba-tiba dapat makian.... :-)

Anonymous said...

Dunia ini memang hanya permainan belaka, kalau sudah terjebak didalam permainan ini, biasanya sulit untuk keluar. Juklaknya ya AlQur'an dan Sunah Rasul, kita ikuti biar tidak terjebak.

JOMBLOABSURD said...

ironis banget. sebenernya , kakak bisa tuh ngomong baik2 sama cowoknya.. bahwa sanya orang indonesia rata rata terkenal akan keplsuannya. apalagi di dunia maya seperti facebook... hehehe :) salam kenal aja deh dari aku

-jombloabsurd-