Sunday, September 11, 2016

Percobaan budget makeup pertamaku

Ini tulisan meneruskan tentang tulisan kemarin. Belanja budget makeup pertamaku. Jadi aku ini orangnya tomboy, suka pake celana panjang, pagi sering jogging, kalo kemana-mana naik sepeda. Jarang dandan kecuali kalo ada acara khusus dan bareng-bareng.

Seorang temen bilang "Mi, kamu kok lebih cantik tanpa makeup ya". Waktu aku abis itu beauty class dengan Mustika Ratu. Iya, itu kan aku belajar bareng adik mahasiswa UGM yang belajar makeup sebelum mengikuti lomba paduan suara ke Rimini Italy. Jadi makeup panggung, super tebel.

Kesanku sendiri dengan produk Moors, kayaknya tergantung makeup artisnya ya. Soalnya waktu masih awal bagus, setelah 5 jam pori-pori di pipi kelihatan besar, eyeliner mbleber kemana-mana. Mungkin kalo sebelum foundation dipakein primer gak akan malah kelihatan pori-pori membesar.

Terus setelah sampai rumah, gak mau kayak temenku yang kulitnya jadi kusam, bruntusan, ada flek, karena keseringan pake makeup tapi gak pake perawatan. Setelah acara selesai aku langsung bersihin pake virgin coconut oil lalu diolesi dengan sedikit propolis. Aku kok beranggapan propolis itu bagus ya, waktu jempol kakiku dagingnya sobek hampir copot (uh serem deh pokoknya) aku nekat tetesin dengan propolis dibungkus dengan kain kassa pendarahan langsung berhenti dan aku juga minum supaya tidak demam kalo ada infeksi. Bukan propolis yang multilevel, propolis beli online dan harganya wajar.

Selain propolis, dari pengalamanku, yang paling cepet ngilangin jerawat itu gamat. Sudah bertahun-tahun aku selalu punya jerawat di dagu. Setelah rajin make gamat kapsul yang serbuk lalu dikasih air suling (beli di supermarket merk Amidis) jerawat cepat mengering.
Untuk bibir supaya gak item sebelum tidur aku sikat pelan dengan virgin coconut oil dicampur dengan baking soda (bisa diganti soda kue tapi bukan baking powder).

Yang ingin tau beli virgin coconut oil dimana, boleh kontak aku di ratnawatiutami@hotmail.com.

Wah introduksinya kelamaan ya. Oke ini belanjaku

- Inez precious powder cake warna mistyrose
- Inez concealer warna light
- Justmiss eyeshadow
- Justmiss lipstik
- Justmiss eyeliner pinsil
- Justmiss pinsil alis

Aku mau mengulas satu-satu percobaan pertamaku menggunakan makeup ini

Inez precious powdery cake warna mistyrose

Ternyata gak sesederhana yang aku bayangkan pake Inez powdery cake atau kadang disebut Inez TWC ini.  Tadinya aku sempet ada beberapa pilihan kayak TWC dari Beauty Story atau Loose Powder Foundation dari Mineral Botanica. Cuman aku baca ada yang suka dengan Inez TWC ini, untuk kulit putih pake warna pink dan sebelumnya wajahnya dibasahin dulu.

Soalnya pake Skin Aqua yang sunblock itu mesti sebelumnya wajah dibersihin pake sabun, jadinya kalo aku sih nyempetin untuk mengoleskan VCO dulu di muka, terus bersihin pake sabun cair tanpa deterjen dari Virgin Natural Cosmetics. Setelah itu dilap dengan handuk, masih agak lembab aku pakein Skin Aqua, terus dipakein Inez TWC dengan busanya yang dibasahi tipis aja. Tebel sedikit jadi kayak topeng.

Hasilnya lumayan, walau bawah mata tetap dikasih concealer.

Concealer Inez light

Buatku concealer ini bisa menutup flek, noda, bawah mata yang agak gelap, cuman kayak gak nempel gitu. Tadinya aku memang sempet mau beli concealer yang LA girl. Tapi beli INEZ TWC online minimal 100 ribu, jadinya beli Inez TWC dan concealer. Setelah pake Inez TWC aku coba ratakan dengan busa bekas pemakaian Inez TWC.

Tapi terus aku baca bahwa mestinya itu make concealer bawah mata harusnya segitiganya ke bawah agak panjang sekitar 3-4 cm. Aku mau belajar lagi supaya bisa membaurkan concealer dengan baik. Mncari concealer merk lain kalo ada. Alternatif lain pake krim foundation untuk ganti concealer.

Justmiss eyeshadow

Di Youtube, Suhay Salim bisa menggunakan eyeshadow merk ini dengan baik. Aku nyoba kacau balau deh. Murah sih, dengan 25 ribu dapat banyak sekali warna eyeshadow kecil-kecil, beli di toko asesoris Strawberry.

Jadi dioleskan sekali, gak muncul warnanya mesti berkali-kali. Mungkin bagusnya memang pake primer untuk mata dulu. Tapi aku memutuskan untuk tidak memakai ini lagi, warnanya shimmer. Aku pengen yang matte untuk ke kantor dan ke mall sendirian. Entahlah kalo ada date... (sama siapa ya)... dinner, aku mau nyari eyeshadow bagusan yang shimmer.

Oh ya, beli di toko online Inez dapat bonus eyeshadow powder warna pink yang blink-blink banget. Tapi menurutku warnanya tipis malah aku jadiin highlight di ujung pipi. Mungkin bisa ditumpukin di eyeshadow matte, tapi nanti dulu percobaannya.

Justmiss lipstik

Ini lipstik keset dioles di bibir. Tapi tetep kupake. Makenya aku tebelin lalu ditekan dengan tisu. Aku ulang beberapa kali. Dan hasilnya nempel gak ilang bahkan sesudah makan masih ada. Hasilnya matte, aku lebih suka agak shimmer, jadinya aku olesin lagi dengan lip on lip yang warnanya watercolor, tipis warnanya.

Aku beli lipstik justmiss ini banyak warna. Ada yang natural, ada yang pink, orange, coklat, harganya hanya 14 ribu jadi untuk eksperimen. Nanti mungkin beli agak mahalan lipstiknya. Tapi gak ada salahnya sebelum lipstik mahal kasih justmiss supaya abis makan masih ada stain merah di bibir.

Aku juga pake justmiss lipstik warna pink untuk blush on, dan jusmiss lipstik warna coklat tua untuk shade di pipi, yang metodenya namanya drapping. Metoda shading lama sih, cuman dimunculkan lagi dan diberi nama. Aku belajar dari Youtube Wayne Goss.

Justmiss eyeliner pinsil

Di aku kurang sukses, gak muncul di kelopak mata, dan bawah mata. Kalopun muncul mesti berkali-kali. Jadinya malah aku kembali pake celak mata arab dari batu yang digerus itu. Punya stok banyak oleh-oleh kakakku yang umroh. Lagian konon celak arab bagus lho untuk mata, temen umrohku nyari batu untuk pengobatan katarak dengan menggunakannya sebagai celak. Belum nanya lagi apa kataraknya sembuh apa enggak.

Justmiss pinsil alis

Alisku sudah tebal, dan memang agak jauh dari mata, perlu dipanjangin menuju ke hidung. Waktu facial di salon aku minta mbaknya mencabut alisku supaya lebih rapi. Pinsil alis justmiss ini terlalu tebal buatku, aku mau cari warna abu-abu saja dan tidak terlalu lunak, warna tipis aja. Kalo liat di majalah-majalah aku liat gambar alis itu tidak tebal kayak sinchan tapi hanya membayang saja. Aku pribadi sih suka begitu. Suhay Salim juga bilang dia sih sukanya pake pinsil alis warna abu-abu dan agak keras merk Maybelline.


Jadinya aku masih belanja lagi. Aku belanja brush untuk make eyshadow masih yang murah dulu. Sebelumnya aku membaurkan pake jari. Merk yang murah ini Trendy di Hypermart. Aku juga beli eyeshadow dariWardah seri G yang warna natural dan matte, tadinya menimbang-nimbang mau beli Make Over apa Wardah, akhirnya soalnya di Hypermart ada aku ambil aja.

Rencananya sih mau pake foto-foto... tapi kameraku dipinjem anakku buat naik gunung (alesan, masih punya kamera pocket dan hape). Ini kan blog untuk tulisan spontan, tulisan pake foto di blogku satunya www.ratnawatiutami.blogspot.co.id .

2 comments:

Hiaku Herry said...

(Sama siapa ya) Sama aku aja hahaha

ruben hood said...

you should say : my friend ruben says " you have natural beauty , no need much make up" ....show to all that you have a special n good friend