Saturday, September 21, 2013

Pengalamanku yang ajaib

Kata seorang sahabatku, aku punya beberapa pengalaman ajaib. Okelah... kadang aku memang bisa nangis, tapi di sisi lain aku merasa sangat beruntung dan bersyukur melewati kisah-kisahku yang ajaib ini.

Barangkali ada yang takjub dengan pengalaman jalan-jalan ke luar negeri dari cerita teman. Tapi menurutku, kampung akhirat itu lebih indah daripada dumia, jadi ya... biarpun pengen, gak usah terlalu terobsesi. Andai kita akhirnya bisa mendapat kesempatan di surga, Innsha Allah semuanya lebih indah daripada dunia ini. Tapi bila berkesempatam untuk keliling dunia, syukuri tentu saja, dan agar iman lebih bertambah.

Aku itu dikontak oleh beberapa orang yang "ajaib". Dulu, tahun 2003 ada laki-laki mengaku tahu jalan ke surga. Bahkan dia mengajakku. Terus, aku gak mau menemuinya lagi setelah aku mendapatinya dia kesurupan beberapa kali. Dia punya facebook, dan statusnya isinya cuman ngata-ngatain aku. Gak ada status normal kayak orang lain misalnya "hari ini indah sekali...". Isinya cuman gak jauh dari kalimat "wanita yang begini begini tidak akan mencium bau surga" dan itu jelas-jelas aku. Gak napak bumu tapi gak ngerasa. Apalagi ada status "guru di batinku mengingatkan aku untuk menghindari dunia". Kira-kira begitu.

Terus ada yang kontak lagi. Oalah... masak dia ngaku kalo dia bukan manusia tapi jin yang naksir aku. Cerita kalo umurnya 900 tahun lebih. Tadinya lahir di Jawa. Sebagian keluarganya pimdah ke Kashmir. Dia juga cerita trntang Bogor di masa lampau yang sebutannya Pakuan. Ada saudaranya yang tinggal di botanical garden. Cuman aku gak minat ngobrol panjang, risih dia cerita soal rough sex dengan manusia.

Terus terakhir ini manusia, mengaku bisa komunikasi dengan "Tuhan". Mengaku muallaf, pindah ke Islam setahun lalu. tapi ngotot gak mau sholat dengan bahasa Arab. Katanya tuhannya bisa dikontak dengan bahasanya, Inggris, dan menyuruhnya untuk tidak usah sholat dengan bahasa Arab. Aku barusan tadi mengucapkan selamat jalan. Soalnya rasanya tuhannya bukan Allah.

Aku berdoa, mohon dikabulkan agar bertemu dengan manusia-manusia beriman sajalah. Setan benar-benar merasuki manusia lemah iman untuk menggoda manusia yang berusaha meningkatkan keimanan kayak aku ini. Masih berusaha... dan semakin lama semakin tak terduga kisahnya. Memang jadinya menjadi cerita yang menurutku menarik, tapi aku tetap minta pada Allah lebih banyak lagi ketemu dengan manusia-manusia beriman...

1 comment:

Anonymous said...

ajaib jika seseorang mempercayai sesuatu yang ajaib