Saturday, August 30, 2014

Memberanikan diri dibekam untuk mengatasi alergi

Abis lebaran, aku tersiksa banget selama hampir 2 minggu gatel-gatel. Terus ngeliat di status Facebook ada yang upload foto  ditambah komentar"rutin dibekam karena asam urat, darah yang keluar berbusa, tapi setelah itu lega banget".

Bekam pertama nemu dari internet dengan keyword "bekam muslimah yogyakarta". Setelah dibekam basah (yang basah dikeluarkan darahnya, yang kering enggak) memang gatelnya langsung ilang katakan 90 persen.

Bekas gatal di tangan diolesi lidah buaya sehari dua kali, beli lidah buaya segar di Superindo. Abis dibekam ada semacam bisul kecil, agak nyeri dipegang, tapi sekitar 2 hari setelah diolesi lidah buaya bisulnya mengecil, hilang gak pake pecah segala keluar nanah kaya cerita temen punya bisul gedhe banget.

Alhamdulillah udah gak gatel lagi. Tapi ini mau meneruskan dibekam untuk menghilangkan lipoma. Lipoma adalah tumor jinak yang tidak nyeri bila dipegang, beda dengan bisul. Biasanya kalo ke dokter disarankan untuk operasi. Tapi aku tetap mati-matian alternatif dulu, kalo beberapa bulan gak ada perubahan baru operasi.

Banyak sekali membaca tentang alternatif mengatasi lipoma. Di suatu situs berbahasa Inggris ada yang menulis pengobatan lipoma dengan hajamah (istilah lain untuk bekam). Kalo lipoma kecil sebesar biji kacang ijo bisa diatasi dengan menempelkan lidah buaya. Ada banyak saran untuk lipoma apa saja yang sebaiknya dikonsumsi, ada apple vider cinegar, teh hijau, dan lainnya. Aku pilih teh hijau saja, tanpa gula, sehari 2 gelas.

Terobsesi banget deh sama herbal... di kamarku sekarang ada lidah buaya segar, propolis, habbatussauda, spirulina, gamat, vco, minyak zaitun, gfo dari melilea, teh hijau, jahe merah, madu, crystal x untuk mengatasi keputihan. Masing-masing punya fungsinya masing-masing, baik untuk dikonsumsi maupun dioles.

Selain itu juga sedang rutin merubah postur saat berjalan dan jogging dengan chi walking dan chi running. Kadang melakukan yoga, aerobic, di rumah saja dengan mendownload latihan di youtube. Membiasakan kemana-mana di kota Jogja ini naik sepeda, Jadi aku gak ikut antri bensin yang sampe ribut kayak Florence Sihombing. Kayaknya kemangkelan orang Jogja gara-gara BBM langka dilampiaskan ke FS ini, yang demo bawa spanduk minta FS diusir berlebihan banget. Bully di social media udah berlebihan. Sekarang sudah mau ditahan, bisa gak dimaafkan sajalah. Diberi semacam tugas untuk memperbaiki karakter kayak jadi volunteer di panti jompo misalnya, biar belajar sabar. Bicara jelek dan menjelekkan orang lain memang gak ada gunanya, pokoknya serba susah di dunia dan akherat...

No comments: