Friday, November 7, 2014

Menggunakan madu asli untuk konditioner rambut

Di tulisanku sebelum ini aku menuliskan tentang resep santan segar ditambahkan pada shampo. Ada lagi lidah buaya segar diblender untuk dijadikan shampo. Masalah timbul bila habis berolah raga dan banyak keringat, atau setelah berenang. Tetap membutuhkan shampo lembut untuk membersihkan rambut.

Aku menggunakan shampo dari Virgin Natural Kosmetik karena tidak menggunakan bahan kimia berlebihan seperti yang banyak dijual di pasaran.

Perawatan favoritku tentu saja adalah lidah buaya, tapi digunakan bila ada waktu. Karena mesti membeli lidah buaya segar, diiris sampai muncul gelnya, lalu elah awalnya dioleskan ke kulit kepala lalu dipijat-pijat. Setelah itu disayat tipis-tipis agar muncul lendir lagi dioleskan ke rambut hingga merata. Bekas sayatan dioleskan ke muka, tangan dan kaki, karena serpihan lidah buaya tidak nyaman bila lengket di rambut.

Bila tidak punya waktu, maka bilasan madu bisa untuk membuat rambut terasa lembut. Paling bagus adalah madu asli mentah (raw honey), biasanya masih kotor, berbusa, dan mudah meledak. Tapi madu di pasaran kayak TJ lumayan juga bisa membuat rambut lembut walau untuk treatment jangka panjang hasilnya tidak sebagus madu asli mentah. Karena madu mentah masih mengandung propolis, bee pollen dan royal jelly. Kadang aku menggunakan madu pahit, hasilnya bagus juga, cuman, tidak semua tahan dengan baunya karena kurang enak.

Sederhana saja caranya, taruh madu di mangkok, kira-kira 2 sendok makan lalu beri air secukupnya. Setelah keramas tuang di kepala lalu pijat sebentar sekitar 5 menit, biarkan, lalu bilas. Aku membilas rambut dengan air keran/shower yang sudah diberi filter karbon aktif.

Rambutku tadinya masalahnya rontok, kering, kusut, tapi tidak berketombe. Dengan rutin lidah buaya dan sekali-sekali menggunakan shampo lembut ditambah kondisioner madu rambutku Alhamdulillah jadi sehat dan tidak rontok. Kadang 2 minggu sekali aku menggunakan hair mask santan dan jeruk lemon, lalu dibilas dengan shampo, rambut jadi ekstra lembut. Tapi penggunaan santan gak boleh sering-sering karena berprotein tinggi. Rambut yang kebanyakan protein malah rusak, jadi mesti berhati-hati,

No comments: