Monday, February 23, 2015

Disantet dan dilaporin ke polisi

Kadang-kadang aku itu memang bingung dengan dunia ini. Aku berusaha menjadi orang baik, muslim yang baik, bekerja dengan jujur, tapi yang namanya masalah gak berhenti-berhenti. Belum cukup baik, ini masih berusaha memperbaiki diri.

Tapi tentunya Allah bila memberi cobaan juga memberi solusi. Setelah disantet dan gak begitu ngerasain sekitar 10 tahun, walau udah dibisikin temen-temen yang punya indra ke-6 akhirnya aku memutuskan di ruqyah. Soal siapa yang kirim santet dimaafkan saja selama masih bisa diatasi.

Terus sekarang ini ada sms bilang aku mau dilaporkan ke polisi. Loh, kok bisa. Ya bisa aja. Ceritanya duluuu... sekitar tahun 2002-2003 ada temen baik banget pinjam uangku untuk modal usaha. Besarnya 10 juta rupiah. Terus terang semua orang menyarankan untuk mengikhlaskan, tapi gimana, orangnya masih sering ketemu, dan dia selalu berjanji mau mengembalikan setiap kali ketemu.

Aku kenalan dengan seseorang di acara gathering suatu komunitas. Yah, komunitas orang punya indra ke-6 begitulah. Gak semua aku ceritain masalahku, tapi aku ketemu orang yang cocok banget ngobrol ma aku.

Setelah dengar ceritaku, dia bilang "Oh.... temen baikmu itu yang punya hutang sebetulnya punya uang tapi tidak mau mengembalikan ke kamu, ntar aku bantu kamu ya".

Akhirnya setelah beberapa waktu dia cerita "aku bikin dia sakit, itu orang jahat banget sukanya tipu sana tipu sini gak mau kembaliin hutang". Ya ampuuun, aku bilang "Jangan begitu dong, sudah serahkan pada Allah jangan bikin dia sakit".

Saking aku merasa gak enak aku sms yang berhutang itu "Tolong bicara sama temenku baik-baik, dia bikin kamu sakit". Jawabnya "Aku gak takut, kamu yang syrik, nanti aku laporin kamu ke polisi dengan bukti sms ini". Aku jawab lagi "Ini semua bukan ide aku, lagian kalo berhutang itu taubat tidak diterima Allah, belum lagi mesti dibalikin berlipat-lipat saat di akherat".

Aku sampai saat ini cuman merasa aneh saja, soalnya dunia memang kebolak-balik. Mencoba taubat, malah disantet. Mencoba mengingatkan orang supaya mengembalikan hutang malah dilaporkan ke polisi.

Tapi aku yakin Allah itu Maha Tahu. Jadi bagaimanapun sesuai hukum sebab akibat, yang jahat akan mendapat teguran di dunia dan akherat. Sedangkan yang berbuat kebaikan hidup akan dimudahkan Allah.

Semoga semua masalah ini akan berakhir dengan akhir yang baik, gak usah saling menyakiti sajalah...

No comments: