Tuesday, February 18, 2014

Kecerdasan seksual

Suatu ketika aku lihat ada iklan di Facebook berjudul kira-kira begini "ada guru ML di Bali". Waktu aku klik linknya, baca artikelnya... aha... dijelaskan ada semacam camp untuk pasangan senilai puluhan juta rupiah, ada yang di Bali juga di negara lain.

Waktu aku membeli buku yang membahas tentang aura dan alatnya, penulisnya seorang muslim, keturunan Arab yang tinggal di Kanada, aku nemu di toko buku discount Social Agency, di situ juga dijelaskan secara sepintas bahwa manusia yang bisa menikmati kehidupan seksualnya adalah yang cerdas secara seksual. Bahwa hubungan seksual seharusnya bisa memberi kepuasan pada kedua belah pihak, jadi kalo satu puas satunya menderita berarti satu pihak telah zalim. Orang zalim itu adalah orang yang memikirkan diri sendiri, gak mau berkorban demi kebahagiaan orang lain. Orang yang cerdas secara spiritual dan seksual akan mendapat kebahagiaan kalau bisa membahagiakan orang lain, tapi cerdas secara seksual bisa membahagiakan pasangannya dalam hubungan seks.

Sayang bukunya entah ada dimana, jadi gak bisa menulis reviewnya lebih jelas. Kalo ketemu nanti akan ditambahkan di bawah artikel ini.

Buku Kamasutra terkenal dengan posisi-posisi bercinta yang heboh, tapi sebetulnya hal yang terpenting bukan di posisinya. Ada beberapa jilid, dan penekanannya adalah kepuasan dari dua belah pihak. Konon Kamasutra ditulis oleh orang yang mencuri dengar pembicaraan dewa yang ahli bercinta.  Seingatku, nanti ditambahkan referensinya.

Gara-gara tulisanku yang berjudul "Kenapa aku suka ngobrol dengan Arab" ada yang ngajak ngobrol soal artikel itu, nanya "Apa iya orang Arab kalo di internet orangnya eksibisionis". Aku hanya mengenal sedikit orang Arab di internet, dari sedikit itu memang ada yang eksibisionis, tapi tentunya tidak mewakili orang Arab secara keseluruhan. Ada dua orang Arab mengeluh, satu tinggal di UAE, satunya di Saudi, bilang pernah punya pacar orang Filipin, soalnya anunya kepanjangan malah pacarnya nyeri banget pas hubungan. Abis hubungan cewek Filipin ini gak bisa jalan, dan kabur, gak mau ketemu lagi. Parah memang, nikahnya dengan wanita berdarah Arab, pacarannya sama orang Asia. Gak tau kenapa ya banyak wanita Filipin kerja kantoran di beberapa kota di UAE dan Saudi, wanita Indonesia bisanya jadi pembokat doang.

Yang eksibisionis, ngirim gambar anunya (maaf, aku gak minta mereka emang sukanya gitu, biasanya langsung aku hapus) sambil bilang "punyaku bagus kan panjangnya sekian sekian". Kadang ditambah "kalo punya orang Asia pendek ya...". Aku sampai mikir... kenapa sih cowok mencemaskan ukuran panjang anu mereka, mau panjang atau pendek kalo tidak cerdas secara seksual ya percuma, tetap hubungan yang menzalimi pasangannya, tidak bisa mendapat kepuasan kedua belah pihak.

Walau teori soal hubungan seksual banyak, percuma tidak didukung equipment yang mendukung... ukuran dan durasi yang memadai. Olahraga cardio menguatkan jantung, angkat beban membesarkan otot, kalo untuk memperpanjang durasi adalah olahraga pernapasan dengan melatih otot pelvik floor. Otot pelvik floor adalah otot yang digunakan untuk mengerem aliran saat buang air kecil. Tarik napas panjang, tarik juga otot pelvik floor pelan-pelan, lepaskan napas pelan-pelan, lalu baru di lepaskan otot pelvik floor, ada beberapa petunjuknya di youtube. Berlaku untuk pria dan wanita.

