Friday, February 13, 2015

Mau pindah ke luar negeri

Sebetulnya aku agak takut juga sih, kalo mesti pindah ke luar negeri. Aku mikir, mesti menyesuaikan diri dengan lingkungan. Mesti bergaul dengan orang-orang baru. Mudah apa enggak dapat makanan halal di sana. Jauh gak mesjid dari rumah.

Setelah mencoba kenalan dengan orang luar negeri di dating site sekitar 3 tahun, akhirnya ketemu juga ma yang Insya Allah baik dan serius.

Banyak yang nanyain, kok nyari yang jauh, emang gak takut apa. Ada yang nakut-nakutin, ntar di sana kalo KDRT gimana.

Yah, aku ini kebawa arus aja. Tadinya dapat invitasi email di TWOO, terus BADOO. Baca iklan gabung di INDONESIANCUPID. Dapat message dari admin gabung di MUSLIMA. Terus dari seorang temen blogger di Balikpapan saranin ikutan SINGLEMUSLIM, aku dapet dia enggak.

Dan untuk dapet yang baik ditambahi sholat malam, sholat dhuha, sholat istikharah. Gak cuman sehari dua hari langsung dapet, tapi 3 tahun.

Soal dia siapa, nanti aja deh ceritanya. Mungkin ini memang tahun perubahan, bukan tahun keberuntungan setiap tahun aku merasa bersyukur dan beruntung.

Soalnya awal tahun ini akhirnya aku memutuskan untuk diruqyah. Sama sih kata peruqyah dan temen-temen indigo yang aku kenal, aku disantet. Efek disantet itu untuk menutup rejeki, jodoh dan dibenci sama orang lain. Termasuk penyiksaan fisik yang berujung pada kematian.

Aku berharap yang menyantet aku insyaf dan mau bertaubat, walau biasanya orang yang sudah kadung memuja setan gak akan bertaubat, tapi aku do'akan yang baik-baik aja.

Sedikit bocoran, aku mau pindah di negara dengan 4 musim. Itu ceritanya nanti aja. Dan butuh proses panjang berkaitan dengan imigrasi. jadi butuh waktu beberapa bulan lagi. Wish me luck...

No comments: