Sunday, November 2, 2014

Tambahkan santan segar pada shampo untuk rambut lebih lembut dan bersinar

Aku suka banget bereksperimen dengan bahan alami untuk perawatan rambut dan wajah.

Kesimpulanku sementara adalah

1. Tiap rambut kondisi berbeda, perawatan rambut kering, berminyak, normal lain-lain
2. Setiap bahan dari alami punya manfaat yang berbeda

Jadi untuk menemukan formula pas, setiap orang mesti melakukan coba-coba sampai menemukan yang pas. Bisa jadi kuning telur cocok untuk A, tapi tidak cocok untuk B. Tapi tetap saja ada aturan bila ingin menggunakan bahan alami, misalnya untuk pembilasan dengan kuning telur gunakan air dingin dan jangan terlalu sering. Karena menggunakan pembilasan kuning telur akan membuat rambut indah, bersinar, tapi bagi yang sensitif dengan telur malah akan membuat gatal. Ada lagi aturan yaitu, karena kuning telur mengandung protein tinggi, tidak boleh dilakukan terlalu sering, rambut yang kebanyakan mendapat perawatan protein malah akan mudah patah.

Aku memutuskan untuk menghindari shampo yang ada di pasaran. Ini pilihan, jadi kalau ada yang tidak setuju dengan alasan semua punya alasan masing-masing. Anakku cowok,  yang duduk di bangku kuliah keberatan pakai shampo yang kupakai sekarang, alasannya baunya kurang enak. Tapi anakku perempuan duduk di bangku SMA tidak keberatan, soalnya rambutnya yang sebahu setelah menggunakan shampo lembut dari VIRGIN NATURAL COSMETICS jadi lebih lembut dan bersinar. Aku menyarankan dia memijat kulit kepala dengan SCALP, sedikit saja sekitar setengah hingga satu sendok teh jangan sampai membuat rambut berminyak, difokuskan pada kulit kepala. Setelah itu aku menyarankan dia membuat larutan 1 sendok makan madu ditambah air untuk dijadikan kondisioner, agak sedikit lengket saat masih basah, tapi setelah kering rambut jadi ekstra lembut dan nyaman disentuh.

Shampo di pasaran adalah perpaduan dari bahan kimia mengandung sulfat, pewangi sintetis, pewarna sintetis, kadang ada silikon (biasanya shampo 2 in 1), Rasanya memang heboh, banyak busa, wangi dan rambut sepertinya jadi lembut. Tapi sebetulnya pemaparan bahan kimia terus-menerus, lama-kelamaan rambut dan kulit kepala malah jadi bermasalah. Bisa timbul ketombe, jerawat, rambut bercabang, rambut kusam, rontok dan sebagainya. Biasanya masalah rambut diberi shampo lain, akhirnya gak karu-karuan, beberapa wanita umur di atas 40an aku lihat sudah menyerah atau tidak peduli dengan rambut, nampak dari tipisnya rambut di kepala.

Rambut dan kulit kepala bermasalah perlu di detoksifikasi untuk mengembalikan kondisi menjadi sehat dan bercahaya. Caranya dengan meninggalkan shampo yang penuh bahan kimia. Metodenya dengan NO POO (No Shampoo) atau LOW POO (menggunakan shampo lembut tanpa bahan kimia berlebih).

Shampo seratus persen alami antara lain
  1. Shampo merang, merang dibakar, abunya diberi air, diendapkan semalaman lalu gunakan untuk shampo
  2. Shampo dari bahan lerak (bahasa Inggrisnya soap nuts), sedang populer di negara barat kebanyakan diimpor dari Nepal
Aku belum menggunakan shampo dari merang dan lerak, soalnya masih disibukkan penggunakan bahan lain. Yang aku coba antara lain virgin coconut oil (VCO), lidah buaya, madu, santan, teh hitam, jeruk nipis, seledri. Bila ada kesempatan aku mau mencoba merang dan lerak, soalnya dengan VCO, lidah buaya, santan, jeruk nipis, seledri, rambutku bisa berubah yang tadinya kusut jadi lembut bahkan tanpa dicuci sampai 5 hari. 