Berkomunikasi dengan pasangan agar bisa saling memahami, saling menyesuaikan diri memang penting. Sebetulnya nenek moyang orang Indonesia di relief banyak candi juga ada tentang hubungan seksual. Cuman karena pola hidup tidak sehat, hobinya makan mi instan dan gorengan pinggir jalan dengan minyak hitam kayak oli, sepertinya orang Indonesia banyak yang loyo. Sampe sibuk nyari obat atau herbal yang bisa menguatkan, kayak viagra atau hajar jahanam. Yang memang fisiknya udah sehat, dan komunikasi dengan pasangan baik-baik saja tentunya gak terobsesi nyari obat atau herbal itu.

Kembali ke alam sajalah, mengkonsumsi, sayuran, buah segar, daging, susu (aku pilih susu kambing bukan sapi) menghindari makanan olahan. Banyak bergerak saat bekerja tidak harus selalu ke pusat kebugaran. Ini adalah diet yang sedang populer akhir-akhir ini, namanya diet Paleo, atau diet manusia purba. Sedang bila diet sesuai sunnah, berdo'a sebelum makan dan minum bersyukur sesudahnya, puasa di bulan Ramadhan dan puasa sunnah, berhenti makan sebelum kenyang, banyak mengkonsumsi kurma dan madu, minum susu.

Jangan tanya pengalamanku ya, aku masih sebatas teori, soalnya prakteknya masih miskin. Dulu pernah menikah memang, tapi blank, memori gak ada. Boleh dibilang aku amnesia, mungkin masih ingat dikit tapi tanpa emosi kejadian lalu. Tidak ada memori indah yang berbekas dengan mantan, hubungannya dulu sama sekali tidak menyenangkan.

Kalo sekarang sih, masih dikomunikasikan dengan calon... siapa, rahasia... yang jelas bukan orang Indonesia, dan sangat open mind. Kenapa bukan dengan orang Indonesia, entah ya, perasaan orang Indonesia itu menganggap rendah wanita yang menikah lalu bercerai atau istilahnya janda. Kalo kenalan gak sadar orangnya  nyeletuk "mesti ngomong apa sama keluargaku aku berhubungan dengan janda cerai". Orang Indonesia gitu tuh, sukanya sibuk mikirin pendapat orang lain terutama keluarganya. Entar di malam pertama sekalian aja bapak ibunya ada di kamar pengantin kasih instruksi mesti gimana.

Kalo belajar Islam dengan sungguh-sungguh, tidak ada bedanya janda atau yang belum nikah itu. Yang membedakan level sesorang itu tinggi menurut Allah hanyalah tingkat keimanan dan ketakwaan seseorang. Status pejabat, berpendidikan, atau janda, duda itu hanya status dibuat oleh manusia sendiri. Yang dilihat oleh Allah adalah hati dan amal perbuatan seseorang...

6 comments:

Fandhy Achmad Romadhon said...

waduhh jadi dapet ilmu tentang masalah seksual :))

makasih infonya bu :)

Ratnawati Utami said...

Ini sih baru sepintas doang, nuangin uneg-ineg aja, detilnya coba baca buku2 tentang ini. Menyeluruh jangan sepotong sepotong

MUX said...

Paragraf terakhirnya, adem, Mbak :D
kalau disingkat jadi SQ nya Mbak:D

Ratnawati Utami said...

aku nyoba komen di pusaka madinah tapi bingung dengan diaqus kok ditanya email dan password.

SQ sudah jadi aingkatan Spiritual Quotient. jadi keceedasan seksual cocoknya SexQ... wkwkwkwk

Iskandar Dzulkarnain said...

bukannya jelas banget bedanya
kalo perawan kan belum berpengalaman :P
kalo sudah menikah/janda kan pasti pengalaman
pasti beda nyervisnya #uppsss

Ratnawati Utami said...

weee... salam buat istrimu aja deh... ya Iskandar Dzulkarnain... a k a John Terro