Saturday, August 17, 2013

Orang baik masuk surga, orang jahat masuk neraka

Orang baik masuk surga, orang jahat masuk neraka. Itu semua juga sudah tahu. Ada temanku bilang, kenapa kamu sukanya membahas surga terus, bukannya surga adalah milik Allah dan yang penting keikhlasan berbuat baik. Dan guruku juga pernah membahas bahwa yang penting adalah mengharap Ridho Allah bukan takut neraka dan ingin surga. Bagaimanapun juga banyak hadits dan ayat Qur'an yang memberikan petunjuk bagaimana caranya agar menjadi penghuni surga kelak.

Aku ingat dulu aku pernah teriak-teriak di depan rumah seorang wanita yang tidak memperbolehkan aku ketemu anak-anak kandungku di daerah jalan Sudirman Bogor "yang memutuskan hubungan anak dengan ibunya akan masuk neraka !!!". Waktu itu aku histeris, tahun 2010 masih awal aku belajar Islam (sekarang juga masih belajar). Ibu yang menggunakan kerudung itu nampak panik, terus mengeluarkan anak-anak kandungku yang berumur 6 tahun. Waktu mereka keluar mereka bilang "kita gak punya ibu". Terus aku bilang "sini ibu foto supaya bisa masuk blognya Ibu". Pertemuan yang aneh, hanya sekitar setengah jam saja.

Dari aku belajar Islam akhirnya aku tahu bahwa Allah akan mempercepat siksa dunia dan menyimpan di akhirat bagi yang memutuskan hubungan silaturahmi dan menzalimi orang lain. Selain itu bagi yang menzalimi orang lain, dia memberikan pahala yang dimilikinya pada yang dizalimi, sampai pahalanya terkuras habis lalu akhirnya dia mengambil dosa milik yang dizalimi. Itu keuntungan orang yang dizalimi dan berusaha sabar.

Selain itu bagi yang punya hutang di dunia ini, sama saja. Kalau tidak mau melunasi di dunia maka dia akan membayar dengan pahalanya di akhirat, kalau tidak punya pahala maka mengambil dosa orang di dia berhutang. Itu berlaku bagi semuanya, tidak terkecuali pejabat yang tidak amanah, mengeruk uang yang seharusnya untuk rakyat. Boleh jadi saat di dunia hidupnya foya-foya, tapi saat di akhirat pertanggungan jawab korupsi pada rakyat banyak membuatnya terjun bebas ke neraka sangat dalam.

Perang batin dalam tubuh kita, aku sering mengalami hal itu, pengennya itu mengutuk pelaku kejahatan masuk neraka. Boleh saja mengutuk masuk neraka, tapi mendo'akan kebaikan untuk pelaku kejahatan akan mendatangkan pahala buat kita. Toh mereka akan mempertanggungjawabkan semua perbuatan mereka.

Pembunuhan dan penyiksaan di Mesir, Palestina dan Suriah, membuka mata dunia tentang siapa sebetulnya pelaku kejahatan di akhir jaman ini. Orang-orang yang mati syahid, mereka menjadi penghuni surga. Mereka tidak menikah dengan bidadari di surga, tapi menikah dengan wanita sholehah di bumi yang di surga menjelma menjadi lebih cantik daripada bidadari. Semakin banyak yang berdoa, maka tinggal menunggu waktu saja para penjahat akan mendapat azab di dunia dan akhirat.

Islam sedang diuji, seperti halnya dulu pengeboman menara WTC di Amerika. Sekarang sesama Islam berperang. Terutama di Mesir dan Suriah. Mesir yang banyak sekali masjid-masjid dan institusi pendidikan Islam sangat terkenal kenapa bisa dipimpin orang yang menerapkan tangan besi. Karena konspirasi tidak pernah berhenti menjatuhkan Islam, dan kenapa Islam. Karena memang iblis ingin menggoda manusia beriman agar masuk neraka, dan orang beriman sesuai keyakinan Islam adalah muslim.

Tentang jihad, kita di negara lain lebih baik untuk memberi bantuan dan misi perdamaian. Karena dengan memasang badan bukannya militer semakin reda, tambah banyak manusia dibunuh dan wanita diperkosa. Sedapat mungkin menyelamatkan jiwa yang terancam. Misi-misi diplomatik untuk perdamaian dan mencegah pertumpahan darah.

Kita sudah tahu bahwa ya'juj ma'juj yang haus darah akan memojokkan orang-orang beriman. Tapi ya'juj dan ma'juj akan menjadi bangkai. Kita tahu setelah dajjal akan muncul Imam Mahdi. Selalu akan ada kemudahan dibalik kesulitan. Tinggal menunggu waktunya saja.

Tetap berusaha untuk tetap hidup dengan optimis dan mengisi hari-hari dengan kegiatan positif. Membuka mata bahwa ujian dalam kehidupan itu akan selalu ada dan mesti tambah kuat untuk mengatasinya...

4 comments:

BlogS Of Hariyanto said...

kebaikan dan kejahatan hanya bisa terlihat secara kasat mata bagi manusia,
namun apa sebenarnya yang terjadi bisa dilihat secara nyata oleh TUHAN,
dan itulah yang menentukan apakah seseorang masuk surga atau masuk neraka,
masih suasana lebaran kan,
sambil ngucapin mohon maaf lahir batin, sambil mata lirak lirik kiri kanan nyari ketupat,
happy independence day for my Indonesia...merdeka :-)

Ratnawati Utami said...

Menurutku, (thanks buat pak Arya) jihad mesti dilandasi hati bersih karena Allah. Bukan karena nafsu ingin berperang, keinginan berkuasa dan balas dendam. Lebih baik memperjuangkan perdamaian... serahkan pada ahlinya. Atau ramai-ramai nulis di blog, twitter memberi dukungan serta doa dan materi...

Rumah Buku Iqro said...

Kebaikan dan keburukan akan selalu berbalas bhkan tanpa qt berdoa atau mengutuki
Nice post :-) goodluck

Ratnawati Utami said...

Iya, tapi mendoakan demi kebaikan kita akan mendapat pahala. Selain itu doa kita akan dikabulkan Allah. Terus berbuat baik pada orang, minimal mendoakan, bahkan pada orang jahat sekalipun, tanpa kita perlu berurusan dengan mereka lagi