Memijat kulit kepala dengan VCO

Kulit kepala perlu dipijat-pijat untuk memperlancar peredaran darah. Aku paling suka memijat kulit kepala dengan VCO. 




sumber http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2013/11/18/coconut-oil-uses.aspx


Terjemahan bebas:

Oleh Dr. Mercola

Minyak kelapa telah menjadi makanan pokok dan bahan untuk kecantikan selama ribuan tahun. Merupakan bahan untuk membasmi semua jenis mikroba, dari virus sampai bakteri protozoa,  dan memberikan tubuh Anda dengan lemak berkualitas tinggi  yang sangat penting untuk kesehatan yang optimal. 

Sekitar 50 persen dari lemak dalam minyak kelapa adalah asam laurat, yang jarang ditemukan di alam. Bahkan, minyak kelapa mengandung asam laurat yang terbanyak dibandingkan substansi lain di muka Bumi. 

Sahabat rambut anda

Minyak kelapa juga dikenal karena manfaatnya untuk rambut. Kebanyakan wanita lebih memilih menggunakannya untuk melembabkan rambut sebelum keramas. Cukup pijat minyak kelapa ke rambut kering dan biarkan selama sekitar satu jam atau lebih. Anda bahkan bisa meninggalkan di semalam. Sebaiknya menggunakan penutup kepala shower  untuk melindungi bantal. Kemudian, cuci dan  dibentuk seperti seperti biasa. 

Bila digunakan dengan cara ini, minyak kelapa menghambat penyerapan air ke dalam helai rambut, yang bila terjadi berlebihan akan merusak rambut. Selain itu, bila digunakan untuk perawatan sebelum keramas, sejumlah kecil minyak kelapa mampu menembus dalam ke batang rambut selama mencuci, sehingga pembengkakan rambut tidak akan berlebihan.


Menambahkan santan segar pada shampo

Menambahkan santan pada shampo aku temukan pada beberapa resep di blog tentang shampo buatan sendiri. Biasanya shampo yang digunakan adalah shampo lembut, shampo bayi atau dari sabun yang berasal dari minyak murni (minyak zaitun atau minyak kelapa).

Tips :
  1. Gunakan santan segar dan shampo dengan perbandingan 1:1 atau 2:3 sesuai kebutuhan, perlu beberapa kali percobaan sampai menemukan perbandingan yang pas
  2. Gunakan shampo lembut tanpa bahan kimia berlebihan. 
  3. Tidak perlu menggunakan kondisioner lagi, lebih baik dibilas dengan bilasan cuka,  madu atau yang lain.

Hasilnya 

rambutku terasa lembut dari biasanya kusut karena agak keriting dan ikal. Sebelum aku mengenal VCO aku menggunakan minyak cem-ceman untuk menyisir rambut yang sangat kusut sampai nyangkut perlu waktu ekstra untuk melepas rambut bundhet atau ruwet. Karena minyak cem-ceman menggunakan minyak kelapa yang didapat dari hasil pemanasan sehingga kurang bisa diserap rambut. Seperti aku tulis di awal tulisan, hasil berbeda pada setiap orang, jadi soal resep mesti disesuaikan dengan kondisi rambut. Selain itu selama 5 hari tanpa keramas rambutku tetap lembut dan mudah disisir, hal yang baru kualami seumur hidupku setelah mencoba santan untuk perawatan rambut.

Update 7 November 2014

Kemarin aku menggunakan Kara yang serbuk, dan hasilnya mengecewakan. Sementara rambutku ku treatment dengan lidah buaya segar (beli di Superindo).  Walau aku menulis resep menggunakan lidah buaya dengan blender, kali ini kuoleskan ke kulit kepala lalu dipijat, lalu diiris tipis sampai muncul gel lagi dioleskan ke rambut sampai rata,.Bekas irisan aku remas-remas dioleskan ke muka, tangan dan kaki, soalnya kalo ada serpihan daging lidah buaya rasanya gak nyaman lagi.

No comments: