Thursday, October 17, 2013

Bekerja sama dengan jin itu syrik

Sumber : Nuruddin al Indunissy
Link : https://www.facebook.com/nai.rehabhati/posts/199098593602505

Sudah dipastikan, Kyai atau Habib atau Ustad atau Peruqyah yang memakai khodam dalam pengobatan adalah mereka yang keimanannya kepada Allah lemah atau keimanannya terhadap jin lebih kuat atau tertipu oleh musuh Allah atau rasa percaya dirinya terhadap doa dan rabbnya adalah NOL BESAR.

Lalu apa bedanya anda dengan dukun yang mempekerjakan jin untuk menyakiti dan menjerumuskan umat kedalam kemusyrikan atau bisnis belaka?

Bekerjasama dengan manusia saja kadang kita tertipu, apalagi bermuamalah dengan jin yang jelas-jelas tidak terlihat. Berfikirlah ayuhal ihsan! Menggunakan tenaga jin artinya meminta tolong kepada jin, mengemis kepada jin karena anda meyakini jin lebih cepat menolong anda jauh sebelum doa anda menembus langit. Itulah inti kesyirikannya.

Jika anda kemudian anda merasa benar dan berkata itu adalah jin Islam sehingga anda merasa halal berniaga dengan mereka, maka ketahuilah atau lihatlah sendiri bahwasannya para dukun-dukun penipu umat itupun mengaku dirinya islam namun ingkar terhadap Allah yang telah berfirman: "Wa annahu kaana rijalum minal ingsi waya'uduna birijalim minaljinni fajaduhum rohaqoo" dalam surah al Jin ayat 6. Mereka membantah firman Allah yang yelah menggariskan bahwasannya kerjasama dengan jin hanya menambah dosa dan kesalahan..

Tidak profittable kerjasama dengan jin itu, mereka jin-jin itu punya kesibukan dan saya yakin Allah telah memberikan kesibukan yang cukup untuk menjadikan alam mereka sebagai ladang ibadah buat mereka.

Seperti manusia beribadah dialam manusia, adapun manusia yang bekerjasama dengan jin itu dikenal sebagai dukun dan begitupun mungkin jin yang bekerjasama dengan manusia. Mereka adalah dukun-dukun atau tukang sihir dikalangan jin. Jin-jin yang tinggal dalam diri manusia dan menyakiti atau ikut mengatur keberlangsungan kehidupan manusia adalah jin kafir, jin islam munafik atau fasiq atau jin yang tidak berpendidikan atau jin badui atau jin yang terpaksa ataupun jin ahlul bid'ah. Jin seperti ini yang harus didakwahi.

Sekali lagi saya tegaskan kepada yang masih ragu, bahwasannya ketidakyakinan anda terhadap doa anda sendiri adalah cerminan niat/iman/kepercayaan diri/trust anda yang tipis kepada Allah rabbnya ruh dan malaikat.

1 comment:

aryadevi sudut kelas media belajar siswa said...

selain dengan jin...berlaku ananiyah/mengaku bahwa diri ini yang bisa dalam pekerjaan, kekayaan...berhasil...dll, merasa kesuksesan ini adalah hasil kerja keras.....jika masih mengaku-ngaku seperti itu juga syirik.